Warga NTI Makassar Geger, Mahasiswa Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Senin, 05 Jan 2026 21:37
Warga NTI Makassar Geger, Mahasiswa Ditemukan Meninggal Gantung Diri
TKP penemuan mayat di Blok KA Nomor 7, RT 7/RW 5, NTI, Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Senin (5/1/2026) tadi siang. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Warga Perumahan Nusa Tamalanrea Indah (NTI), Kota Makassar, digemparkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia diduga akibat gantung diri. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Bakau Blok KA Nomor 7, RT 7/RW 5, NTI, Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, Senin (5/1/2026).

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Muh Yusuf Mattara, mengonfirmasi bahwa pria malang itu merupakan seorang mahasiswa berinisial OAT yang berasal dari Kabupaten Toraja.

"Berawal info dari warga melalui Binmas Kelurahan Kapasa Brigpol Ahmad Jailani, bahwasanya telah ditemukan seorang laki-laki telah meninggal dunia akibat gantung diri," ujarnya saat dikonfirmasi.

Setelah menerima informasi tersebut, Kompol Yusuf bersama perwira pengawas (Pawas) Aiptu Muh Khalik dan personel piket fungsi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Kompol Yusuf menjelaskan, saksi berinisial GLRT merupakan saudara kandung korban yang telah ngekos di Perumahan NTI selama enam bulan terakhir dan menempati kamar yang bersebelahan dengan korban.

"Saksi GLRT merupakan saudara kandung korban yang ngekost di Perumahan NTI sejak 6 (enam) bulan yang lalu dan bersebelahan kamar dengan korban," katanya kepada SINDO Makassar.

Lebih lanjut, Kompol Yusuf menyampaikan bahwa saksi terakhir kali bertemu korban dua hari sebelum kejadian karena masing-masing berada di dalam kamar. Namun, pada Minggu malam (4/1/2025), keduanya masih sempat berkomunikasi.

"Dua hari yang lalu, saksi terakhir bertemu dengan korban karena masing-masing berada di dalam kamar. Akan tetapi, tadi malam (4/1/2025) sekitar pukul 23.00 Wita saksi masih sempat saling mengirim pesan lewat WhatsApp dengan korban OAT," jelasnya.

Pada Senin pagi sekitar pukul 10.30 Wita, saksi sempat melihat korban keluar kamar dan meninggalkan rumah untuk menyalakan air. Tidak lama kemudian, saksi kembali masuk ke rumah.

"Kemudian sekitar pukul 10.30 Wita, korban keluar kamar namun lansung keluar rumah untuk menyalakan air setelah itu saksi masuk kembali ke dalam rumah hendak menuju ke kamar mandi dan menemukan korban sudah dalam keadaan tergantung di kusen kamar mandi, karena panik sehingga saksi berlari keluar rumah berteriak meminta tolong," tambahnya.

Selain itu, Kapolsek Tamalanrea juga memaparkan keterangan saksi lain yang merupakan paman korban.

"Awalnya saksi atau paman ditelfon oleh saudara korban yang berada di Kota Palopo untuk melihat / mengecek keberadaan korban, selanjutnya saksi bergegas menuju ke lokasi dan sudah melihat tetangga sudah kumpul didepan rumah korban, lalu saksi langsung mengecek keberadaan korban di dalam rumah dan menemukan korban sudah gantung diri menggunakan sarung," jelasnya kepada SINDO Makassar.

Sekitar pukul 12.55 Wita, Tim Inafis Polrestabes Makassar bersama Dokpol Polda Sulawesi Selatan tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Sekitar pukul 13.30 wita, Tim Inafis Polrestabes Makassar dan Dokpol Polda Sulsel meninggalkan lokasi kejadian dan membawa mayat korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar," tutup Kompol Yusuf.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru