Gubernur Malut Sherly Tjoanda Pelajari Cara Makassar Kelola PAD
Minggu, 29 Mar 2026 20:51
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, bersama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, pada Sabtu (28/3/2026) kemarin. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menerima kunjungan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Sabtu 28 Maret 2026.
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum berbagi pengalaman antardaerah, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah dan pengendalian inflasi. Dalam pertemuan itu, Munafri dan Melinda menjamu Sherly beserta rombongan dengan berbagai kuliner khas Makassar.
Munafri mengungkapkan, ia sengaja mengajak Gubernur Sherly mencicipi kembali makanan khas “nyuknyang” (bakso), yang memiliki kenangan masa kecil bagi Sherly.
“Saya bilang sebelum Ibu Gubernur pulang, saya mau ajak makan mencicipi nyuknyang. Ibu Gubernur juga cerita dulu orang tuanya kalau datang ke Makassar selalu membeli nyuknyang,” jelasnya.
Munafri juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan Pemerintah Kota Makassar terbuka untuk berbagai peluang kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
“Terima kasih kepada Ibu Gubernur yang telah menyempatkan mampir di Rumah Jabatan. Mudah-mudahan Makassar selalu memberikan kesan yang baik, dan jika ada yang bisa kami dukung, kami siap,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mengakui kedekatan emosionalnya dengan Makassar sejak kecil, terutama melalui kuliner khas yang kerap diceritakan keluarganya.
“Iya, dari kecil memang sering diceritakan (ayah) kalau setiap tiba di Makassar itu pasti beli nyuknyang,” katanya.
Ia juga mengapresiasi jamuan yang disuguhkan Munafri bersama Melinda.
“Terima kasih hari ini saya diajak makan siang oleh Wali Kota bersama Ibu Ketua TP PKK. Tadi ada sop konro, nyuknyang, es pisang ijo, semuanya enak. Di Sulawesi Selatan itu makanannya enak, pilihannya cuma dua, enak dan enak sekali,” kelakarnya.
Lebih lanjut, Sherly menyampaikan bahwa kunjungannya juga dimanfaatkan untuk belajar mengenai strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengendalian inflasi.
Ia menjelaskan, Maluku Utara dan Kota Makassar memiliki jumlah penduduk yang relatif setara, sekitar 1,4 juta jiwa. Namun, menurutnya, Makassar mampu mengelola APBD secara optimal.
“Jadi kami ini sama-sama 1,4 juta jiwa tapi uangnya pak wali ini (APBD) lebih banyak dari saya (Maluku Utara) jadi kami juga belajar bagaimana meningkatkan PAD dan bagaimana menjaga inflasi. Makassar sebagai salah satu kota di Indonesia Timur yang sangat padat dan pertumbuhannya sangat bagus,” jelasnya.
Diketahui, kunjungan Sherly ke Makassar didahului dengan kehadirannya pada Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI yang digelar beberapa hari sebelumnya.
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum berbagi pengalaman antardaerah, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah dan pengendalian inflasi. Dalam pertemuan itu, Munafri dan Melinda menjamu Sherly beserta rombongan dengan berbagai kuliner khas Makassar.
Munafri mengungkapkan, ia sengaja mengajak Gubernur Sherly mencicipi kembali makanan khas “nyuknyang” (bakso), yang memiliki kenangan masa kecil bagi Sherly.
“Saya bilang sebelum Ibu Gubernur pulang, saya mau ajak makan mencicipi nyuknyang. Ibu Gubernur juga cerita dulu orang tuanya kalau datang ke Makassar selalu membeli nyuknyang,” jelasnya.
Munafri juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan Pemerintah Kota Makassar terbuka untuk berbagai peluang kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
“Terima kasih kepada Ibu Gubernur yang telah menyempatkan mampir di Rumah Jabatan. Mudah-mudahan Makassar selalu memberikan kesan yang baik, dan jika ada yang bisa kami dukung, kami siap,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mengakui kedekatan emosionalnya dengan Makassar sejak kecil, terutama melalui kuliner khas yang kerap diceritakan keluarganya.
“Iya, dari kecil memang sering diceritakan (ayah) kalau setiap tiba di Makassar itu pasti beli nyuknyang,” katanya.
Ia juga mengapresiasi jamuan yang disuguhkan Munafri bersama Melinda.
“Terima kasih hari ini saya diajak makan siang oleh Wali Kota bersama Ibu Ketua TP PKK. Tadi ada sop konro, nyuknyang, es pisang ijo, semuanya enak. Di Sulawesi Selatan itu makanannya enak, pilihannya cuma dua, enak dan enak sekali,” kelakarnya.
Lebih lanjut, Sherly menyampaikan bahwa kunjungannya juga dimanfaatkan untuk belajar mengenai strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengendalian inflasi.
Ia menjelaskan, Maluku Utara dan Kota Makassar memiliki jumlah penduduk yang relatif setara, sekitar 1,4 juta jiwa. Namun, menurutnya, Makassar mampu mengelola APBD secara optimal.
“Jadi kami ini sama-sama 1,4 juta jiwa tapi uangnya pak wali ini (APBD) lebih banyak dari saya (Maluku Utara) jadi kami juga belajar bagaimana meningkatkan PAD dan bagaimana menjaga inflasi. Makassar sebagai salah satu kota di Indonesia Timur yang sangat padat dan pertumbuhannya sangat bagus,” jelasnya.
Diketahui, kunjungan Sherly ke Makassar didahului dengan kehadirannya pada Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI yang digelar beberapa hari sebelumnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Jajaran DPRD Kota Makassar mulai menempati gedung baru di Jalan AP Pettarani untuk menjalankan aktivitas kedewanan, Rabu (12/8/2026).
Kamis, 13 Agu 2026 09:56
Makassar City
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Sosial terus menggenjot pendataan warga melalui platform Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.
Rabu, 12 Agu 2026 17:46
Makassar City
Realisasi Investasi Makassar Tembus Rp2,7 Triliun hingga Triwulan Kedua
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar mencatat realisasi investasi telah mencapai angka Rp2,7 triliun lebih hingga periode triwulan kedua atau semester pertama tahun 2026.
Rabu, 12 Agu 2026 16:27
Makassar City
Pemkot Makassar Perluas Tracing TBC, Target 339 Titik
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperluas tracing tuberkulosis (TBC) dengan mengintegrasikannya bersama Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Rabu, 12 Agu 2026 07:20
Makassar City
Komisi A DPRD Makassar Siapkan Tiga Langkah Kawal Kelurahan Sadar HAM
Komisi A DPRD Kota Makassar menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengawal program Kelurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Selasa, 11 Agu 2026 07:31
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
2
Bright Gas Jadi Alternatif Energi Pompa Irigasi Petani Gowa
3
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
4
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
5
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
2
Bright Gas Jadi Alternatif Energi Pompa Irigasi Petani Gowa
3
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
4
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
5
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua