Serahkan Instalasi E-Waste, LG Galakkan Edukasi Sampah Elektronik Sejak Dini
Kamis, 26 Feb 2026 17:55
Penyerahan karya seni instalasi berbahan sampah elektronik (e-waste) kepada SDN 08 Ragunan, Jakarta Timur, Rabu (26/2). Foto: Istimewa
JAKARTA - PT LG Electronics Indonesia menyerahkan karya seni instalasi berbahan sampah elektronik (e-waste) kepada SDN 08 Ragunan, Jakarta Timur, Rabu (26/2). Penyerahan ini menjadi puncak program E-Waste Recycling for A Better Planet yang digelar untuk meningkatkan kesadaran pengelolaan limbah elektronik sejak usia dini.
"Menjadi harapan kami, karya seni ini dapat mendukung upaya menumbuhkan kesadaran pada sampah elektronik dan pengelolaannya sejak usia dini," ujar Ha Sang-chul, President of PT LG Electronics Indonesia.
Ia mengatakan, meningkatnya penggunaan perangkat elektronik seiring perkembangan gaya hidup harus diimbangi dengan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.
"Hal inilah yang menjadi tujuan besar rangkaian program dibalik penyerahan karya seni instalasi ini," ujarnya lagi.
Program E-Waste Recycling for A Better Planet berlangsung pada September–Oktober 2025. Dalam periode tersebut, LG mengajak masyarakat mengumpulkan perangkat elektronik tidak terpakai untuk didaur ulang. LG menempatkan kotak pengumpulan di enam lokasi berbeda dan berhasil menghimpun 350 kilogram sampah elektronik.
Dalam pelaksanaannya, LG bekerja sama dengan Liberty Society Indonesia yang berfokus pada pengolahan material daur ulang menjadi produk bernilai guna. Sampah elektronik yang terkumpul kemudian diolah menjadi karya seni instalasi.
Karya yang diserahkan ke SDN 08 Ragunan dibuat oleh Angelika Saraswati, seniman sekaligus pegiat Liberty Society Indonesia. Instalasi ini menyampaikan pesan tentang risiko pengelolaan sampah elektronik yang tidak bijak terhadap lingkungan.
Selain di SDN 08 Ragunan, karya serupa juga dipamerkan di SDIT Pembangunan Pamulang dan SDN 07 Kebon Baru. LG turut menampilkannya dalam LG ZonaSeru di CGV Central Park, Jakarta, sebagai ruang interaksi publik terhadap inovasi perusahaan.
"Penyerahan karya seni instalasi ini memang menjadi puncak dari salahsatu program yang merepresentasikan tanggung jawab sosial perusahaan. Namun kami berharap, hal ini sekaligus dapat menjadi pemantik bagi tumbuhnya berbagai gerakan dengan visi yang sama dengan tujuan besar menciptakan kehidupan lebih baik bagi generasi saat ini dan di masa mendatang," ujar Ha Sang-chul lagi.
LG menyatakan akan terus melanjutkan inisiatif sosialnya melalui payung program LG Loves Indonesia. Program ini memiliki empat pilar, yakni LG Loves Green yang berfokus pada lingkungan hidup, LG Loves and Cares untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan, LG Loves School yang mendukung fasilitas pendidikan, serta LG Loves Children yang berfokus pada perkembangan dan kesejahteraan anak.
"Dengan keberadaan pilar yang disusun sebagai representasi fokus aspek utama, kami berharap dapat lebih mengupayakannya secara berkelanjutan bagi penciptaan kehidupan lebih bagi masyarakat Indonesia," ujar Ha Sang-chul pula.
"Tak hanya dari LG, namun pula menjadi sebuah kolaborasi besar berbagai pelaku bisnis dan industri beserta berbagai pihak lainnya untuk memberikan dampak positif dan menghadirkan semangat optimisme baru bagi kemajuan Indonesia,” pungkas Ha Sang-chul.
"Menjadi harapan kami, karya seni ini dapat mendukung upaya menumbuhkan kesadaran pada sampah elektronik dan pengelolaannya sejak usia dini," ujar Ha Sang-chul, President of PT LG Electronics Indonesia.
Ia mengatakan, meningkatnya penggunaan perangkat elektronik seiring perkembangan gaya hidup harus diimbangi dengan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.
"Hal inilah yang menjadi tujuan besar rangkaian program dibalik penyerahan karya seni instalasi ini," ujarnya lagi.
Program E-Waste Recycling for A Better Planet berlangsung pada September–Oktober 2025. Dalam periode tersebut, LG mengajak masyarakat mengumpulkan perangkat elektronik tidak terpakai untuk didaur ulang. LG menempatkan kotak pengumpulan di enam lokasi berbeda dan berhasil menghimpun 350 kilogram sampah elektronik.
Dalam pelaksanaannya, LG bekerja sama dengan Liberty Society Indonesia yang berfokus pada pengolahan material daur ulang menjadi produk bernilai guna. Sampah elektronik yang terkumpul kemudian diolah menjadi karya seni instalasi.
