Kasus Pembunuhan di Tallo Bikin Legislator Dorong Optimalisasi Pemasangan CCTV
Kamis, 28 Mei 2026 18:51
Anggota DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, saat ditemui di kantor DPD PKS Kota Makassar, Jalan Abdullah Daeng Sirua, Kamis (28/5/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Kasus pembunuhan terhadap NU, anak perempuan berusia 12 tahun di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, memicu keprihatinan berbagai pihak. Anggota DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, meminta pemerintah kota segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan pembinaan masyarakat.
"Kita sangat bersedih tentunya atas kejadian tersebut dan ini menjadi peringatan buat kita semua ya terutama para pemangku jabatan yang ada di Kota Makassar. Harus menjadi tidak boleh terulang lagi, ini sudah sekian kali ada anak-anak yang meninggal, dibunuh sesamanya remaja," ucapnya saat dikonfirmasi langsung.
Azwar mengatakan, kasus serupa sebelumnya juga pernah terjadi di Makassar sehingga perlu langkah serius untuk mencegah kejadian berulang.
"Pernah ada kejadian di Batua Raya 2 tahun lalu kalau tidak salah, ini kejadian lagi terbunuh. Ada tindakan rudapaksa dari pelakunya remaja. Makanya kita sangat sedihkan dan ini harus betul-betul duduk bersama semua pemangku kebijakan di negeri ini untuk di Kota Makassar khususnya untuk mengantisipasi supaya tidak terulang," tambahnya.
Menurut dia, salah satu langkah yang perlu dilakukan pemerintah adalah memperketat pengamanan malam hari serta mengoptimalkan pemasangan dan fungsi CCTV di seluruh wilayah Kota Makassar.
"Harus digelontorkan dana untuk membina keluarga yang maksimal, pembinaan keagamaan yang maksimal di setiap wilayah di Kota Makassar ini. Tidak ada masalah dan jangan sampai terulang lagi, kita menyedihkan ada anak-anak kita yang tertimpa musibah tersebut," paparnya saat ditemui di kantor DPD PKS Kota Makassar, Jalan Abdullah Daeng Sirua.
Selain itu, Azwar juga menyoroti pengaruh konten pornografi dan judi online yang dinilai perlu diantisipasi secara serius demi melindungi generasi muda.
"Kalau bisa kita blok secara lokal Kota Makassar untuk tidak bisa masuk konten-konten pornografi, saya kira bisa, teknologi sekarang canggih. Dan kalau ada biayanya, tidak apa-apa studi banding," sarannya.
Politisi PKS itu menilai pemerintah kota perlu memaksimalkan penggunaan APBD untuk mendukung program perlindungan masyarakat dan pembinaan sejak dini.
"Bagaimana supaya bisa diblok konten-konten pornografi, konten-konten judi khusus di Kota Makassar kita. Tidak apa-apa kita gelontorkan APBD untuk keselamatan didik kita, keluarga kita, dan masyarakat kita," tegasnya.
Ia kembali mendorong pemerintah kota untuk mengalokasikan anggaran khusus guna memperkuat pembinaan keluarga, pembinaan keagamaan, dan sistem pengawasan lingkungan.
"Gelontorkan anggaran untuk bagaimana pembinaan sejak dini, pembinaan masyarakat dan antisipasi yang penting. Antisipasinya tadi CCTV kemudian pembinaan keagamaan, pembinaan kekeluargaan di tingkat keluarga masyarakat Kota Makassar," terangnya kepada wartawan.
Menurut Azwar, peran RT dan RW juga perlu diperkuat melalui komunikasi yang aktif dengan masyarakat untuk mengantisipasi potensi kriminalitas.
"Semua dari RT dan RW bagaimana komunikasi efektif. Ini harus diperhatikan, bagaimana RT dan RW berkomunikasi efektif sama warganya, bagaimana mengantisipasi jam-jam malam, bagaimana ketahanan keluarga dimaksimalkan," tukasnya.
Ia berharap usulan penguatan peran RT dan RW dapat segera dituangkan dalam draf anggaran yang jelas dan mendapat dukungan dari DPRD Kota Makassar.
"Insyaallah kita di DPRD akan memaksimalkan juga itu,karena satu kali lagi saya katakan bahwa jangan sampai terulang ini, satu nyawa sangat berharga di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala tentu dan di masyarakat kita," pungkasnya.
"Kita sangat bersedih tentunya atas kejadian tersebut dan ini menjadi peringatan buat kita semua ya terutama para pemangku jabatan yang ada di Kota Makassar. Harus menjadi tidak boleh terulang lagi, ini sudah sekian kali ada anak-anak yang meninggal, dibunuh sesamanya remaja," ucapnya saat dikonfirmasi langsung.
Azwar mengatakan, kasus serupa sebelumnya juga pernah terjadi di Makassar sehingga perlu langkah serius untuk mencegah kejadian berulang.
"Pernah ada kejadian di Batua Raya 2 tahun lalu kalau tidak salah, ini kejadian lagi terbunuh. Ada tindakan rudapaksa dari pelakunya remaja. Makanya kita sangat sedihkan dan ini harus betul-betul duduk bersama semua pemangku kebijakan di negeri ini untuk di Kota Makassar khususnya untuk mengantisipasi supaya tidak terulang," tambahnya.
