Prabowo Tekankan Evaluasi dan Langkah Konkret Jalankan Program
Rabu, 07 Jan 2026 09:13
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Taklimat Awal Tahun kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa, (6/01/2026). Foto: Istimewa
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Taklimat Awal Tahun kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa, (6/01/2026). Taklimat ini menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi kinerja pemerintahan, sekaligus menyusun langkah ke depan di tengah dinamika global yang terus berkembang.
“Hari ini saya sengaja mengundang saudara-saudara berkumpul di Hambalang, di Padepokan Garuda Yaksa untuk memberi taklimat awal tahun 2026,” ucap Presiden mengawali taklimatnya.
Menurut Prabowo, selain melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintah di tahun 2025, taklimat ini juga dimaksudkan untuk membangun pemahaman bersama mengenai kondisi bangsa. “Pertimbangan saya kumpulkan adalah pertama untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu, selanjutnya kita memahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia,” katanya.
Lebih jauh, Presiden Prabowo menekankan pentingnya fokus dan pandangan pada langkah konkret dan target yang harus dicapai pada tahun 2026. “Selanjutnya kita melihat ke depan tahun ini langkah-langkah apa yang harus kita laksanakan, sasaran-sasaran apa yang harus kita capai,” lanjutnya.
Prabowo menyampaikan bahwa bangsa Indonesia menghadapi berbagai tantangan dan cobaan, termasuk bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Air. Meski demikian, Presiden menegaskan bahwa rangkaian peristiwa tersebut justru memperlihatkan kekuatan nyata yang dimiliki.
“Negara kita telah mampu dan terus-menerus membuktikan kepada rakyat kita dan sesungguhnya kepada diri kita sendiri, kepada elit kita, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia punya kekuatan. Kita memahami itu dan kita terus telah membuktikan itu di tahun 2025, dan akan kita buktikan di tahun 2026 ini,” ucap Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintahan dan pimpinan lembaga negara. Presiden menyebut seluruh jajaran kabinet Merah Putih merupakan elemen kunci dalam pencapaian kinerja pemerintahan.
“Saya ingin menggunakan kesempatan pertama di awal taklimat saya untuk menyampaikan terima kasih saya yang sedalam-dalamnya dari hati saya. Terima kasih saya sebagai Presiden, sebagai pemimpin, sebagai penerima mandat dari rakyat Indonesia, sebagai boleh dikatakan nakhkoda, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada pembantu-pembantu saya yang paling inti,” ucap Presiden.
“Saya menyampaikan penghargaan kepada saudara-saudara sekalian. Tidak mungkin saya sebagai Presiden bisa melaporkan hal ini kepada bangsa tanpa kerja keras saudara-saudara semuanya,” tambahnya.
Presiden Prabowo menilai bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari inisiatif dan keberanian para jajaran kabinet dalam mengambil keputusan. Menurut Presiden, kepemimpinan yang efektif menuntut keberanian untuk bertindak, bukan sekadar menunggu arahan.
“Pemimpin sejati, pemimpin sebenarnya adalah mereka yang memahami strategi besar, memahami tujuan, memahami direktif pemimpin, sehingga yang dipahami adalah arah besar, adalah petunjuk umum. Bukan setiap keputusan harus menunggu petunjuk atasan,” tandasnya.
Pada acara tersebut Presiden Prabowo didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan seluruh jajaran menteri Kabinet Merah Putih.
Sebelum acara taklimat awal tahun dibuka dengan penayangan video perkembangan satuan tugas Jembatan pada satu minggu pertama tahun 2026. Penayangan video ini menjadi pengantar awal untuk menggambarkan kerja nyata pemerintah di lapangan khususnya dalam pembangunan infrastruktur.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dalam pembukaannya, menjelaskan bahwa Satgas Jembatan tidak hanya berfokus pada wilayah terdampak bencana, tetapi juga menjangkau daerah-daerah di seluruh Indonesia.
“Satgas ini tidak hanya membangun jembatan di daerah bencana, tetapi juga di seluruh pelosok Indonesia. Jembatan gantung, menyambung desa, memajukan negeri,” ucap Setkab Teddy.
“Hari ini saya sengaja mengundang saudara-saudara berkumpul di Hambalang, di Padepokan Garuda Yaksa untuk memberi taklimat awal tahun 2026,” ucap Presiden mengawali taklimatnya.
Menurut Prabowo, selain melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintah di tahun 2025, taklimat ini juga dimaksudkan untuk membangun pemahaman bersama mengenai kondisi bangsa. “Pertimbangan saya kumpulkan adalah pertama untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu, selanjutnya kita memahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia,” katanya.
Lebih jauh, Presiden Prabowo menekankan pentingnya fokus dan pandangan pada langkah konkret dan target yang harus dicapai pada tahun 2026. “Selanjutnya kita melihat ke depan tahun ini langkah-langkah apa yang harus kita laksanakan, sasaran-sasaran apa yang harus kita capai,” lanjutnya.
Prabowo menyampaikan bahwa bangsa Indonesia menghadapi berbagai tantangan dan cobaan, termasuk bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Air. Meski demikian, Presiden menegaskan bahwa rangkaian peristiwa tersebut justru memperlihatkan kekuatan nyata yang dimiliki.
