Dirut PT Semen Tonasa Berbagi Strategi Kepemimpinan di Makassar Talent Expo

Minggu, 12 Apr 2026 14:57
Dirut PT Semen Tonasa Berbagi Strategi Kepemimpinan di Makassar Talent Expo
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, turut berbagi pengalaman dan wawasan pada ajang The Summit Makassar Talent Expo yang digelar di Hotel The Rinra Makassar. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Ajang The Summit Makassar Talent Expo yang digelar di Hotel The Rinra Makassar, Sabtu (11/4/2026), menghadirkan berbagai tokoh inspiratif dari dunia industri. Salah satunya adalah Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, yang turut berbagi pengalaman dan wawasan kepada para peserta tentang cara menghadapi persaingan industri yang kian ketat.

Dalam sesi Industrial Leadership Talk, Anis membawakan materi bertajuk “Memimpin dengan Percaya Diri dalam High Market Competition”. Ia menyoroti pentingnya sosok pemimpin yang adaptif sekaligus visioner untuk menjawab tantangan pasar yang terus bergerak dinamis.

Menurutnya, transformasi menjadi faktor kunci dalam menjaga daya saing perusahaan. Transformasi tersebut mencakup leadership transformation, business transformation, serta digital transformation.

Pada aspek business transformation, perusahaan melakukan pergeseran orientasi karyawan dari product oriented menjadi market oriented, termasuk redefinisi customer dan channel distribusi, serta perubahan model bisnis khususnya pada segmen ritel semen, ungkapnya.

Di sisi lain, digital transformation juga terus diperkuat melalui pembaruan teknologi. Perusahaan memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) serta mengembangkan sistem database untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional.

Lebih jauh, Anis menekankan bahwa kesuksesan di dunia industri tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis, tetapi juga pada karakter dan sikap individu. Perusahaan mendorong sumber daya manusia yang proaktif, bertanggung jawab, dan mampu bekerja secara andal di tengah persaingan serta tantangan lingkungan kerja.

“Ketangguhan, kegigihan, serta komitmen terhadap keselamatan menjadi nilai utama yang harus dimiliki. Selain itu, kemampuan teknis harus terus ditingkatkan seiring dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan pentingnya kemampuan komunikasi, kerja sama tim, penerapan safety excellence, serta semangat continuous learning sebagai bagian dari pengembangan diri yang berkelanjutan.

Sebagai penutup, Anis membagikan pesan motivasi yang terinspirasi dari falsafah masyarakat Bugis. “Falsafah orang Bugis mengajarkan, jika merantau, maka jadilah pemimpin di tempat rantauan. Artinya, di manapun kita berada, meskipun memulai dari bawah, kita harus memiliki tekad untuk terus berkembang hingga mencapai posisi terbaik,” tutupnya.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru