Kucing-kucingan dengan Petugas, Gerobak Penjual Buroncong Terancam Disita
Rabu, 06 Mei 2026 12:47
Camat Panakkukang, Syahril saat ditemui di Ruang Media Center Balai Kota Makassar. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Pemerintah Kecamatan Panakkukang terus mengintensifkan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di badan jalan, khususnya di kawasan Jalan Hertasning, Kota Makassar, Rabu (6/5/2026).
Camat Panakkukang, Syahril, menegaskan pihaknya akan mengambil tindakan tegas berupa penyitaan sarana dagang bagi pedagang yang masih melanggar aturan penggunaan badan jalan.
Menurutnya, petugas kecamatan bersama Satpol PP selama ini rutin memberikan teguran kepada para penjual buroncong yang berjualan di bahu jalan. Namun, para pedagang kerap kembali berjualan setelah petugas meninggalkan lokasi.
"Ketika pas teman-teman Satpol PP turun ke sana, mereka pergi. Begitu setelah pergi lagi, datang lagi. Jadi itu berulang-ulang, dan memang menjadi atensi kami ke depan karena kemarin juga sempat kami terkendala kami adakan perbaikan mobil-mobil Jaga Kota," ungkapnya.
Syahril juga menanggapi video keributan pedagang buroncong yang viral di media sosial pada Selasa (5/5/2026). Ia mengaku pihak kecamatan sebenarnya telah memberikan teguran sejak pagi hari.
"Jadi habis pergi (setelah ditegur), ada baru lagi muncul (video viral). Kita sudah lakukan peneguran. Saya lewat lagi, ternyata ada lagi," akunya.
Ia mengatakan, penyitaan sarana dagang akan diterapkan apabila pedagang masih terus mengulangi pelanggaran. Kebijakan serupa sebelumnya telah dilakukan di kawasan Jalan Urip Sumoharjo.
"Ini akan kita lakukan penyitaan apabila masih melakukan hal yang sama," tegas Syahril saat ditemui di Ruang Media Center Balai Kota Makassar.
Syahril menyebut terdapat sekitar lima hingga enam gerobak PKL di sepanjang Jalan Hertasning yang kerap bermain kucing-kucingan dengan petugas. Para pedagang disebut berpindah lokasi melintasi batas wilayah Kecamatan Panakkukang dan Kecamatan Rappocini untuk menghindari penertiban.
"Jadi sepanjang di antara kantor sementara DPRD Kota Makassar dengan PLN, ada beberapa di situ yang menggunakan badan jalan dengan posisi memakai roda dua dan tiga," bebernya kepada awak media.
Menurutnya, pola para pedagang adalah meninggalkan lokasi saat petugas datang, lalu kembali berjualan setelah kondisi dinilai aman. Karena itu, penertiban dinilai belum memberikan efek jera secara maksimal.
"Kalau daerah-daerah (Jalan Hertasning dan Jalan Boulevaed) itu memang perlu kami harus melakukan namanya penyitaan untuk mereka betul-betul tidak melakukan lagi aktivitas itu," tuturnya.
Selain penjual buroncong, Pemerintah Kecamatan Panakkukang juga mengarahkan para penjual nasi kuning di kawasan Jalan Boulevard agar memindahkan aktivitas jualannya ke area pekarangan ruko atau bagian dalam trotoar.
"Penjual nasi kuning untuk di jalan Panakkukang, tepatnya di Boulevard, itu kami arahkan untuk menjual masuk di dalam trotoar, di dalam pekarangan ruko," terangnya.
Syahril berharap para pedagang dapat mematuhi arahan tersebut agar aktivitas jual beli tidak mengganggu arus lalu lintas, terutama pada malam hari.
"Mereka siap melakukan ini (imbauan). Karena susah juga kita mau apakan ini karena mobil, apalagi tengah malam," tutup Syahril.
Camat Panakkukang, Syahril, menegaskan pihaknya akan mengambil tindakan tegas berupa penyitaan sarana dagang bagi pedagang yang masih melanggar aturan penggunaan badan jalan.
Menurutnya, petugas kecamatan bersama Satpol PP selama ini rutin memberikan teguran kepada para penjual buroncong yang berjualan di bahu jalan. Namun, para pedagang kerap kembali berjualan setelah petugas meninggalkan lokasi.
