Ini Kampus Terbaik di Makassar dan Indonesia Timur, UMI Urutan ke-3 dan Satu-satunya PTS
Sabtu, 17 Jan 2026 21:29
Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pemeringkatan perguruan tinggi Indonesia Timur.
MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pemeringkatan perguruan tinggi Indonesia Timur.
Berdasarkan hasil Webometrics 2026, UMI menempati peringkat ke-6 Indonesia Timur yang meliputi wilayah Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua—serta peringkat ke-3 di Sulawesi Selatan, tepat di bawah Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Negeri Makassar (UNM).
Pencapaian ini semakin bermakna karena UMI merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang mampu menembus jajaran papan atas Indonesia Timur, berdiri sejajar dan bahkan melampaui sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Secara nasional, UMI berada di peringkat 66, menegaskan konsistensi kualitas tata kelola, akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
8 Kampus Terbaik Indonesia Timur Versi Webometrics 2026
Berdasarkan data pemeringkatan yang sama, berikut 8 perguruan tinggi teratas di Indonesia Timur beserta peringkat nasionalnya:
1. Universitas Hasanuddin (Unhas) – Peringkat Nasional 13
2. Universitas Negeri Makassar (UNM) – Peringkat Nasional 46
3. Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) – Peringkat Nasional 48
4. Universitas Halu Oleo (UHO) – Peringkat Nasional 50
5. Universitas Tadulako (Untad) – Peringkat Nasional 53
6. Universitas Muslim Indonesia (UMI) – Peringkat Nasional 66 (PTS)
7. Universitas Negeri Gorontalo (UNG) – Peringkat Nasional 69
8. Universitas Musamus Merauke – Peringkat Nasional 87
Capaian tersebut menempatkan UMI sebagai satu-satunya PTS di antara dominasi PTN, sekaligus mengukuhkan posisi strategis UMI dalam peta pendidikan tinggi kawasan timur Indonesia.
Tiga Kampus Terbaik Makassar & Sulawesi Selatan
Di tingkat regional Sulawesi Selatan, pemeringkatan ini juga menegaskan posisi UMI sebagai kampus urutan ke-3, dengan susunan sebagai berikut:
1. Universitas Hasanuddin (Unhas) – PTN
2. Universitas Negeri Makassar (UNM) – PTN
3. Universitas Muslim Indonesia (UMI) – PTS
Posisi ini semakin memperkuat reputasi UMI sebagai kampus swasta unggulan yang bersaing di level nasional dan regional, serta menjadi pilihan strategis bagi masyarakat Sulawesi Selatan dan Indonesia Timur.
Keberhasilan ini tidak datang secara instan. UMI secara konsisten membangun reputasi sebagai kampus yang memadukan keunggulan akademik, karakter keislaman, dan orientasi masa depan, melalui penguatan digitalisasi, tata kelola modern, serta pembinaan mahasiswa yang adaptif terhadap tantangan global—sebuah pendekatan yang kian relevan bagi Generasi Z dan Generasi Alfa.
Bagi calon mahasiswa, UMI menghadirkan ekosistem pembelajaran yang bukan hanya menyiapkan kompetensi profesional, tetapi juga karakter, integritas, dan kepemimpinan. Di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin ketat, capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa UMI bukan sekadar alternatif, melainkan pilihan strategis untuk masa depan.
Rektor Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas capaian tersebut.
“Alhamdulillāh, capaian ini adalah buah dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika UMI—dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta dukungan penuh Yayasan Wakaf UMI. Prestasi ini bukan untuk berpuas diri, tetapi menjadi amanah untuk terus meningkatkan mutu dan kontribusi UMI bagi umat, bangsa, dan negara,” kata dia.
Prof Hambali juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas kepercayaan, dukungan, dan kerja sama yang terus mengalir kepada UMI.
“Kepercayaan masyarakat adalah energi utama kami. Insya Allah, UMI akan terus menjaga amanah ini dengan memperkuat kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian, serta menghadirkan kampus yang relevan dengan kebutuhan generasi masa depan,” ungkapnya.
Di saat banyak kampus berlomba mengejar angka, UMI memilih membangun makna: kampus yang unggul secara nasional, kuat secara nilai, dan siap menyongsong masa depan. Prestasi ini menegaskan bahwa kuliah di UMI berarti belajar di lingkungan yang kompetitif, bermartabat, dan visioner—tempat tumbuh bagi generasi yang ingin sukses tanpa kehilangan jati diri.
Berdasarkan hasil Webometrics 2026, UMI menempati peringkat ke-6 Indonesia Timur yang meliputi wilayah Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua—serta peringkat ke-3 di Sulawesi Selatan, tepat di bawah Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Negeri Makassar (UNM).
Pencapaian ini semakin bermakna karena UMI merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang mampu menembus jajaran papan atas Indonesia Timur, berdiri sejajar dan bahkan melampaui sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Secara nasional, UMI berada di peringkat 66, menegaskan konsistensi kualitas tata kelola, akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
8 Kampus Terbaik Indonesia Timur Versi Webometrics 2026
Berdasarkan data pemeringkatan yang sama, berikut 8 perguruan tinggi teratas di Indonesia Timur beserta peringkat nasionalnya:
1. Universitas Hasanuddin (Unhas) – Peringkat Nasional 13
2. Universitas Negeri Makassar (UNM) – Peringkat Nasional 46
3. Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) – Peringkat Nasional 48
4. Universitas Halu Oleo (UHO) – Peringkat Nasional 50
5. Universitas Tadulako (Untad) – Peringkat Nasional 53
6. Universitas Muslim Indonesia (UMI) – Peringkat Nasional 66 (PTS)
7. Universitas Negeri Gorontalo (UNG) – Peringkat Nasional 69
8. Universitas Musamus Merauke – Peringkat Nasional 87
Capaian tersebut menempatkan UMI sebagai satu-satunya PTS di antara dominasi PTN, sekaligus mengukuhkan posisi strategis UMI dalam peta pendidikan tinggi kawasan timur Indonesia.