“Negara kita telah mampu dan terus-menerus membuktikan kepada rakyat kita dan sesungguhnya kepada diri kita sendiri, kepada elit kita, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia punya kekuatan. Kita memahami itu dan kita terus telah membuktikan itu di tahun 2025, dan akan kita buktikan di tahun 2026 ini,” ucap Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintahan dan pimpinan lembaga negara. Presiden menyebut seluruh jajaran kabinet Merah Putih merupakan elemen kunci dalam pencapaian kinerja pemerintahan.
“Saya ingin menggunakan kesempatan pertama di awal taklimat saya untuk menyampaikan terima kasih saya yang sedalam-dalamnya dari hati saya. Terima kasih saya sebagai Presiden, sebagai pemimpin, sebagai penerima mandat dari rakyat Indonesia, sebagai boleh dikatakan nakhkoda, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada pembantu-pembantu saya yang paling inti,” ucap Presiden.
“Saya menyampaikan penghargaan kepada saudara-saudara sekalian. Tidak mungkin saya sebagai Presiden bisa melaporkan hal ini kepada bangsa tanpa kerja keras saudara-saudara semuanya,” tambahnya.
Presiden Prabowo menilai bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari inisiatif dan keberanian para jajaran kabinet dalam mengambil keputusan. Menurut Presiden, kepemimpinan yang efektif menuntut keberanian untuk bertindak, bukan sekadar menunggu arahan.
“Pemimpin sejati, pemimpin sebenarnya adalah mereka yang memahami strategi besar, memahami tujuan, memahami direktif pemimpin, sehingga yang dipahami adalah arah besar, adalah petunjuk umum. Bukan setiap keputusan harus menunggu petunjuk atasan,” tandasnya.
Pada acara tersebut Presiden Prabowo didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan seluruh jajaran menteri Kabinet Merah Putih.
Sebelum acara taklimat awal tahun dibuka dengan penayangan video perkembangan satuan tugas Jembatan pada satu minggu pertama tahun 2026. Penayangan video ini menjadi pengantar awal untuk menggambarkan kerja nyata pemerintah di lapangan khususnya dalam pembangunan infrastruktur.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dalam pembukaannya, menjelaskan bahwa Satgas Jembatan tidak hanya berfokus pada wilayah terdampak bencana, tetapi juga menjangkau daerah-daerah di seluruh Indonesia.
“Satgas ini tidak hanya membangun jembatan di daerah bencana, tetapi juga di seluruh pelosok Indonesia. Jembatan gantung, menyambung desa, memajukan negeri,” ucap Setkab Teddy.
(GUS)
Berita Terkait
News
Prabowo Rehabilitasi Dua Guru Luwu Utara dari Putusan MA, Hak Preogratif Presiden
Presiden Prabowo Subianto memberikan rehabilitasi sebagai hak Preogratif untuk dua guru SMAN Luwu Utara Drs Rasnal dan Drs Abdul Muis Muharram, imbas dari perkara dugaan kasus pungutan dana komite sekolah yang telah diputuskan Mahkamah Agung (MA)
Jum'at, 14 Nov 2025 08:28
News
Sosok Andi Tenri Indah, Srikandi Gerindra yang Perjuangkan Guru Luwu Utara Bertemu Presiden Prabowo
Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri Indah adalah salah satu sosok dibalik bertemunya dua guru asal Luwu Utara dengan Presiden Prabowo Subianto. Abdul Muis dan Rasnal berhasil mendapatkan keadilan, setelah menerima hak rehabilitasi dari presiden.
Kamis, 13 Nov 2025 17:14
News
Anggota DPR RI Bambang Haryo Dukung Presiden Prabowo Bangun Jalur Kereta di Luar Jawa
Anggota Komisi VII DPR RI, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang berencana membangun jaringan kereta api di luar Pulau Jawa.
Rabu, 05 Nov 2025 11:13
News
Prabowo Lantik Dewan Komisioner LPS 2025–2030, Anggito Resmi Jabat Ketua
Presiden RI Prabowo Subianto telah melantik dan mengambil sumpah Anggota Dewan Komisioner LPS periode 2025–2030 di Istana Negara pada 8 Oktober 2025.
Kamis, 09 Okt 2025 11:38
News
Prabowo Sampaikan DPR Bakal Cabut Besaran Tunjangan
Presiden Prabowo Subianto menyebutkan bahwa DPR telah menyampaikan bakal mencabut beberapa kebijakan, termasuk persoalan tunjangan anggota DPR dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.
Minggu, 31 Agu 2025 17:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
726 Kasus Perceraian Terjadi di Maros Selama 2025, Faktor Ekonomi dan KDRT Dominan
2
Pemkab Bantaeng Perkuat Kedaulatan Benih Kentang
3
40 Ribu Peserta Meriahkan HAB di Kampung Menteri Agama, Bupati: Berkah untuk Bone
4
Pemkab Luwu Timur Perkuat Program MBG, SPPG Puncak Indah Jadi Percontohan
5
Buka CES 2026, LG Paparkan Pendekatan AI In Action
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
726 Kasus Perceraian Terjadi di Maros Selama 2025, Faktor Ekonomi dan KDRT Dominan
2
Pemkab Bantaeng Perkuat Kedaulatan Benih Kentang
3
40 Ribu Peserta Meriahkan HAB di Kampung Menteri Agama, Bupati: Berkah untuk Bone
4
Pemkab Luwu Timur Perkuat Program MBG, SPPG Puncak Indah Jadi Percontohan
5
Buka CES 2026, LG Paparkan Pendekatan AI In Action