Kalla Institute Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Ruang Akademik dan Seni
Rabu, 11 Feb 2026 11:48
Kalla Institute menggelar rangkaian kegiatan bertema Pancasila yang melibatkan pelajar dan mahasiswa, sebagai upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan akademik dan kreatif. Foto: Is
MAKASSAR - Kalla Institute menggelar rangkaian kegiatan bertema Pancasila yang melibatkan pelajar dan mahasiswa, sebagai upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan akademik dan kreatif.
Kegiatan yang digagas Mahasiswa Kalla Institute Angkatan 7 ini berlangsung di Auditorium Kalla Institute, 5-6 Februari lalu.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Seminar Pancasila dan Kewarganegaraan, Pancasila Poster Competition, serta Pentas Seni. Puncak acara ditandai dengan pelaksanaan seminar, pengumuman pemenang lomba poster, dan pertunjukan seni mahasiswa.
Seminar Pancasila dan Kewarganegaraan 2026 mengusung tema “Lead with Integrity: Kepemimpinan Berbasis Pancasila, Merawat Harapan dan Kepercayaan Masyarakat” dengan menghadirkan Bupati Maros Chaidir Syam, dan Rektor Kalla Institute Syamril, sebagai narasumber.
Bupati Maros Chaidir Syam menegaskan bahwa kepemimpinan dapat hadir pada setiap individu, selama mampu menjaga amanah dan integritas.
“Kepemimpinan bisa hadir dalam diri semua orang. Syarat utamanya adalah mampu menjaga integritas dan menjalankan amanah dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Kalla Institute Syamril menjelaskan bahwa kepemimpinan yang berkualitas dibangun melalui delapan komponen utama.
“Kerja sama, motivasi, kompetensi, kemampuan, kepedulian, komunikasi, kekuatan, dan dukungan adalah komponen penting dalam leadership. Jika ini dimiliki, seseorang dapat menjadi pemimpin yang berkualitas,” jelasnya.
Selain seminar, Kalla Institute juga menggelar Pancasila Poster Competition 2026 dengan tema “Gema Aksara, Jiwa Pancasila,” yang diikuti 17 tim pelajar SMA/SMK/MA se-Kota Makassar. Kompetisi ini dimenangkan oleh Nabilah Qanitah dari SMAN 5 Makassar sebagai Juara 1.
Ketua Panitia, Cahyo Nur Yuda, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah implementasi nilai Pancasila sekaligus ruang berkarya bagi generasi muda.
“Kami ingin nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diwujudkan melalui karya dan pertunjukan yang edukatif serta menarik,” ujarnya.
Melalui kolaborasi diskusi akademik, lomba kreatif, dan ekspresi seni, Kalla Institute berharap kegiatan ini mampu memperkuat karakter kebangsaan, mengembangkan potensi peserta, serta menumbuhkan kepemimpinan berintegritas di kalangan generasi muda, khususnya di Sulawesi Selatan.
Kegiatan yang digagas Mahasiswa Kalla Institute Angkatan 7 ini berlangsung di Auditorium Kalla Institute, 5-6 Februari lalu.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Seminar Pancasila dan Kewarganegaraan, Pancasila Poster Competition, serta Pentas Seni. Puncak acara ditandai dengan pelaksanaan seminar, pengumuman pemenang lomba poster, dan pertunjukan seni mahasiswa.
Seminar Pancasila dan Kewarganegaraan 2026 mengusung tema “Lead with Integrity: Kepemimpinan Berbasis Pancasila, Merawat Harapan dan Kepercayaan Masyarakat” dengan menghadirkan Bupati Maros Chaidir Syam, dan Rektor Kalla Institute Syamril, sebagai narasumber.
Bupati Maros Chaidir Syam menegaskan bahwa kepemimpinan dapat hadir pada setiap individu, selama mampu menjaga amanah dan integritas.
“Kepemimpinan bisa hadir dalam diri semua orang. Syarat utamanya adalah mampu menjaga integritas dan menjalankan amanah dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Kalla Institute Syamril menjelaskan bahwa kepemimpinan yang berkualitas dibangun melalui delapan komponen utama.