Tiga Kampus Terbaik Makassar & Sulawesi Selatan
Di tingkat regional Sulawesi Selatan, pemeringkatan ini juga menegaskan posisi UMI sebagai kampus urutan ke-3, dengan susunan sebagai berikut:
1. Universitas Hasanuddin (Unhas) – PTN
2. Universitas Negeri Makassar (UNM) – PTN
3. Universitas Muslim Indonesia (UMI) – PTS
Posisi ini semakin memperkuat reputasi UMI sebagai kampus swasta unggulan yang bersaing di level nasional dan regional, serta menjadi pilihan strategis bagi masyarakat Sulawesi Selatan dan Indonesia Timur.
Keberhasilan ini tidak datang secara instan. UMI secara konsisten membangun reputasi sebagai kampus yang memadukan keunggulan akademik, karakter keislaman, dan orientasi masa depan, melalui penguatan digitalisasi, tata kelola modern, serta pembinaan mahasiswa yang adaptif terhadap tantangan global—sebuah pendekatan yang kian relevan bagi Generasi Z dan Generasi Alfa.
Bagi calon mahasiswa, UMI menghadirkan ekosistem pembelajaran yang bukan hanya menyiapkan kompetensi profesional, tetapi juga karakter, integritas, dan kepemimpinan. Di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin ketat, capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa UMI bukan sekadar alternatif, melainkan pilihan strategis untuk masa depan.
Rektor Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas capaian tersebut.
“Alhamdulillāh, capaian ini adalah buah dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika UMI—dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta dukungan penuh Yayasan Wakaf UMI. Prestasi ini bukan untuk berpuas diri, tetapi menjadi amanah untuk terus meningkatkan mutu dan kontribusi UMI bagi umat, bangsa, dan negara,” kata dia.
Prof Hambali juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas kepercayaan, dukungan, dan kerja sama yang terus mengalir kepada UMI.
“Kepercayaan masyarakat adalah energi utama kami. Insya Allah, UMI akan terus menjaga amanah ini dengan memperkuat kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian, serta menghadirkan kampus yang relevan dengan kebutuhan generasi masa depan,” ungkapnya.
Di saat banyak kampus berlomba mengejar angka, UMI memilih membangun makna: kampus yang unggul secara nasional, kuat secara nilai, dan siap menyongsong masa depan. Prestasi ini menegaskan bahwa kuliah di UMI berarti belajar di lingkungan yang kompetitif, bermartabat, dan visioner—tempat tumbuh bagi generasi yang ingin sukses tanpa kehilangan jati diri.
(GUS)
Berita Terkait
News
Ahmad Nizhar Shihab Bawa Kuliah Umum di Fakultas Agama Islam UMI
Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menyelenggarakan Kuliah Umum dengan tema “Seruan Al-Qur’an Tentang Cara Berfikir” di Aula FAI UMI pada Senin, (29/09/2025).
Senin, 29 Sep 2025 11:00
News
Serukan Reformasi Persuasif dan Humanis, Rektor UMI Apresiasi Kinerja Polri
Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Prof Hambali Thalib, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas kesigapan, ketegasan, dan kesabaran dalam menangani dinamika sosial yang terjadi beberapa waktu terakhir.
Rabu, 17 Sep 2025 13:56
News
Ajang Baznas Award 2025, Wakil Rektor IV UMI Jalin Peluang Kerjasama Baznas RI
Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia (UMI) Dr KH Muhammad Ishaq Samad, menjalin peluang kerjasama dengan pimpinan BAZNAS RI sekaligus menghadiri Acara Penganugerahan Baznas Award 2025 di Hotel Mercure
Kamis, 28 Agu 2025 22:45
News
Tiga Hari Berturut-turut, Kampus UMI Kukuhkan Delapan Guru Besar Baru
Universitas Muslim Indonesia (UMI), menggelar pengukuhan delapan guru besar atau Professor selama tiga hari berturut-turut di Aula Al-Jibra UMI, 27-28 Agustus 2025.
Kamis, 28 Agu 2025 12:07
Sulsel
Bupati Gowa Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen, Angkat Isu Kepuasan dan Kinerja PNS
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang resmi meraih gelar doktor pada bidang Ilmu Manajemen, di Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Kamis, 28 Agu 2025 11:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pesawat ATR 400 Milik Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Wilayah Maros-Pangkep
2
Rayakan Yaumul Isti'anah, Ribuan Warga DDI Padati Masjid Raya Makassar
3
Pesawat ATR Indonesia Air Transport Terdeteksi Keluar Jalur Sebelum Kontak Terputus
4
Masuk Malam dan Cuaca Buruk, Pencarian ATR 42-500 Dihentikan Sementara
5
Perikanan hingga Peternakan Terpadu di Talumae, Strategi Sidrap Dorong Ekonomi Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pesawat ATR 400 Milik Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Wilayah Maros-Pangkep
2
Rayakan Yaumul Isti'anah, Ribuan Warga DDI Padati Masjid Raya Makassar
3
Pesawat ATR Indonesia Air Transport Terdeteksi Keluar Jalur Sebelum Kontak Terputus
4
Masuk Malam dan Cuaca Buruk, Pencarian ATR 42-500 Dihentikan Sementara
5
Perikanan hingga Peternakan Terpadu di Talumae, Strategi Sidrap Dorong Ekonomi Desa