Kejari Maros Jadwalkan Pemeriksaan Kades Labuaja soal Dugaan Pungli
Rabu, 15 Apr 2026 13:48
Ilustrasi. Foto: Istimewa
MAROS - Kepala Desa Labuaja, Asdar Nasir, dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros terkait dugaan pungutan liar (pungli) dalam program redistribusi tanah di Desa Labuaja tahun 2023.
Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Camba, Muhammad Harmawan, mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima hasil perhitungan kerugian negara dari Inspektorat Kabupaten Maros.
"Sudah ada hasil dari inspektorat dan rencananya kami akan memeriksa kepala desa Minggu ini," katanya, Rabu (15/4/2026).
Meski demikian, Harmawan belum mengungkapkan nilai kerugian negara dalam kasus tersebut. Ia menyebutkan, selama proses penyelidikan, sebanyak 200 saksi telah dimintai keterangan.
Para saksi tersebut berasal dari penerima program redistribusi tanah hingga perangkat desa.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Maros, Takdir, membenarkan bahwa hasil perhitungan kerugian negara telah diserahkan kepada pihak kejaksaan beberapa hari lalu.
"Sudah kami serahkan beberapa hari yang lalu," ujarnya.
Takdir menjelaskan, proses perhitungan kerugian negara berlangsung selama kurang lebih dua bulan guna memastikan akurasi data.
Meski memerlukan waktu cukup lama, ia memastikan tidak ada kendala berarti selama proses tersebut.
"Alhamdulillah tidak ada," tutupnya.
Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Camba, Muhammad Harmawan, mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima hasil perhitungan kerugian negara dari Inspektorat Kabupaten Maros.
"Sudah ada hasil dari inspektorat dan rencananya kami akan memeriksa kepala desa Minggu ini," katanya, Rabu (15/4/2026).
Meski demikian, Harmawan belum mengungkapkan nilai kerugian negara dalam kasus tersebut. Ia menyebutkan, selama proses penyelidikan, sebanyak 200 saksi telah dimintai keterangan.
Para saksi tersebut berasal dari penerima program redistribusi tanah hingga perangkat desa.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Maros, Takdir, membenarkan bahwa hasil perhitungan kerugian negara telah diserahkan kepada pihak kejaksaan beberapa hari lalu.
"Sudah kami serahkan beberapa hari yang lalu," ujarnya.
Takdir menjelaskan, proses perhitungan kerugian negara berlangsung selama kurang lebih dua bulan guna memastikan akurasi data.
Meski memerlukan waktu cukup lama, ia memastikan tidak ada kendala berarti selama proses tersebut.
"Alhamdulillah tidak ada," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Kasus Korupsi Outsourcing Balai Kereta Api Masuk Tahap II
Tiga tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan belanja jasa tenaga kerja (outsourcing) pada Balai Kereta Api Sulawesi Selatan (BPKA Sulsel) di Kabupaten Maros tahun anggaran 2022 dan 2023, diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Maros.
Selasa, 22 Sep 2026 15:08
Sulsel
Bantu Pemulihan Piutang, Polres-Kajari Maros Terima Penghargaan dari Pemerintah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros memberikan penghargaan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros dan Polres Maros atas kontribusinya dalam membantu pemulihan piutang dan tunggakan pajak daerah.
Senin, 31 Agu 2026 13:36
News
Kejari Maros Bantu Pemkab Himpun Piutang Pajak Daerah Rp20,86 Miliar
Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros mendapat penghargaan atas kinerja dalam membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menagih piutang pajak daerah.
Senin, 31 Agu 2026 11:48
News
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros mengajukan gugatan pencabutan kuasa asuh atau hak perwalian orang tua terhadap seorang anak berinisial S.N.
Rabu, 12 Agu 2026 18:54
Sulsel
Dugaan Pungli Perizinan di Gowa Berpotensi Menyeret Tersangka Baru
Kasus dugaan pungutan liar (pungli) dan gratifikasi dalam pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Gowa, berpotensi bakal menyeret tersangka baru.
Senin, 03 Agu 2026 22:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Putri Sulung Mantan Rektor UNM Sampaikan Pesan Khusus untuk Prof Hasmyati
2
IPCM Perluas Peta Bisnis Maritim, Bidik Kawasan Industri hingga Indonesia Timur
3
PJM Tingkatkan SDM Pandu, Perkuat Keselamatan dan Keandalan Pelayaran
4
Gandeng Tiga Bank, Perumahan Subsidi Alexandria City Moncongloe Gelar Akad Massal 250 User
5
FSIKP UMI Gelar Kick-Off BIPA untuk Mahasiswa Internasional
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Putri Sulung Mantan Rektor UNM Sampaikan Pesan Khusus untuk Prof Hasmyati
2
IPCM Perluas Peta Bisnis Maritim, Bidik Kawasan Industri hingga Indonesia Timur
3
PJM Tingkatkan SDM Pandu, Perkuat Keselamatan dan Keandalan Pelayaran
4
Gandeng Tiga Bank, Perumahan Subsidi Alexandria City Moncongloe Gelar Akad Massal 250 User
5
FSIKP UMI Gelar Kick-Off BIPA untuk Mahasiswa Internasional