Lima Hari Terdampar di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat
Minggu, 11 Jan 2026 22:54
Tim Gabungan dari Basarnas saat mencari tiga nelayan yang dinyatakan hilang. Selama lima hari pencarian menggunakan KN SAR Kamajaya ketiga korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Foto: Ist
MAKASSAR - Proses pencarian Kapal Jolloro Sansel United JB 2023 yang dilakukan Tim SAR Gabungan akhirnya membuahkan hasil. Memasuki hari ketiga pencarian, kapal ditemukan terdampar setelah terbawa arus di sekitar pulau Taka Bonerate Kepulauan Selayar, Minggu (11/1/2026) siang.
Kapal ditemukan beserta 3 orang dalam kondisi selamat setelah terombang-ambing selama 5 hari sejak dinyatakan hilang kontak.
"Proses pencarian membuahkan hasil, kapal jolloro Sansel United JB 2023 ditemukan pada koordinat 7°10'36.13"S 121° 1'4.37"E di wilayah pulau Taka Bonerate Kepulauan Selayar, seluruh penumpan berjumlah 3 orang selamat," ungkap Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Basarnas Makassar Sulsel.
Arif Anwar lebih jauh menjelaskan bahwa lokasi penemuan memang fokus di perairan Kepulauan Selayar, di sekitar Kecamatam Pasalembana yang terdiri dari pulau-pulau. Hal itu sesuai dengan prediksi melalui SAR Map yang digunakan Basarnas untuk menentukan area pencarian.
"Hari ketiga pencarian Tim SAR Gabungan memang fokus di wilayah perairan Kepulauan Selayar, Kapal KN SAR Kamajaya 104 yang dikerahkan sebelumnya sudah berada di sekitar perairan Selayar dan melakukan pencarian sejak pagi menggunakan RIB tambahan untuk menyisir area pencarian," jelas Arif Anwar.
Adapun informasi mengenai adanya nelayan asal Liukang Tangaya Pangkep yang hilang kontak ini sudah disebar ke pulau-pulau sekitar Selayar melalui SROP Makassar, bahkan telah disampaikan ke VTS Lembar di Mataram untuk melakukan penyampian maklumat pelayaran ke kapal yang melintas di sekitar area pencarian.
"Alhamdulillah seluruh penumpang kapal dalam kondisi selamat dan sudah berkomunikasi dengan keluarganya, saat ini berada di Pulau Bonerate untuk mendapatkan penanganan dan menunggu pemulangan," imbuh Arif Anwar.
Dengan ditemukannya kapal dan seluruh POB maka operasi SAR terhadap Sansel United JB 2023 dihentikan. Basarnas menyampaikan terima kasih atas seluruh dedikasi Tim SAR Gabungan yang selama 3 hari operasi SAR terus membantu upaya pencarian.
Ketiga korban diketahui atas nama Jumadi (L/31 Tahun), Rudi (L/26 Tahun), dan Mursalin (L/38 Tahun). Pada Rabu pagi, korban keluar melaut dengan menggunakan kapal Joloro Sansel United JB 2023. Namun korban belum kembali, Kemudian keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Basarnas Makassar.
Sementara itu, Andi Sultan Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar mengatakan pihaknya mengerahkan KN SAR Kamajaya untuk mencari korban sejak mendapat laporan lima hari lalu.
“Sejak menerima laporan, kami langsung membuat pemantauan ke SROP Makassar dan SROP Selayar untuk menginformasikan kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian yang diduga agar turut melakukan pemantauan dan melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujar dia.
“Kami juga mengerahkan KN SAR Kamajaya 104 beserta tim rescue dan peralatan pendukung untuk melakukan pencarian di perairan sekitar Pulau Banawayya,” Lanjut Andi Sultan
Dalam pelaksanaan operasi, tim SAR menghadapi kondisi cuaca yang berubah-ubah serta gelombang laut yang cukup berpengaruh terhadap pelaksanaan pencarian. Meski demikian, pencarian tetap dilakukan secara optimal dengan memperhatikan faktor keselamatan personel.
Kapal ditemukan beserta 3 orang dalam kondisi selamat setelah terombang-ambing selama 5 hari sejak dinyatakan hilang kontak.
"Proses pencarian membuahkan hasil, kapal jolloro Sansel United JB 2023 ditemukan pada koordinat 7°10'36.13"S 121° 1'4.37"E di wilayah pulau Taka Bonerate Kepulauan Selayar, seluruh penumpan berjumlah 3 orang selamat," ungkap Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Basarnas Makassar Sulsel.
Arif Anwar lebih jauh menjelaskan bahwa lokasi penemuan memang fokus di perairan Kepulauan Selayar, di sekitar Kecamatam Pasalembana yang terdiri dari pulau-pulau. Hal itu sesuai dengan prediksi melalui SAR Map yang digunakan Basarnas untuk menentukan area pencarian.
"Hari ketiga pencarian Tim SAR Gabungan memang fokus di wilayah perairan Kepulauan Selayar, Kapal KN SAR Kamajaya 104 yang dikerahkan sebelumnya sudah berada di sekitar perairan Selayar dan melakukan pencarian sejak pagi menggunakan RIB tambahan untuk menyisir area pencarian," jelas Arif Anwar.
Adapun informasi mengenai adanya nelayan asal Liukang Tangaya Pangkep yang hilang kontak ini sudah disebar ke pulau-pulau sekitar Selayar melalui SROP Makassar, bahkan telah disampaikan ke VTS Lembar di Mataram untuk melakukan penyampian maklumat pelayaran ke kapal yang melintas di sekitar area pencarian.
"Alhamdulillah seluruh penumpang kapal dalam kondisi selamat dan sudah berkomunikasi dengan keluarganya, saat ini berada di Pulau Bonerate untuk mendapatkan penanganan dan menunggu pemulangan," imbuh Arif Anwar.
Dengan ditemukannya kapal dan seluruh POB maka operasi SAR terhadap Sansel United JB 2023 dihentikan. Basarnas menyampaikan terima kasih atas seluruh dedikasi Tim SAR Gabungan yang selama 3 hari operasi SAR terus membantu upaya pencarian.
Ketiga korban diketahui atas nama Jumadi (L/31 Tahun), Rudi (L/26 Tahun), dan Mursalin (L/38 Tahun). Pada Rabu pagi, korban keluar melaut dengan menggunakan kapal Joloro Sansel United JB 2023. Namun korban belum kembali, Kemudian keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Basarnas Makassar.
Sementara itu, Andi Sultan Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar mengatakan pihaknya mengerahkan KN SAR Kamajaya untuk mencari korban sejak mendapat laporan lima hari lalu.
“Sejak menerima laporan, kami langsung membuat pemantauan ke SROP Makassar dan SROP Selayar untuk menginformasikan kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian yang diduga agar turut melakukan pemantauan dan melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujar dia.
“Kami juga mengerahkan KN SAR Kamajaya 104 beserta tim rescue dan peralatan pendukung untuk melakukan pencarian di perairan sekitar Pulau Banawayya,” Lanjut Andi Sultan
Dalam pelaksanaan operasi, tim SAR menghadapi kondisi cuaca yang berubah-ubah serta gelombang laut yang cukup berpengaruh terhadap pelaksanaan pencarian. Meski demikian, pencarian tetap dilakukan secara optimal dengan memperhatikan faktor keselamatan personel.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
PT CLM dan Basarnas Tutup Pelatihan SAR, 23 Peserta Siap Perkuat ERT di Lutim
Pelatihan Search and Rescue (SAR) kolaborasi PT Citra Lampia Mandiri (PT CLM) dan Basarnas resmi ditutup pada 21 Desember 2025, setelah berlangsung 17–21 Desember 2025.
Minggu, 21 Des 2025 20:05
News
Pencarian Kapal Ambulans Laut di Selat Makassar Resmi Dihentikan
Pencarian kapal ambulans laut yang hilang kontak di Selat Makassar Kabupaten Pangkep dengan tiga orang penumpang dinyatakan dihentikan dan ditutup setelah Basarnas melakukan pencarian selama ketujuh hari tak membuahkan hasil, Selasa, (21/10/2025).
Selasa, 21 Okt 2025 18:45
News
Kapal Ambulans Laut Sulsel Hilang Kontak di Selat Makassar
Kapal ambulans laut milik Pemerintah Provinsi Sulsel dengan rute Pulau Tinggalungan ke Pulau Dewakkang dinyatakan lost contact atau hilang kontak di Selat Makassar, Kabupaten Pangkep.
Rabu, 15 Okt 2025 21:40
News
Tingkatkan Kemampuan, 28 Personel SAR Ikut Uji Kompetensi
Sebanyak 28 orang peserta dari Delapan Kantor Pencarian dan Pertolongan, mengikuti kegiatan uji kompetensi jabatan fungsional pranata pencarian dan pertolongan sebagai salah satu persyaratan
Selasa, 14 Okt 2025 11:33
News
Siaga SAR di Gunung Bawakaraeng Ditutup, 65 Pendaki Dievakuasi dan Satu Meninggal
Siaga SAR Merah Putih yang digelar Basarnas Makassar di Gunung Bawakaraeng resmi ditutup. Tercatat sebanyak 4.176 pendaki yang merayakan upacara HUT ke-80 RI di sana.
Senin, 18 Agu 2025 19:16
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Gowa Serahkan Penghargaan bagi Guru Berprestasi
2
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Bangun Ekosistem Kampus Islami
3
Dipimpin H Surianto, Federasi Asia Apresiasi Program Liga Sepak Takraw Indonesia
4
Amin Wisata Buka Paket Umrah Ramadan, I’tikaf dan Lebaran di Mekkah
5
Potensi Curah Hujan Tinggi, Bupati Gowa Imbau Warga Waspada
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Gowa Serahkan Penghargaan bagi Guru Berprestasi
2
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Bangun Ekosistem Kampus Islami
3
Dipimpin H Surianto, Federasi Asia Apresiasi Program Liga Sepak Takraw Indonesia
4
Amin Wisata Buka Paket Umrah Ramadan, I’tikaf dan Lebaran di Mekkah
5
Potensi Curah Hujan Tinggi, Bupati Gowa Imbau Warga Waspada