Menurut dia, salah satu langkah yang perlu dilakukan pemerintah adalah memperketat pengamanan malam hari serta mengoptimalkan pemasangan dan fungsi CCTV di seluruh wilayah Kota Makassar.
"Harus digelontorkan dana untuk membina keluarga yang maksimal, pembinaan keagamaan yang maksimal di setiap wilayah di Kota Makassar ini. Tidak ada masalah dan jangan sampai terulang lagi, kita menyedihkan ada anak-anak kita yang tertimpa musibah tersebut," paparnya saat ditemui di kantor DPD PKS Kota Makassar, Jalan Abdullah Daeng Sirua.
Selain itu, Azwar juga menyoroti pengaruh konten pornografi dan judi online yang dinilai perlu diantisipasi secara serius demi melindungi generasi muda.
"Kalau bisa kita blok secara lokal Kota Makassar untuk tidak bisa masuk konten-konten pornografi, saya kira bisa, teknologi sekarang canggih. Dan kalau ada biayanya, tidak apa-apa studi banding," sarannya.
Politisi PKS itu menilai pemerintah kota perlu memaksimalkan penggunaan APBD untuk mendukung program perlindungan masyarakat dan pembinaan sejak dini.
"Bagaimana supaya bisa diblok konten-konten pornografi, konten-konten judi khusus di Kota Makassar kita. Tidak apa-apa kita gelontorkan APBD untuk keselamatan didik kita, keluarga kita, dan masyarakat kita," tegasnya.
Ia kembali mendorong pemerintah kota untuk mengalokasikan anggaran khusus guna memperkuat pembinaan keluarga, pembinaan keagamaan, dan sistem pengawasan lingkungan.
"Gelontorkan anggaran untuk bagaimana pembinaan sejak dini, pembinaan masyarakat dan antisipasi yang penting. Antisipasinya tadi CCTV kemudian pembinaan keagamaan, pembinaan kekeluargaan di tingkat keluarga masyarakat Kota Makassar," terangnya kepada wartawan.
Menurut Azwar, peran RT dan RW juga perlu diperkuat melalui komunikasi yang aktif dengan masyarakat untuk mengantisipasi potensi kriminalitas.
"Semua dari RT dan RW bagaimana komunikasi efektif. Ini harus diperhatikan, bagaimana RT dan RW berkomunikasi efektif sama warganya, bagaimana mengantisipasi jam-jam malam, bagaimana ketahanan keluarga dimaksimalkan," tukasnya.
Ia berharap usulan penguatan peran RT dan RW dapat segera dituangkan dalam draf anggaran yang jelas dan mendapat dukungan dari DPRD Kota Makassar.
"Insyaallah kita di DPRD akan memaksimalkan juga itu,karena satu kali lagi saya katakan bahwa jangan sampai terulang ini, satu nyawa sangat berharga di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala tentu dan di masyarakat kita," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Sidak THM Makassar, DPRD Temukan Pekerja Berusia 16 Tahun
Komisi A DPRD Kota Makassar menemukan pekerja di bawah umur dan izin usaha yang kedaluwarsa saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan KIMA Square.
Jum'at, 16 Okt 2026 06:21
News
PAN Makassar Incar Kursi Pimpinan DPRD, Targetkan Raih 5 hingga 7 Kursi
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Makassar mematok target tinggi pada kontestasi politik mendatang.
Kamis, 08 Okt 2026 12:36
News
DPRD Makassar Rekomendasikan Pencabutan Izin RSIA Paramount
Komisi D DPRD Kota Makassar merampungkan rekomendasi penutupan operasional Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount.
Jum'at, 18 Sep 2026 19:45
News
Keluarga Bayi Desak RSIA Paramount Ditutup Permanen Usai RDP DPRD Makassar
Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan kelalaian di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount yang menyebabkan meninggalnya bayi Al Fared Zareen Putra Ilhamsyah, Kamis (17/9/2026).
Jum'at, 18 Sep 2026 00:42
Makassar City
Komisi B Puji Langkah PDAM Makassar Perkuat Distribusi Air di Tengah Kemarau
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum bersama Plt Direktur Keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar menghadiri rapat kerja dengan Komisi B DPRD Kota Makassar di Kantor DPRD Kota Makassar, Jalan AP Pettarani, Senin (14/9/2026).
Senin, 14 Sep 2026 17:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Angka Kemiskinan di Sidrap Turun jadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
2
Diwakili Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Appi Resmi Ambil Formulir Pendaftaran Musda
3
Demokrat Parepare Sebut Sudah 13 DPC Kabupaten/kota Dukung Appi Maju Musda Sulsel
4
Pembekalan Tahfizh, Perkuat Karakter Qur’ani dan Budaya Kampus Islami
5
Jelang Musda, Muzakkir Aqil Yakin Appi Bisa Besarkan Demokrat di Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Angka Kemiskinan di Sidrap Turun jadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
2
Diwakili Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Appi Resmi Ambil Formulir Pendaftaran Musda
3
Demokrat Parepare Sebut Sudah 13 DPC Kabupaten/kota Dukung Appi Maju Musda Sulsel
4
Pembekalan Tahfizh, Perkuat Karakter Qur’ani dan Budaya Kampus Islami
5
Jelang Musda, Muzakkir Aqil Yakin Appi Bisa Besarkan Demokrat di Sulsel