Aliyah Mustika Ilham Dorong Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di Tingkat DPRD
Minggu, 07 Jun 2026 15:25
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri Seminar Kebangsaan, di Cafe Red Corner. Foto: Istimewa.
MAKASSAR - Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan agar Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) yang selama ini dikenal di tingkat DPR RI dapat dihidupkan dan diterapkan di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota sebagai wadah yang lebih efektif dalam menampung dan menindaklanjuti aspirasi warga.
Usulan tersebut disampaikan Aliyah Mustika Ilham saat menjadi narasumber dalam Seminar Kebangsaan bertajuk “Inklusivitas Pembangunan Daerah Berkelanjutan yang Berbasis Lokal”, di Cafe Red Corner.
Dalam pemaparannya, Aliyah menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara masyarakat dan lembaga perwakilan daerah.
Ia menegaskan aspirasi warga tidak boleh hanya menjadi perhatian menjelang momentum pemilihan umum, tetapi harus terus diperjuangkan dan ditindaklanjuti dalam proses pembangunan.
“Di DPR RI terdapat Badan Aspirasi Masyarakat yang menjadi ruang penyaluran berbagai masukan dari masyarakat. Model seperti ini layak dipertimbangkan untuk dihidupkan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar aspirasi warga dapat terakomodasi lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Menurut Aliyah, masyarakat membutuhkan saluran yang lebih terstruktur agar berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing dapat tersampaikan dan memperoleh tindak lanjut yang jelas dari lembaga legislatif.
"Kehadiran BAM juga akan memperkuat fungsi representasi dan pengawasan yang dimiliki DPRD," imbuhnya.
Aliyah Mustika Ilham yang hadir didampingi Kepala Bagian Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Makassar turut berbagi pengalamannya sebagai bagian dari Pemerintah Kota Makassar yang selama ini dikenal memiliki dinamika demokrasi yang tinggi.
Ia menilai karakter masyarakat yang aktif menyampaikan pendapat merupakan modal penting dalam mendorong pembangunan yang partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan warga.
"Keterlibatan anak muda tidak cukup hanya melalui media sosial, tetapi juga harus diwujudkan dengan kehadiran langsung di tengah masyarakat serta kontribusi gagasan yang konstruktif," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Aliyah juga mengajak generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.
“Anak-anak muda harus hadir menjadi bagian dari solusi. Mereka memiliki energi, kreativitas, dan perspektif baru yang sangat dibutuhkan dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah,” lanjut Aliyah.
Politisi partai Demokrat itu menambahkan, pembangunan yang inklusif hanya dapat terwujud apabila masyarakat diberikan ruang yang luas untuk terlibat dalam proses pengambilan kebijakan.
Oleh karena itu, lanjut dia, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan generasi muda perlu terus diperkuat agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat.
“Pembangunan yang berkelanjutan harus dimulai dari mendengarkan masyarakat. Ketika aspirasi warga dapat tersalurkan dengan baik, maka kebijakan yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.
Sebagai informasi, DPW PGK Sulawesi Selatan adalah organisasi yang merupakan wadah yang menghimpun berbagai latar belakang masyarakat untuk membangun ruang dialog serta memperkuat semangat kebangsaan.
Usulan tersebut disampaikan Aliyah Mustika Ilham saat menjadi narasumber dalam Seminar Kebangsaan bertajuk “Inklusivitas Pembangunan Daerah Berkelanjutan yang Berbasis Lokal”, di Cafe Red Corner.
Dalam pemaparannya, Aliyah menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara masyarakat dan lembaga perwakilan daerah.
Ia menegaskan aspirasi warga tidak boleh hanya menjadi perhatian menjelang momentum pemilihan umum, tetapi harus terus diperjuangkan dan ditindaklanjuti dalam proses pembangunan.
“Di DPR RI terdapat Badan Aspirasi Masyarakat yang menjadi ruang penyaluran berbagai masukan dari masyarakat. Model seperti ini layak dipertimbangkan untuk dihidupkan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar aspirasi warga dapat terakomodasi lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Menurut Aliyah, masyarakat membutuhkan saluran yang lebih terstruktur agar berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing dapat tersampaikan dan memperoleh tindak lanjut yang jelas dari lembaga legislatif.
"Kehadiran BAM juga akan memperkuat fungsi representasi dan pengawasan yang dimiliki DPRD," imbuhnya.
