Kalla Institute Berdayakan Ibu Rumah Tangga Kelola Limbah Plastik Berbasis Ekonomi Sirkular
Kamis, 05 Feb 2026 11:15
Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
MAKASSAR - Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Kali ini, Kalla Institute memberikan pelatihan pengelolaan limbah rumah tangga berbasis ekonomi sirkular kepada ibu rumah tangga yang tergabung dalam Tim Penggerak PKK Kelurahan Kassi-kassi, Kota Makassar, (29/1/26).
Kegiatan ini menyasar kelompok ibu rumah tangga karena dinilai memiliki keterbatasan akses keterampilan, minim peluang ekonomi, serta rendahnya pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai produk bernilai jual. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan upcycle limbah plastik menjadi produk souvenir berupa cardholder, sekaligus pemahaman dasar kewirausahaan sosial.
Dosen Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute, A Nurul Suci Amalia, menjelaskan bahwa pendampingan ini diharapkan mampu melahirkan unit usaha baru berbasis UMKM di tingkat kelurahan.
“Pemanfaatan limbah menjadi nilai ekonomi, dapat membuka peluang usaha bagi kelompok rumah tangga di Kelurahan Kassi-kassi sekaligus membantu mengurangi persoalan sampah lingkungan,” ujar Suci.
Selain memberikan keterampilan ekonomi produktif, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mengurai penumpukan limbah plastik di lingkungan sekitar. Kalla Institute merencanakan pendampingan lanjutan selama beberapa bulan ke depan untuk memastikan kelompok ibu rumah tangga siap memproduksi dan memasarkan produk, baik secara daring maupun luring.
Pada tahap berikutnya, program ini juga akan dilanjutkan dengan sasaran Komunitas Disabilitas.
Kalla Institute Perkenalkan UI/UX ke Siswi SMA
Tidak hanya pada isu lingkungan, Kalla Institute turut berkolaborasi dengan Telkom University dalam kegiatan PKM yang menyasar puluhan siswi SMA di Sekolah Putri Darul Istiqamah, Kabupaten Maros. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan design thinking dan pembuatan prototipe UI/UX sebagai pengembangan ide startup pelajar.
Materi design thinking mengajak para siswi untuk memahami proses menemukan masalah, mengenali kebutuhan pengguna, hingga merancang solusi inovatif. Selanjutnya, workshop Figma dibawakan oleh dosen Program Studi Sistem Informasi Kalla Institute, Hany Alexandra, dan Furqan Zakiyabarsi. Dalam sesi ini, peserta melakukan praktik langsung pembuatan prototipe website menggunakan aplikasi Figma.
“Dari praktik langsung ini, kami berharap peserta dapat memahami dasar desain UI/UX dan mampu mengerjakan proyek secara mandiri,” kata Hany Alexandra.
Melalui dua kegiatan pengabdian masyarakat tersebut, Kalla Institute menargetkan terbentuknya satu hingga dua kelompok usaha mandiri berbasis produk UMKM, sekaligus mencetak generasi muda yang melek teknologi dan siap menghadapi kebutuhan zaman.
Sebagai institusi pendidikan, Kalla Institute menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program pemberdayaan masyarakat yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi lingkungan serta perekonomian masyarakat sekitar.
Kali ini, Kalla Institute memberikan pelatihan pengelolaan limbah rumah tangga berbasis ekonomi sirkular kepada ibu rumah tangga yang tergabung dalam Tim Penggerak PKK Kelurahan Kassi-kassi, Kota Makassar, (29/1/26).
Kegiatan ini menyasar kelompok ibu rumah tangga karena dinilai memiliki keterbatasan akses keterampilan, minim peluang ekonomi, serta rendahnya pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai produk bernilai jual. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan upcycle limbah plastik menjadi produk souvenir berupa cardholder, sekaligus pemahaman dasar kewirausahaan sosial.
Dosen Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute, A Nurul Suci Amalia, menjelaskan bahwa pendampingan ini diharapkan mampu melahirkan unit usaha baru berbasis UMKM di tingkat kelurahan.
“Pemanfaatan limbah menjadi nilai ekonomi, dapat membuka peluang usaha bagi kelompok rumah tangga di Kelurahan Kassi-kassi sekaligus membantu mengurangi persoalan sampah lingkungan,” ujar Suci.
Selain memberikan keterampilan ekonomi produktif, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mengurai penumpukan limbah plastik di lingkungan sekitar. Kalla Institute merencanakan pendampingan lanjutan selama beberapa bulan ke depan untuk memastikan kelompok ibu rumah tangga siap memproduksi dan memasarkan produk, baik secara daring maupun luring.
