Muprov VIII Kadin Sulsel Siap Digelar, Pendaftaran Calon Bisa Via Online

Selasa, 26 Mei 2026 17:23
Muprov VIII Kadin Sulsel Siap Digelar, Pendaftaran Calon Bisa Via Online
Panitia OC dan SC Musyawarah Provinsi VIII Kadin Sulsel berfoto bersama usai konferensi pers dengan awak media. Foto/Tri Yari Kurniawan
Comment
Share
MAKASSAR - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Selatan mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII. Event demokrasi itu diagendakan berlangsung di Hakuna Matata, Bira, Kabupaten Bulukumba, pada 12-14 Juni 2026.

Ketua Steering Committee (SC) Muprov VIII Kadin Sulsel, Harmansyah, mengatakan tahapan pelaksanaan Muprov telah disusun, diawali dengan pelaksanaan konferensi pers. Hal itu sebagai bentuk transparansi kepada publik, termasuk bagi mereka yang ingin mendaftar sebagai calon ketua.

Harmansyah menjelaskan untuk tahapan pendaftaran bakal calon akan dimulai pada 28-31 Mei 2026 melalui pengambilan formulir. Selanjutnya, pengembalian formulir dijadwalkan pada 1-4 Juni 2026.

Pada pelaksanaan Muprov kali ini, Kadin Sulsel juga mulai menerapkan sistem digitalisasi dalam proses pencalonan dan pendaftaran peserta. Panitia menyediakan layanan pendaftaran secara online untuk mempermudah calon peserta maupun bakal calon ketua umum yang berada di luar daerah atau tidak sempat datang langsung.

“Untuk mempermudah proses pendaftaran dan pengembalian formulir, kami lakukan digitalisasi. Jadi calon dari luar daerah yang tidak sempat datang tetap bisa mendaftar secara online, tentu dengan memenuhi syarat dan prasyarat yang ada,” kata Harmansyah.

Adapun formulir pendaftaran dapat diunduh dan dikembalikan melalui website resmi Musprov VIII Kadin Sulsel. Berikut link pendaftarannya : https://www.musprovviiikadinsulsel.com/

Selain itu, panitia juga akan menggelar pra-Muprov sekaligus Tudang Sipulung pada 30 Mei 2026 sebagai forum silaturahmi dan konsolidasi awal menjelang pelaksanaan musyawarah.

Harmansyah menjelaskan, syarat pencalonan mengacu pada AD/ART organisasi. Calon ketua umum wajib minimal berstatus anggota biasa dan memiliki KTA-B aktif selama tiga tahun berturut-turut.

“Itu menjadi parameter apakah pengurus aktif atau tidak,” jelasnya.

Sementara itu, peserta penuh yang memiliki hak suara akan diverifikasi pada 5 Juni 2026. Sesuai aturan organisasi, Muprov minimal dihadiri 50 peserta penuh. Hingga saat ini, sekitar 15 kabupaten/kota telah memiliki SK kepengurusan.

Panitia memperkirakan jumlah peserta, peninjau, dan undangan yang hadir mencapai sekitar 500 orang, termasuk kepala daerah yang turut diundang dalam agenda tersebut.

Adapun pemilihan Bulukumba sebagai lokasi pelaksanaan disebut bukan tanpa alasan. Kadin Sulsel ingin mendorong pemerataan kegiatan organisasi sekaligus mempromosikan potensi daerah di luar Makassar.

“Kami tidak ingin Makassar selalu dianggap sebagai episentrum. Banyak daerah lain yang punya potensi besar dan perlu dipromosikan,” ujar Harmansyah.

Menurutnya, pelaksanaan Muprov Kadin Sulsel di Bira juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pengurus Kadin daerah dengan Kadin pusat melalui suasana yang lebih cair dan akrab.

“Kami berharap Muprov ini bisa menyatukan semua pihak, apalagi di tengah kondisi perekonomian saat ini. Mudah-mudahan sidang komisi nantinya menghasilkan rekomendasi yang baik untuk ekonomi Sulsel,” tambahnya.

Ketua Organizing Committee (OC) Muprov VIII Kadin Sulsel, Adnan Pratama, menambahkan bahwa panitia tengah memfinalisasi seluruh kesiapan teknis pelaksanaan.

Ia memastikan panitia menyediakan website khusus untuk pencalonan serta pendaftaran peserta penuh dan peninjau. Informasi resmi nantinya akan diumumkan melalui media sosial Kadin Sulsel.

“Kami sediakan website untuk pencalonan dan pendaftaran peserta. Yang penting memenuhi seluruh persyaratan,” ujarnya.

Adnan menegaskan pelaksanaan Muprov di luar Makassar juga menjadi bagian dari semangat pemerataan organisasi di Sulawesi Selatan. “Sulsel bukan hanya Makassar. Musprov selanjutnya juga bisa diarahkan ke daerah lain,” pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
OJK Dorong UMKM Indonesia Timur Naik Kelas Lewat Digitalisasi Keuangan
Ekbis
OJK Dorong UMKM Indonesia Timur Naik Kelas Lewat Digitalisasi Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia Timur melalui digitalisasi sektor keuangan.
Selasa, 28 Jul 2026 22:29
Bahlil
Sulsel
Bahlil "Ngolah" Ketua DPRD Sulsel di Musda, Lempar Kode Cicu Harap Gabung Golkar
Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia tiba-tiba "mengolah" Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi alias Cicu di Musda Golkar Sulsel.
Sabtu, 18 Jul 2026 22:40
Ketum Bahlil Tak Tuntut IAS Harus Maju di Pilgub Sulsel, Minta Fokus Naikkan Kursi
Sulsel
Ketum Bahlil Tak Tuntut IAS Harus Maju di Pilgub Sulsel, Minta Fokus Naikkan Kursi
Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia tidak menuntut Ilham Arief Sirajuddin (IAS) untuk harus maju di Pilgub Sulsel mendatang. Ia memberikan keleluasaan kepada IAS dalam karir politiknya kedepan.
Sabtu, 18 Jul 2026 21:19
Mantan Anggota DPRD Maros Amirullah Nur Saenong Perkuat SOKSI Sulsel Jelang Musda Golkar
Sulsel
Mantan Anggota DPRD Maros Amirullah Nur Saenong Perkuat SOKSI Sulsel Jelang Musda Golkar
Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menghangat. Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Maros yang juga pengusaha dan mantan anggota DPRD Maros, Amirullah Nur Saenong, resmi bergabung dengan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), salah satu organisasi pendiri Partai Golkar.
Jum'at, 17 Jul 2026 08:11
Suara DPD II Mulai Terbelah, Diskresi IAS jadi Magnet Kuat Galang Dukungan
Sulsel
Suara DPD II Mulai Terbelah, Diskresi IAS jadi Magnet Kuat Galang Dukungan
Suara DPD II kabupaten/kota mulai terbelah menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel. Ilham Arief Sirajuddin (IAS) yang mengantongi diskresi menjadi magnet kuat untuk menarik sejumlah dukungan pemilik suara.
Senin, 29 Jun 2026 11:22
Berita Terbaru