Dua ASN Kemenkum Sulsel Ikuti Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Manajemen ASN
Selasa, 14 Apr 2026 14:18
MAKASSAR - Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengikuti Uji Kompetensi Jabatan Fungsional (JF) di bidang Manajemen ASN setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi, Selasa (14/4/2026).
Pelaksanaan uji kompetensi ini diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara secara daring sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas dan profesionalisme ASN di lingkungan instansi pemerintah. Berdasarkan pengumuman resmi, peserta yang lolos seleksi administrasi berhak mengikuti tahapan uji kompetensi yang mencakup beberapa metode penilaian.
Saat ini, kedua ASN Kanwil Kemenkum Sulsel tengah mengikuti tahapan ujian berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT), yang terdiri dari CBT Teknis serta CBT Manajerial dan Sosial Kultural. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam menilai kompetensi peserta secara menyeluruh, baik dari aspek teknis jabatan maupun kemampuan manajerial dan sosial kultural dalam pelaksanaan tugas.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel, Meydi Zulqadri, menyampaikan bahwa keikutsertaan ASN dalam uji kompetensi ini merupakan langkah strategis dalam pengembangan karier berbasis merit system.
“Uji kompetensi ini menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa setiap ASN yang akan menduduki jabatan fungsional memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Kami mendorong peserta untuk mengikuti setiap tahapan dengan optimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pelaksanaan uji kompetensi secara daring juga menuntut kesiapan teknis dari peserta maupun unit kerja, termasuk dalam hal dukungan sarana prasarana dan pendampingan pengawas.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, dalam kesempatan terpisah menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan salah satu prioritas utama organisasi.
“Penguatan kompetensi ASN, khususnya di bidang manajemen ASN, menjadi kunci dalam mewujudkan birokrasi yang profesional dan adaptif. Kami berharap ASN yang mengikuti uji kompetensi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas layanan publik di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel,” ungkapnya.
Selain CBT, tahapan uji kompetensi akan dilanjutkan dengan penyusunan bahan presentasi serta sesi presentasi dan wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan hingga akhir April 2026. Seluruh rangkaian ini bertujuan untuk mengukur kesiapan peserta dalam menduduki jabatan fungsional yang dituju.
Keikutsertaan dua ASN Kanwil Kemenkum Sulsel ini diharapkan dapat semakin memperkuat kapasitas kelembagaan, khususnya dalam pengelolaan manajemen ASN yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal.
Pelaksanaan uji kompetensi ini diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara secara daring sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas dan profesionalisme ASN di lingkungan instansi pemerintah. Berdasarkan pengumuman resmi, peserta yang lolos seleksi administrasi berhak mengikuti tahapan uji kompetensi yang mencakup beberapa metode penilaian.
Saat ini, kedua ASN Kanwil Kemenkum Sulsel tengah mengikuti tahapan ujian berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT), yang terdiri dari CBT Teknis serta CBT Manajerial dan Sosial Kultural. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam menilai kompetensi peserta secara menyeluruh, baik dari aspek teknis jabatan maupun kemampuan manajerial dan sosial kultural dalam pelaksanaan tugas.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel, Meydi Zulqadri, menyampaikan bahwa keikutsertaan ASN dalam uji kompetensi ini merupakan langkah strategis dalam pengembangan karier berbasis merit system.
“Uji kompetensi ini menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa setiap ASN yang akan menduduki jabatan fungsional memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Kami mendorong peserta untuk mengikuti setiap tahapan dengan optimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pelaksanaan uji kompetensi secara daring juga menuntut kesiapan teknis dari peserta maupun unit kerja, termasuk dalam hal dukungan sarana prasarana dan pendampingan pengawas.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, dalam kesempatan terpisah menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan salah satu prioritas utama organisasi.
“Penguatan kompetensi ASN, khususnya di bidang manajemen ASN, menjadi kunci dalam mewujudkan birokrasi yang profesional dan adaptif. Kami berharap ASN yang mengikuti uji kompetensi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas layanan publik di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel,” ungkapnya.
Selain CBT, tahapan uji kompetensi akan dilanjutkan dengan penyusunan bahan presentasi serta sesi presentasi dan wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan hingga akhir April 2026. Seluruh rangkaian ini bertujuan untuk mengukur kesiapan peserta dalam menduduki jabatan fungsional yang dituju.
Keikutsertaan dua ASN Kanwil Kemenkum Sulsel ini diharapkan dapat semakin memperkuat kapasitas kelembagaan, khususnya dalam pengelolaan manajemen ASN yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Penempatan ASN Gowa Berbasis Kompetensi Melalui Ekspose Manajemen Talenta
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperkuat upaya menempatkan aparatur sesuai kompetensi dan kapasitas kerja melalui penerapan manajemen talenta ASN.
Kamis, 07 Mei 2026 18:04
Sulsel
Bupati Maros Pimpin ASN Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Jalan Baru Mamminasata
Pemerintah Kabupaten Maros di bawah komando langsung Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Jalan Baru Mamminasata, Selasa (28/4/2026) pagi.
Selasa, 28 Apr 2026 14:25
Sulsel
Pemkab Bone Gelar Retret Pejabat, Bupati Tekankan Integritas Aparatur
Pemerintah Kabupaten Bone memulai retret pejabat lingkup daerah dengan menggelar upacara pembukaan di Batalyon Armed 21/Kawali, Kecamatan Bengo, Jumat (24/4/2026).
Jum'at, 24 Apr 2026 18:39
Sulsel
Mulai Pekan Depan, ASN Bone Terapkan WFH Setiap Rabu untuk Efisiensi Energi
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, berencana menerapkan sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bone setiap hari Rabu.
Jum'at, 24 Apr 2026 18:18
Sulsel
Pemkab Maros Usul 25 Formasi CPNS 2026, Utamakan Nakes dan Tenaga Teknis
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengusulkan 25 formasi CPNS untuk tahun 2026. Usulan tersebut difokuskan pada tenaga kesehatan dan tenaga teknis, sesuai kebutuhan layanan publik di daerah.
Minggu, 12 Apr 2026 16:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar