Akselerasi Posbankum 2026, Kemenkum Sulsel Perkuat Layanan Hukum Masyarakat
Kamis, 26 Feb 2026 17:13
Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menegaskan bahwa Posbankum merupakan garda terdepan dalam memberikan layanan informasi dan bantuan hukum kepada masyarakat. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengakselerasi penguatan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan sebagai upaya memperluas akses keadilan bagi masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.
Hal ini disampaikan pada rapat yang digelar di Kanwil Sulsel, Kamis (26/2).
Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menegaskan bahwa Posbankum merupakan garda terdepan dalam memberikan layanan informasi dan bantuan hukum kepada masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan kurang mampu.
“Posbankum harus hadir secara nyata dan responsif di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan hukum yang mudah, cepat, dan tanpa diskriminasi,” tegasnya.
Berdasarkan data Kanwil Kemenkum Sulsel, total layanan Posbankum pada tahun 2025 tercatat sebanyak 106 layanan. Sementara pada tahun 2026 hingga 25 Februari, jumlah layanan telah mencapai 369 layanan, sehingga total keseluruhan mencapai 475 layanan. Capaian ini menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam pemanfaatan layanan bantuan hukum oleh masyarakat.
Dari sisi keaktifan paralegal Posbankum, beberapa daerah dengan layanan terbanyak antara lain Makassar, Maros, Bulukumba, Luwu Utara, dan Takalar. Hal ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran hukum masyarakat sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberadaan Posbankum.
Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Heny Widyawati, menambahkan bahwa penguatan Posbankum juga difokuskan pada peningkatan kapasitas paralegal serta kualitas layanan konsultasi dan pendampingan hukum.
“Optimalisasi Posbankum tidak hanya soal jumlah layanan, tetapi juga memastikan setiap layanan yang diberikan benar-benar solutif dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kami terus melakukan pembinaan dan monitoring agar layanan berjalan profesional dan akuntabel,” ujar Heny.
Sebagai bagian dari akselerasi program, Kanwil Kemenkum Sulsel juga merencanakan kunjungan Posbankum Desa/Kelurahan di 50 titik yang tersebar di Makassar, Gowa, dan Maros pada Jumat (27/2/2026). Kegiatan tersebut akan dirangkaikan dengan penyebaran flyer informasi hukum guna memperluas diseminasi layanan kepada masyarakat.
Kakanwil menambahkan bahwa penguatan Posbankum tidak hanya berorientasi pada kuantitas layanan, tetapi juga kualitas pendampingan hukum. Ia mendorong para paralegal untuk terus meningkatkan kompetensi dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum.
“Dengan akselerasi ini, kami berharap Posbankum benar-benar menjadi solusi nyata bagi masyarakat dalam memperoleh perlindungan dan kepastian hukum,” tutup Andi Basmal.
Hal ini disampaikan pada rapat yang digelar di Kanwil Sulsel, Kamis (26/2).
Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menegaskan bahwa Posbankum merupakan garda terdepan dalam memberikan layanan informasi dan bantuan hukum kepada masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan kurang mampu.
“Posbankum harus hadir secara nyata dan responsif di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan hukum yang mudah, cepat, dan tanpa diskriminasi,” tegasnya.
Berdasarkan data Kanwil Kemenkum Sulsel, total layanan Posbankum pada tahun 2025 tercatat sebanyak 106 layanan. Sementara pada tahun 2026 hingga 25 Februari, jumlah layanan telah mencapai 369 layanan, sehingga total keseluruhan mencapai 475 layanan. Capaian ini menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam pemanfaatan layanan bantuan hukum oleh masyarakat.
Dari sisi keaktifan paralegal Posbankum, beberapa daerah dengan layanan terbanyak antara lain Makassar, Maros, Bulukumba, Luwu Utara, dan Takalar. Hal ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran hukum masyarakat sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberadaan Posbankum.
Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Heny Widyawati, menambahkan bahwa penguatan Posbankum juga difokuskan pada peningkatan kapasitas paralegal serta kualitas layanan konsultasi dan pendampingan hukum.
