Alami Cedera dan Asma, Tim SAR Evakuasi Dua Pendaki di Bulubaria
Minggu, 24 Mei 2026 17:17
Tim SAR Gabungan saat melakukan evakuasi terhadap pendaki yang mengalami cedera di Bulubaria, Kabupaten Gowa. Foto: dok/Basarnas
GOWA - Basarnas Makassar mengerahkan tim Rescue setelah menerima laporan tentang dua orang pendaki yang mengalami keadaan darurat saat melakukan pendakian di Gunung Bulubaria, Kabupaten Gowa.
Informasi kondisi membahayakan manusia ini pertama kali diterima oleh pihak Basarnas pada Sabtu (23/05) malam, sekitar pukul 22.45 WITA, dari Mustain, anggota Tim Rescue Bulubaria yang berada di lapangan.
Berdasarkan laporan yang diterima, dua korban tersebut diketahui bernama Azizah (24 thn) yang mengalami cedera kaki dan saat ini berada di Pos 4. Sementara satu korban lainnya, Sumaya (25 thn), dilaporkan mengalami serangan asma di lokasi yang lebih tinggi, tepatnya di Pos 8 Gunung Bulubaria.
Kedua korban membutuhkan bantuan evakuasi medis segera karena kondisi medan dan cuaca yang tidak memungkinkan bagi mereka untuk turun mandiri.
“Kami telah menerima laporan terkait adanya dua pendaki perempuan yang membutuhkan pertolongan di Gunung Bulubaria. Satu korban mengalami cedera kaki dan satu lagi mengalami asma. Tim rescue langsung kami instruksikan untuk bergerak menuju lokasi guna melakukan penanganan dan evakuasi,” ujar Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan.
Mengingat kondisi malam hari dan perbedaan lokasi kedua korban yang berada di pos yang berbeda, Tim SAR Gabungan segera membagi penanganan evakuasi secara taktis agar kedua korban bisa dijangkau dengan cepat dan aman.
Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai unsur SAR, di antaranya Tim Rescue Basarnas, Tim Rescue Bulubaria, Mapala Umi, serta Potensi Sar lainnya dan juga masyarakat sekitar yang saling bahu-membahu menembus medan gunung yang menantang demi keselamatan korban.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih proses evakuasi turun menuju ke titik aman, untuk selanjutnya diserahkan ke tim medis guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Informasi kondisi membahayakan manusia ini pertama kali diterima oleh pihak Basarnas pada Sabtu (23/05) malam, sekitar pukul 22.45 WITA, dari Mustain, anggota Tim Rescue Bulubaria yang berada di lapangan.
Berdasarkan laporan yang diterima, dua korban tersebut diketahui bernama Azizah (24 thn) yang mengalami cedera kaki dan saat ini berada di Pos 4. Sementara satu korban lainnya, Sumaya (25 thn), dilaporkan mengalami serangan asma di lokasi yang lebih tinggi, tepatnya di Pos 8 Gunung Bulubaria.
Kedua korban membutuhkan bantuan evakuasi medis segera karena kondisi medan dan cuaca yang tidak memungkinkan bagi mereka untuk turun mandiri.
“Kami telah menerima laporan terkait adanya dua pendaki perempuan yang membutuhkan pertolongan di Gunung Bulubaria. Satu korban mengalami cedera kaki dan satu lagi mengalami asma. Tim rescue langsung kami instruksikan untuk bergerak menuju lokasi guna melakukan penanganan dan evakuasi,” ujar Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan.
Mengingat kondisi malam hari dan perbedaan lokasi kedua korban yang berada di pos yang berbeda, Tim SAR Gabungan segera membagi penanganan evakuasi secara taktis agar kedua korban bisa dijangkau dengan cepat dan aman.
Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai unsur SAR, di antaranya Tim Rescue Basarnas, Tim Rescue Bulubaria, Mapala Umi, serta Potensi Sar lainnya dan juga masyarakat sekitar yang saling bahu-membahu menembus medan gunung yang menantang demi keselamatan korban.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih proses evakuasi turun menuju ke titik aman, untuk selanjutnya diserahkan ke tim medis guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Satu Pendaki Alami Patah Kaki Dievakuasi dari Bulu Saukang
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi pendaki yang mengalami cedera dan patah kaki di Pos 5 Gunung Bulu Saukang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Rabu, 17 Jun 2026 14:00
Sulsel
Lima Pendaki Tersambar Petir di Gunung Manrolo Maros, Satu Meninggal Dunia
Basarnas Makassar bersama Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki yang tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Desa Bonto Manurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, pada Senin (25/5/2026).
Senin, 25 Mei 2026 19:36
News
Pendaki Asal Makassar Meninggal di Pos 4 Gunung Bulu Bialo Jeneponto
Seorang pendaki asal Kota Makassar, Ardi Firmansyah St (40), meninggal dunia saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Bulu Bialo, Agrowisata Bontolojong, Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia.
Minggu, 08 Feb 2026 09:24
News
Kalla Rescue Tingkatkan Kemampuan Penyelamatan di Hutan dan Gunung
Jungle rescue merupakan kompetensi wajib bagi potensi SAR, terlebih dengan kondisi geografis Sulawesi Selatan yang didominasi bentang alam hutan.
Sabtu, 16 Agu 2025 14:48
News
Cedera dan Hipotermia, Tiga Pendaki Gunung Bawakaraeng Dievakuasi Tim SAR
Tiga orang pendaki di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan usai alami cidera dan hipotermia, pada Sabtu (12/04/2025) dini hari.
Minggu, 13 Apr 2025 19:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respon Gubernur Sulsel dan Sekda Soal Surat Permintaan Mediasi Bupati Gowa dengan DPRD
2
FORKI Luwu Timur Masuk 10 Besar Kejuaraan Internasional, Borong 10 Medali di Esa Unggul Cup VI
3
Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sengkang Bakal Ikut Program Hapus Tato
4
Hadapi Krisis Air, PDAM Makassar Siapkan 3 Langkah Pulihkan Distribusi
5
Satlantas Lutim Ingatkan Warga Bayar Pajak Tepat Waktu, Samsat Keliling Siap Melayani
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respon Gubernur Sulsel dan Sekda Soal Surat Permintaan Mediasi Bupati Gowa dengan DPRD
2
FORKI Luwu Timur Masuk 10 Besar Kejuaraan Internasional, Borong 10 Medali di Esa Unggul Cup VI
3
Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sengkang Bakal Ikut Program Hapus Tato
4
Hadapi Krisis Air, PDAM Makassar Siapkan 3 Langkah Pulihkan Distribusi
5
Satlantas Lutim Ingatkan Warga Bayar Pajak Tepat Waktu, Samsat Keliling Siap Melayani