Pada tahap berikutnya, program ini juga akan dilanjutkan dengan sasaran Komunitas Disabilitas.
Kalla Institute Perkenalkan UI/UX ke Siswi SMA
Tidak hanya pada isu lingkungan, Kalla Institute turut berkolaborasi dengan Telkom University dalam kegiatan PKM yang menyasar puluhan siswi SMA di Sekolah Putri Darul Istiqamah, Kabupaten Maros. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan design thinking dan pembuatan prototipe UI/UX sebagai pengembangan ide startup pelajar.
Materi design thinking mengajak para siswi untuk memahami proses menemukan masalah, mengenali kebutuhan pengguna, hingga merancang solusi inovatif. Selanjutnya, workshop Figma dibawakan oleh dosen Program Studi Sistem Informasi Kalla Institute, Hany Alexandra, dan Furqan Zakiyabarsi. Dalam sesi ini, peserta melakukan praktik langsung pembuatan prototipe website menggunakan aplikasi Figma.
“Dari praktik langsung ini, kami berharap peserta dapat memahami dasar desain UI/UX dan mampu mengerjakan proyek secara mandiri,” kata Hany Alexandra.
Melalui dua kegiatan pengabdian masyarakat tersebut, Kalla Institute menargetkan terbentuknya satu hingga dua kelompok usaha mandiri berbasis produk UMKM, sekaligus mencetak generasi muda yang melek teknologi dan siap menghadapi kebutuhan zaman.
Sebagai institusi pendidikan, Kalla Institute menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program pemberdayaan masyarakat yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi lingkungan serta perekonomian masyarakat sekitar.
(GUS)
Berita Terkait
News
Kalla Institute Dorong Transformasi Sekolah melalui Pelatihan OKR
Perubahan yang berlangsung semakin cepat menuntut lembaga pendidikan tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga memiliki arah transformasi yang jelas dan terukur.
Selasa, 30 Jun 2026 17:06
News
Bangun Sinergi Pendidikan, Kalla Institute Gandeng Universitas Handayani Makassar
Kalla Institute menjalin kerja sama dengan Universitas Handayani Makassar guna memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus meningkatkan kapasitas kelembagaan kedua institusi.
Kamis, 11 Jun 2026 19:07
News
Dari Limbah Jadi Cuan, Kalla Institute & YPUP Dorong Kemandirian Ekonomi IRT
Kali ini, kampus bisnis dan teknologi tersebut menyasar ibu rumah tangga (IRT) serta perempuan putus sekolah di Kelurahan Kassi-Kassi, Kota Makassar.
Minggu, 17 Mei 2026 19:38
News
Kolaborasi Kalla Institute dan Google Perkuat Kompetensi AI Generasi Muda
Dalam upaya mendorong kompetensi AI generasi muda, Kalla Institute menggandeng dua Google Developer Expert di bidang AI dan Google Cloud.
Selasa, 12 Mei 2026 16:33
News
Kalla Institute Bongkar Strategi Lolos Beasiswa untuk Siswa SMA
Untuk menjawab kebingungan dan dilema yang dihadapi siswa kelas 12 terkait pencarian beasiswa, Kalla Institute menghadirkan program edukatif melalui webinar Edutalk bertajuk “Scholarship Hacks & Future Career Planning”
Kamis, 23 Apr 2026 18:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telkomsel Bawa Euforia Piala Dunia 2026 Lewat Nobar MAXStream TV di Makassar
2
Wabup Gowa Apresiasi TPN, Sebut Wadah Lahirkan Inovasi Pembelajaran
3
Persiapan Berbulan-bulan, PMR Athirah Bukit Baruga Borong Prestasi di YPC 2026
4
Kemenkum Sulsel Dorong Tenun Tope, Gula Aren, dan Jagung Jeneponto Raih Indikasi Geografis
5
Pegadaian VI Sulselbarra Gelar Khitanan Massal, 130 Anak Ikut Jadi Peserta
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telkomsel Bawa Euforia Piala Dunia 2026 Lewat Nobar MAXStream TV di Makassar
2
Wabup Gowa Apresiasi TPN, Sebut Wadah Lahirkan Inovasi Pembelajaran
3
Persiapan Berbulan-bulan, PMR Athirah Bukit Baruga Borong Prestasi di YPC 2026
4
Kemenkum Sulsel Dorong Tenun Tope, Gula Aren, dan Jagung Jeneponto Raih Indikasi Geografis
5
Pegadaian VI Sulselbarra Gelar Khitanan Massal, 130 Anak Ikut Jadi Peserta