“Kerja sama, motivasi, kompetensi, kemampuan, kepedulian, komunikasi, kekuatan, dan dukungan adalah komponen penting dalam leadership. Jika ini dimiliki, seseorang dapat menjadi pemimpin yang berkualitas,” jelasnya.
Selain seminar, Kalla Institute juga menggelar Pancasila Poster Competition 2026 dengan tema “Gema Aksara, Jiwa Pancasila,” yang diikuti 17 tim pelajar SMA/SMK/MA se-Kota Makassar. Kompetisi ini dimenangkan oleh Nabilah Qanitah dari SMAN 5 Makassar sebagai Juara 1.
Ketua Panitia, Cahyo Nur Yuda, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah implementasi nilai Pancasila sekaligus ruang berkarya bagi generasi muda.
“Kami ingin nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diwujudkan melalui karya dan pertunjukan yang edukatif serta menarik,” ujarnya.
Melalui kolaborasi diskusi akademik, lomba kreatif, dan ekspresi seni, Kalla Institute berharap kegiatan ini mampu memperkuat karakter kebangsaan, mengembangkan potensi peserta, serta menumbuhkan kepemimpinan berintegritas di kalangan generasi muda, khususnya di Sulawesi Selatan.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
Kalla Institute dan Politeknik Indonesia Dorong Digitalisasi Industri Rumahan Kue Tradisional Gowa
Kalla Institute bersama Politeknik Indonesia mendampingi kelompok industri rumahan kue tradisional di Gowa dalam meningkatkan produksi, mengelola keuangan, hingga memanfaatkan AI untuk pengembangan usaha.
Minggu, 30 Agu 2026 08:04
Ekbis
Kalla Institute Dorong UMKM Perempuan Maros Naik Kelas lewat Digitalisasi
Kalla Institute mendorong penguatan UMKM perempuan di Kabupaten Maros melalui digitalisasi usaha, peningkatan kapasitas produksi, dan penguatan keterampilan sumber daya manusia.
Senin, 24 Agu 2026 18:00
Ekbis
Kalla Institute Dampingi UMKM MASSIPA’ Perkuat Bisnis dengan Inovasi Digital
Kalla Institute mendampingi UMKM MASSIPA’ Keripik Pisang melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM) berbasis teknologi dan inovasi.
Jum'at, 21 Agu 2026 18:57
News
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
MMF 2026 Campus Day dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara MarkPlus dan Kalla Institute sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.
Kamis, 13 Agu 2026 10:15
Ekbis
Kalla Institute Bantu Industri Rumah Tangga Sambusa Genjot Produksi & Pemasaran Digital
Kalla Institute mendorong transformasi digital dan peningkatan kapasitas produksi Industri Rumah Tangga (IRT) Sambusa di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
Rabu, 05 Agu 2026 18:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Kurangi Penggunaan Pasir 8% Lewat Pemanfaatan Limbah Bata Ringan
2
PERADI Makassar Dorong Advokat Profesional, dan Adaptif Hadapi Tantangan Hukum
3
Sidak RSUD I Lagaligo Wotu, Bupati Lutim Soroti Kebersihan hingga Komputer Lawas
4
Kisah Nyata Cinta hingga Maut Memisahkan, Baby Udon Siap Tayang 3 September
5
PT Vale dan Mitra Pulihkan Ekosistem Pesisir Luwu Timur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Kurangi Penggunaan Pasir 8% Lewat Pemanfaatan Limbah Bata Ringan
2
PERADI Makassar Dorong Advokat Profesional, dan Adaptif Hadapi Tantangan Hukum
3
Sidak RSUD I Lagaligo Wotu, Bupati Lutim Soroti Kebersihan hingga Komputer Lawas
4
Kisah Nyata Cinta hingga Maut Memisahkan, Baby Udon Siap Tayang 3 September
5
PT Vale dan Mitra Pulihkan Ekosistem Pesisir Luwu Timur