“Optimalisasi Posbankum tidak hanya soal jumlah layanan, tetapi juga memastikan setiap layanan yang diberikan benar-benar solutif dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kami terus melakukan pembinaan dan monitoring agar layanan berjalan profesional dan akuntabel,” ujar Heny.
Sebagai bagian dari akselerasi program, Kanwil Kemenkum Sulsel juga merencanakan kunjungan Posbankum Desa/Kelurahan di 50 titik yang tersebar di Makassar, Gowa, dan Maros pada Jumat (27/2/2026). Kegiatan tersebut akan dirangkaikan dengan penyebaran flyer informasi hukum guna memperluas diseminasi layanan kepada masyarakat.
Kakanwil menambahkan bahwa penguatan Posbankum tidak hanya berorientasi pada kuantitas layanan, tetapi juga kualitas pendampingan hukum. Ia mendorong para paralegal untuk terus meningkatkan kompetensi dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum.
“Dengan akselerasi ini, kami berharap Posbankum benar-benar menjadi solusi nyata bagi masyarakat dalam memperoleh perlindungan dan kepastian hukum,” tutup Andi Basmal.
(GUS)
Berita Terkait
News
Kakanwil Ikmal Idrus Tinjau Sarana dan Prasarana Kantor, Pastikan Pelayanan Berjalan Optimal
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Ikmal Idrus, meninjau langsung sarana, prasarana, dan kondisi terkini area kantor untuk memastikan dukungan fasilitas terhadap pelaksanaan tugas dan pelayanan berjalan optimal.
Jum'at, 23 Okt 2026 17:25
News
Kemenkum Sulsel dan Universitas Andi Sudirman Jajaki Kolaborasi Pengawasan Notaris
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, menerima kunjungan Rektor Universitas Andi Sudirman, Dr M Yasin, dalam rangka penjajakan kerja sama di bidang hukum, khususnya pengawasan notaris
Selasa, 20 Okt 2026 15:21
Sulsel
Kanwil Kemenkum Sulsel Harmonisasi Tiga Ranperkada Kabupaten Wajo
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan rapat pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi terhadap tiga Rancangan Peraturan Bupati (Ranperkada) Kabupaten Wajo.
Selasa, 20 Okt 2026 09:21
Sulsel
Harmonisasi Ranperbup Kabupaten Sidrap Terkait Standar Harga Satuan Tahun 2027
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan rapat pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) Kabupaten Sidenreng Rappang
Sabtu, 17 Okt 2026 14:11
News
Matangkan Layanan Kemenkum Sulsel Melalui Evaluasi Aplikasi La Macca
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (TUM) Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Meydi Zulqadri, terus mendorong optimalisasi pelayanan administrasi melalui pengembangan dan implementasi aplikasi La Macca. Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan layanan yang lebih cepat, terintegrasi, transparan, dan akuntabel di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel.
Kamis, 15 Okt 2026 21:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Land Cruiser FJ Debut di Indonesia Timur, Kalla Toyota Buka Prospek
2
125 Mahasiswa Profesi Ners dan Kedokteran Gigi UMI Ikuti Pencerahan Qalbu
3
Gandeng Rappo, Mal Ratu Indah Sulap Limbah Tutup Botol Plastik Menjadi Furnitur
4
Golkar Sulsel Gelar Pelantikan dan Pesta Rakyat, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
5
Identitas Terduga Pelaku Tabrak Lari di Poros Malino Gowa Terungkap, Polisi Sudah Amankan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Land Cruiser FJ Debut di Indonesia Timur, Kalla Toyota Buka Prospek
2
125 Mahasiswa Profesi Ners dan Kedokteran Gigi UMI Ikuti Pencerahan Qalbu
3
Gandeng Rappo, Mal Ratu Indah Sulap Limbah Tutup Botol Plastik Menjadi Furnitur
4
Golkar Sulsel Gelar Pelantikan dan Pesta Rakyat, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
5
Identitas Terduga Pelaku Tabrak Lari di Poros Malino Gowa Terungkap, Polisi Sudah Amankan