Karya yang diserahkan ke SDN 08 Ragunan dibuat oleh Angelika Saraswati, seniman sekaligus pegiat Liberty Society Indonesia. Instalasi ini menyampaikan pesan tentang risiko pengelolaan sampah elektronik yang tidak bijak terhadap lingkungan.
Selain di SDN 08 Ragunan, karya serupa juga dipamerkan di SDIT Pembangunan Pamulang dan SDN 07 Kebon Baru. LG turut menampilkannya dalam LG ZonaSeru di CGV Central Park, Jakarta, sebagai ruang interaksi publik terhadap inovasi perusahaan.
"Penyerahan karya seni instalasi ini memang menjadi puncak dari salahsatu program yang merepresentasikan tanggung jawab sosial perusahaan. Namun kami berharap, hal ini sekaligus dapat menjadi pemantik bagi tumbuhnya berbagai gerakan dengan visi yang sama dengan tujuan besar menciptakan kehidupan lebih baik bagi generasi saat ini dan di masa mendatang," ujar Ha Sang-chul lagi.
LG menyatakan akan terus melanjutkan inisiatif sosialnya melalui payung program LG Loves Indonesia. Program ini memiliki empat pilar, yakni LG Loves Green yang berfokus pada lingkungan hidup, LG Loves and Cares untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan, LG Loves School yang mendukung fasilitas pendidikan, serta LG Loves Children yang berfokus pada perkembangan dan kesejahteraan anak.
"Dengan keberadaan pilar yang disusun sebagai representasi fokus aspek utama, kami berharap dapat lebih mengupayakannya secara berkelanjutan bagi penciptaan kehidupan lebih bagi masyarakat Indonesia," ujar Ha Sang-chul pula.
"Tak hanya dari LG, namun pula menjadi sebuah kolaborasi besar berbagai pelaku bisnis dan industri beserta berbagai pihak lainnya untuk memberikan dampak positif dan menghadirkan semangat optimisme baru bagi kemajuan Indonesia,” pungkas Ha Sang-chul.
(MAN)
Berita Terkait
News
XLSMART Dorong Ekonomi Sirkular lewat #ByeByeBox di Kampus ITB
Untuk mendorong pengelolaan e-waste yang lebih bertanggung jawab, XLSMART bersama REMIND membawa #ByeByeBox Campus Roadshow ke Institut Teknologi Bandung (ITB).
Selasa, 15 Sep 2026 14:00
Ekbis
LG MRGB evo AI Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Teknologi RGB Presisi
PT LG Electronics Indonesia (LG) resmi memasarkan lini TV LCD premium terbarunya, LG MRGB evo AI, di tanah air dengan teknologi RGB yang sangat presisi.
Sabtu, 12 Sep 2026 12:42
Ekbis
LG dan Marriott Kembangkan Platform Cloud, Dorong Transformasi Teknologi Hotel
LG dan Marriott International menjalin kolaborasi strategis jangka panjang untuk mengembangkan platform cloud yang mengintegrasikan hiburan di kamar dengan berbagai teknologi untuk tamu hotel.
Sabtu, 05 Sep 2026 09:53
News
Tujuh Inovasi LG di IFA 2026, dari Kulkas AI hingga Hair Dryer
LG memperkenalkan tujuh inovasi perangkat rumah tangga di ajang IFA 2026, mulai dari kulkas berbasis AI hingga pengering rambut dan kitchen hood tanpa sentuhan
Sabtu, 05 Sep 2026 09:01
News
LG Luncurkan Lini Produk 2026, Perkuat Ekosistem Rumah Pintar Berbasis AI
PT LG Electronics Indonesia memperkenalkan jajaran produk terbarunya untuk tahun 2026 yang mencakup televisi premium, pendingin ruangan, kulkas, mesin cuci, vacuum cleaner, hingga perangkat pemurni udara.
Jum'at, 19 Jun 2026 17:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kapal Bawa 60 Kerbau Tujuan Jeneponto Tenggelam di Pangkep
2
Wali Kota Makassar Usulkan Ojol Dikecualikan dari Ganjil-Genap
3
Geruduk SPBU Ussu, Bupati Luwu Timur Dalami Dugaan Main Mata dengan Pelangsir BBM
4
Antrean BBM Subsidi Makassar Mulai Landai, Pelayanan 80 Persen SPBU Kondusif
5
Atasi Antrean BBM, Langkah Gubernur Sulsel Dinilai Efektif dan Adaptif
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kapal Bawa 60 Kerbau Tujuan Jeneponto Tenggelam di Pangkep
2
Wali Kota Makassar Usulkan Ojol Dikecualikan dari Ganjil-Genap
3
Geruduk SPBU Ussu, Bupati Luwu Timur Dalami Dugaan Main Mata dengan Pelangsir BBM
4
Antrean BBM Subsidi Makassar Mulai Landai, Pelayanan 80 Persen SPBU Kondusif
5
Atasi Antrean BBM, Langkah Gubernur Sulsel Dinilai Efektif dan Adaptif