Kemenkum Sulsel dan Universitas Muhammadiyah Enrekang Sepakat Penguatan KI
Kamis, 30 Apr 2026 19:22
Kanwil Kemenkum Sulsel resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Enrekang, dalam rangka penguatan tridharma perguruan tinggi serta pelindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual.
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Enrekang, dalam rangka penguatan tridharma perguruan tinggi serta pelindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual (KI).
Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut ditandatangani oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, dan Pelaksana Tugas Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang, Dr. Ismail, di Ruang Kepala Kantor Wilayah, Makassar, Kamis (30/4/2026).
Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendorong peningkatan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya pelindungan kekayaan intelektual, khususnya di lingkungan perguruan tinggi. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendukung optimalisasi pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam ruang lingkup kerja sama, kedua pihak sepakat untuk bersinergi dalam berbagai kegiatan, antara lain pelindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual, penyebarluasan informasi melalui sosialisasi dan diseminasi, penyelenggaraan pendidikan dan penelitian, hingga pengembangan sumber daya manusia di bidang kekayaan intelektual.
Tak hanya itu, kerja sama ini juga mencakup penguatan kelembagaan melalui optimalisasi layanan Sentra Kekayaan Intelektual (Sentra KI) di lingkungan kampus, pertukaran data dan informasi, serta penempatan mahasiswa untuk melaksanakan magang pada Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bentuk komitmen dalam memperluas jangkauan layanan hukum, khususnya di bidang kekayaan intelektual.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi semakin kuat, terutama dalam mendorong lahirnya karya-karya inovatif yang terlindungi secara hukum dan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat,” ujar Andi Basmal.
Sementara itu, Plt. Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang, Dr. Ismail, menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai bahwa kolaborasi ini akan memberikan dampak positif bagi civitas akademika.
“Kerja sama ini membuka peluang besar bagi penguatan kapasitas dosen dan mahasiswa, khususnya dalam memahami serta mengelola kekayaan intelektual dari hasil penelitian dan inovasi,” ungkapnya.
Perjanjian kerja sama ini berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Ke depan, kedua institusi akan menyusun rencana kerja sebagai tindak lanjut implementasi kerja sama agar dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut ditandatangani oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, dan Pelaksana Tugas Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang, Dr. Ismail, di Ruang Kepala Kantor Wilayah, Makassar, Kamis (30/4/2026).
Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendorong peningkatan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya pelindungan kekayaan intelektual, khususnya di lingkungan perguruan tinggi. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendukung optimalisasi pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam ruang lingkup kerja sama, kedua pihak sepakat untuk bersinergi dalam berbagai kegiatan, antara lain pelindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual, penyebarluasan informasi melalui sosialisasi dan diseminasi, penyelenggaraan pendidikan dan penelitian, hingga pengembangan sumber daya manusia di bidang kekayaan intelektual.
Tak hanya itu, kerja sama ini juga mencakup penguatan kelembagaan melalui optimalisasi layanan Sentra Kekayaan Intelektual (Sentra KI) di lingkungan kampus, pertukaran data dan informasi, serta penempatan mahasiswa untuk melaksanakan magang pada Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bentuk komitmen dalam memperluas jangkauan layanan hukum, khususnya di bidang kekayaan intelektual.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi semakin kuat, terutama dalam mendorong lahirnya karya-karya inovatif yang terlindungi secara hukum dan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat,” ujar Andi Basmal.
Sementara itu, Plt. Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang, Dr. Ismail, menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai bahwa kolaborasi ini akan memberikan dampak positif bagi civitas akademika.
“Kerja sama ini membuka peluang besar bagi penguatan kapasitas dosen dan mahasiswa, khususnya dalam memahami serta mengelola kekayaan intelektual dari hasil penelitian dan inovasi,” ungkapnya.
Perjanjian kerja sama ini berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Ke depan, kedua institusi akan menyusun rencana kerja sebagai tindak lanjut implementasi kerja sama agar dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
(GUS)
Berita Terkait
News
Kemenkum Sulsel Kembangkan Pengetahuan Desain Visual, Optimalkan Komunikasi Publik Pemerintah
Upaya Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), dalam memperkaya pengetahuan desain visual guna mengoptimalkan komunikasi publik pemerintah diwujudkan dengan mengikuti kegiatan Pembinaan Teknis Kehumasan Kementerian Hukum secara virtual
Kamis, 18 Jun 2026 20:19
News
Ajak Warga Binaan Rutan Makassar Pahami Arah Baru Hukum Pidana Indonesia
Tim Penyuluh Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), menyambangi langsung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar
Kamis, 18 Jun 2026 13:55
News
Dukung Penguatan Forum Komunikasi Kebijakan untuk Hasilkan Kebijakan Berkualitas
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mendukung penguatan Forum Komunikasi Kebijakan (FKK) sebagai wadah kolaboratif dalam menghasilkan kebijakan yang berkualitas, responsif, dan berbasis bukti.
Rabu, 17 Jun 2026 15:03
News
Kemenkum Sulsel Edukasi Pelajar SMPN 48 Makassar Bangun Iklim Sekolah Aman dan Nyaman
Kesadaran hukum sejatinya bisa dipupuk sejak bangku sekolah. Itulah yang dilakukan tim penyuluh hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) saat menyambangi SMPN 48 Makassar
Selasa, 16 Jun 2026 21:44
News
Andi Basmal Pesankan Pengalaman Jadi Fondasi untuk Peserta Magang Nasional
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Andi Basmal, menegaskan bahwa pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Program Magang Nasional harus menjadi fondasi
Senin, 15 Jun 2026 17:26
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hino Serahkan Truk & Hadirkan Kelas Industri di SMKN 5 Makassar
2
Summarecon Mutiara Makassar Hadirkan Great World Circus 2 On Ice 2026, Meriahkan Liburan Sekolah
3
LPS Siapkan Program Penjaminan Polis untuk Perkuat Industri Asuransi
4
Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Bentuk 1.005 Agen Perisai
5
Pertamina & Hiswana Migas Salurkan Bantuan Sembako - LPG untuk Korban Gempa Sigi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hino Serahkan Truk & Hadirkan Kelas Industri di SMKN 5 Makassar
2
Summarecon Mutiara Makassar Hadirkan Great World Circus 2 On Ice 2026, Meriahkan Liburan Sekolah
3
LPS Siapkan Program Penjaminan Polis untuk Perkuat Industri Asuransi
4
Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Bentuk 1.005 Agen Perisai
5
Pertamina & Hiswana Migas Salurkan Bantuan Sembako - LPG untuk Korban Gempa Sigi