Aliyah Mustika Ilham yang hadir didampingi Kepala Bagian Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Makassar turut berbagi pengalamannya sebagai bagian dari Pemerintah Kota Makassar yang selama ini dikenal memiliki dinamika demokrasi yang tinggi.
Ia menilai karakter masyarakat yang aktif menyampaikan pendapat merupakan modal penting dalam mendorong pembangunan yang partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan warga.
"Keterlibatan anak muda tidak cukup hanya melalui media sosial, tetapi juga harus diwujudkan dengan kehadiran langsung di tengah masyarakat serta kontribusi gagasan yang konstruktif," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Aliyah juga mengajak generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.
“Anak-anak muda harus hadir menjadi bagian dari solusi. Mereka memiliki energi, kreativitas, dan perspektif baru yang sangat dibutuhkan dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah,” lanjut Aliyah.
Politisi partai Demokrat itu menambahkan, pembangunan yang inklusif hanya dapat terwujud apabila masyarakat diberikan ruang yang luas untuk terlibat dalam proses pengambilan kebijakan.
Oleh karena itu, lanjut dia, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan generasi muda perlu terus diperkuat agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat.
“Pembangunan yang berkelanjutan harus dimulai dari mendengarkan masyarakat. Ketika aspirasi warga dapat tersalurkan dengan baik, maka kebijakan yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.
Sebagai informasi, DPW PGK Sulawesi Selatan adalah organisasi yang merupakan wadah yang menghimpun berbagai latar belakang masyarakat untuk membangun ruang dialog serta memperkuat semangat kebangsaan.
(GUS)
Berita Terkait
News
Penerapan E-voting Pemilu 2029 Harus Mulai Dikaji Lebih Dalam
Penerapan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) hahrus mulai dikaji secara mendalam, sebagai bagian dari modernisasi demokrasi Indonesia menuju Pemilu 2029.
Kamis, 04 Jun 2026 18:16
News
Didampingi Sultan Tajang, AIA Tinjau Gudang Bulog Wajo, Pastikan Stok dan Kualitas Beras Aman
Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras, melakukan kunjungan kerja ke Gudang Perum Bulog Cabang Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Jumat (08/05/2026).
Minggu, 10 Mei 2026 14:33
Sulsel
Hari Kartini, Anggota DPR RI Meity Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran Jeneponto
Anggota DPR RI, Dr. Hj. Meity Rahmatia, mengunjungi ibu-ibu dan anak-anak korban kebakaran di Kelurahan Tolo Selatan, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu (20/4/2026).
Selasa, 21 Apr 2026 12:11
News
RMS Hengkang ke PSI, Pengamat Soroti Status di DPR Masih Menggantung
Pakar Ilmu Komunikasi Politik Universitas Hasanuddin, Dr Hasrullah menilai, sikap NasDem yang belum menyampaikan surat resmi pemberhentian kepada pimpinan DPR menciptakan kesan keputusan politik yang tegas di ruang publik.
Selasa, 21 Apr 2026 11:43
News
Figur Tanpa Dinasti, Putri Dakka Justru Paling Kuat untuk PAW NasDem di DPR RI
Partai NasDem menghadapi dilema strategis dalam menentukan Pergantian Antar Waktu (PAW) kursi DPR RI di Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan III, menyusul perpindahan Rusdi Masse ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Senin, 20 Apr 2026 10:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kejurnas Kempo Rektor Unhas Cup XVIII 2026 Bakal Diikuti 402 Peserta dari 13 Provinsi
2
Pemuda di Makassar Curi Emas Orang Tuanya Demi Judi Online dan Narkoba
3
Libatkan Pemain Liga, Turnamen Sepak Bola Kapolda Sulsel Cup 2026 Segera Bergulir
4
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Telkomsel Tegaskan Komitmen Bisnis Berkelanjutan
5
TNI AL Gelar Aksi Bersih Pantai di Monumen MNEK Losari Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kejurnas Kempo Rektor Unhas Cup XVIII 2026 Bakal Diikuti 402 Peserta dari 13 Provinsi
2
Pemuda di Makassar Curi Emas Orang Tuanya Demi Judi Online dan Narkoba
3
Libatkan Pemain Liga, Turnamen Sepak Bola Kapolda Sulsel Cup 2026 Segera Bergulir
4
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Telkomsel Tegaskan Komitmen Bisnis Berkelanjutan
5
TNI AL Gelar Aksi Bersih Pantai di Monumen MNEK Losari Makassar