Angka Kepuasan Tinggi, Pengamat Sebut Awal Kuat bagi Munafri–Aliyah Pimpin Kota Makassar

Kamis, 19 Feb 2026 23:31
Angka Kepuasan Tinggi, Pengamat Sebut Awal Kuat bagi Munafri–Aliyah Pimpin Kota Makassar
Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Asratillah. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Pengamat Kebijakan Publik, Asratillah merespon hasil survei Parameter Publik Indonesia (PPI) yang menganalisis setahun kepemimpinan Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham di Kota Makassar.

Hasil survei tersebut menyebutkan bahwa sebanyak 80,1 persen warga puas atas kinerja Munafri-Aliyah selama setahun. Rinciannya 4,8 persen sangat puas dan 75,3% cukup puas.

Sementara 15,3% merasa kurang puas, 1,7% tidak puas sama sekali dan 2,8% tidak tahu/tidak jawab.

Asratillah mengatakan, angka kepuasan publik yang berada di kisaran 80 persen menunjukkan bahwa setahun pertama kepemimpinan Munafri Arifuddin–Aliyah Mustika Ilham relatif mendapatkan legitimasi sosial yang cukup kuat dari masyarakat.

Menurutnya, dalam konteks politik lokal, ini menandakan bahwa publik melihat adanya stabilitas arah kebijakan dan merasa ada respons terhadap kebutuhan sehari-hari.

"Biasanya, pada fase awal kepemimpinan, persepsi publik banyak dipengaruhi oleh simbol-simbol kebijakan yang langsung terasa dampaknya, seperti program bantuan sosial atau layanan publik yang menyentuh kebutuhan dasar warga," ungkapnya.

Hanya saja, ia berpendapat bahwa angka kepuasan tinggi tidak otomatis berarti semua aspek pemerintahan berjalan sempurna. Survei kepuasan lebih mencerminkan persepsi publik terhadap pengalaman jangka pendek, bukan selalu dampak struktural jangka panjang.

"Misalnya, masyarakat bisa merasa puas karena pelayanan membaik atau program tertentu populer, tetapi pertanyaan yang lebih penting adalah apakah kebijakan tersebut mampu mengurangi ketimpangan, menciptakan lapangan kerja yang lebih berkualitas, atau memperkuat daya saing ekonomi kota dalam jangka panjang," jelasnya.

Menurutnya, yang menarik dari hasil survei ini adalah pola kepuasan yang cenderung moderat, dimana banyak responden berada pada kategori cukup puas dibanding sangat puas.

"Ini menandakan adanya ruang harapan sekaligus evaluasi dari masyarakat. Artinya, publik belum sepenuhnya euforia, tetapi memberikan kredit awal terhadap kepemimpinan yang sedang berjalan," tuturnya.

"Dalam politik, kondisi seperti ini sering disebut sebagai fase honeymoon governance, di mana pemerintah memiliki peluang besar untuk memperkuat kepercayaan publik sebelum memasuki fase evaluasi yang lebih kritis di tahun-tahun berikutnya," lanjutnya.

Asratillah melanjutkan, bahwa tantangan terbesar ke depan bukan lagi membangun persepsi positif, tetapi memastikan kebijakan menghasilkan dampak nyata yang lebih dalam.

Kata dia, pemerintah kota perlu menjadikan survei kepuasan ini sebagai bahan refleksi, bukan sekadar legitimasi politik. Fokus berikutnya seharusnya pada kualitas pekerjaan, pemerataan pembangunan antarwilayah, serta peningkatan kualitas ruang hidup warga.

"Dengan begitu, kepuasan publik tidak hanya menjadi angka statistik, tetapi berubah menjadi kepercayaan jangka panjang yang lahir dari pengalaman sosial warga yang benar-benar membaik," tandasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Serapan Anggaran Masih Rendah, Wali Kota Makassar Panggil Kepala OPD
News
Serapan Anggaran Masih Rendah, Wali Kota Makassar Panggil Kepala OPD
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat realisasi belanja anggaran.
Rabu, 08 Jul 2026 18:46
Mulai Agustus, TPA Makassar Hanya Akan Menerima Sampah Residu
Makassar City
Mulai Agustus, TPA Makassar Hanya Akan Menerima Sampah Residu
Pemkot Makassar melakukan transformasi sistem pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya mencabut sanksi administratif yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup terhadap TPA di Makassar.
Selasa, 07 Jul 2026 23:07
PDAM Makassar dan Yonkav-10 Bahas Peningkatan Layanan Air Bersih Asrama Prajurit
News
PDAM Makassar dan Yonkav-10 Bahas Peningkatan Layanan Air Bersih Asrama Prajurit
Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar, Andi Syahrum menerima kunjungan silaturahmi Komandan Batalyon Kavaleri (Danyonkav)-10 Mendagiri, Letkol Kav Agus Widodo, beserta jajaran di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Dr. Ratulangi, Selasa (7/7/2026).
Selasa, 07 Jul 2026 22:44
Wali Kota Makassar Tekankan Pengelolaan Zakat Harus Berbasis Data
News
Wali Kota Makassar Tekankan Pengelolaan Zakat Harus Berbasis Data
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi melantik dan mengambil sumpah Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar Periode 2026–2031 di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (6/7/2026).
Senin, 06 Jul 2026 23:03
Turnamen Wali Kota Cup 2026 Dibuka, Libatkan Klub dari Dalam dan Luar Makassar
Sports
Turnamen Wali Kota Cup 2026 Dibuka, Libatkan Klub dari Dalam dan Luar Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi membuka Turnamen Sepak Bola Wali Kota Cup 2026 di Lapangan Bola Telkom Makassar, Minggu (5/7/2026).
Minggu, 05 Jul 2026 21:27
Berita Terbaru