"Ketika pas teman-teman Satpol PP turun ke sana, mereka pergi. Begitu setelah pergi lagi, datang lagi. Jadi itu berulang-ulang, dan memang menjadi atensi kami ke depan karena kemarin juga sempat kami terkendala kami adakan perbaikan mobil-mobil Jaga Kota," ungkapnya.
Syahril juga menanggapi video keributan pedagang buroncong yang viral di media sosial pada Selasa (5/5/2026). Ia mengaku pihak kecamatan sebenarnya telah memberikan teguran sejak pagi hari.
"Jadi habis pergi (setelah ditegur), ada baru lagi muncul (video viral). Kita sudah lakukan peneguran. Saya lewat lagi, ternyata ada lagi," akunya.
Ia mengatakan, penyitaan sarana dagang akan diterapkan apabila pedagang masih terus mengulangi pelanggaran. Kebijakan serupa sebelumnya telah dilakukan di kawasan Jalan Urip Sumoharjo.
"Ini akan kita lakukan penyitaan apabila masih melakukan hal yang sama," tegas Syahril saat ditemui di Ruang Media Center Balai Kota Makassar.
Syahril menyebut terdapat sekitar lima hingga enam gerobak PKL di sepanjang Jalan Hertasning yang kerap bermain kucing-kucingan dengan petugas. Para pedagang disebut berpindah lokasi melintasi batas wilayah Kecamatan Panakkukang dan Kecamatan Rappocini untuk menghindari penertiban.
"Jadi sepanjang di antara kantor sementara DPRD Kota Makassar dengan PLN, ada beberapa di situ yang menggunakan badan jalan dengan posisi memakai roda dua dan tiga," bebernya kepada awak media.
Menurutnya, pola para pedagang adalah meninggalkan lokasi saat petugas datang, lalu kembali berjualan setelah kondisi dinilai aman. Karena itu, penertiban dinilai belum memberikan efek jera secara maksimal.
"Kalau daerah-daerah (Jalan Hertasning dan Jalan Boulevaed) itu memang perlu kami harus melakukan namanya penyitaan untuk mereka betul-betul tidak melakukan lagi aktivitas itu," tuturnya.
Selain penjual buroncong, Pemerintah Kecamatan Panakkukang juga mengarahkan para penjual nasi kuning di kawasan Jalan Boulevard agar memindahkan aktivitas jualannya ke area pekarangan ruko atau bagian dalam trotoar.
"Penjual nasi kuning untuk di jalan Panakkukang, tepatnya di Boulevard, itu kami arahkan untuk menjual masuk di dalam trotoar, di dalam pekarangan ruko," terangnya.
Syahril berharap para pedagang dapat mematuhi arahan tersebut agar aktivitas jual beli tidak mengganggu arus lalu lintas, terutama pada malam hari.
"Mereka siap melakukan ini (imbauan). Karena susah juga kita mau apakan ini karena mobil, apalagi tengah malam," tutup Syahril.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Ekonomi Makassar Melaju 7,04 Persen, DPRD Puji Kepemimpinan Munafri
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Makassar memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 22:13
Makassar City
Revitalisasi Pedestrian Kajaolalido-Thamrin, Pemkot Makassar Bahas Penanganan Pohon
Keberadaan pohon eksisting menjadi salah satu persoalan yang harus ditangani dalam proyek revitalisasi pedestrian di Jalan Kajaolalido dan Jalan MH Thamrin, Kota Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 00:52
News
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Upaya Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam mendorong transformasi digitalisasi layanan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan transaksi keuangan daerah mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Kamis, 24 Sep 2026 23:02
Sulsel
SiLPA Bertambah Rp219 Miliar, Pemkot Makassar Lakukan Penyesuaian
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota Makassar bertambah sekitar Rp219 miliar setelah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kamis, 24 Sep 2026 06:08
Makassar City
Pemkot Makassar–Pertamina Matangkan Aturan Klasterisasi SPBU dan Jam Operasional Solar
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama PT Pertamina Patra Niaga terus mematangkan langkah strategis guna mengurai dan mencegah kemacetan akibat antrean panjang kendaraan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di berbagai SPBU.
Rabu, 23 Sep 2026 19:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan