Sulsel Jadi Provinsi Pertama Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Indonesia
Rabu, 10 Jun 2026 15:35
Sulawesi Selatan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang melaksanakan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar oleh Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI).
MAKASSAR - Sulawesi Selatan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang melaksanakan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar oleh Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI).
Dalam sambutannya, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang dinilai sangat antusias dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
“Sulawesi Selatan menjadi provinsi pertama yang kami canangkan Sensus Ekonomi. Kami mengapresiasi Bapak Gubernur yang sangat antusias menghadirkan para kepala daerah. Mari kita bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi ini,” ungkapnya saat membuka Pencanangan Sensus Ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Ruag Pola Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (10/6/2026).
“Sensus ini adalah pendataan lengkap dan menyeluruh tanpa terkecuali. Akan mencakup sektor usaha, aktivitas ekonomi, hingga rumah tangga untuk menangkap dinamika ekonomi yang terjadi di masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan manfaat besar bagi daerah, terutama dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Jika ini sukses, kepala daerah akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa karena data yang dihasilkan akan menjadi dasar kebijakan yang lebih presisi,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi ini sangat penting karena menjadi yang pertama di Indonesia dalam rangkaian persiapan nasional.
Ia juga menekankan perlunya pemetaan ekonomi yang lebih detail, termasuk jenis usaha masyarakat, pelaku usaha, hingga keterlibatan dalam koperasi dan aktivitas ekonomi lainnya.
“Kami membutuhkan pemetaan perekonomian yang lebih rinci, termasuk jenis usaha masyarakat dan keterlibatan dalam koperasi. Kami juga memohon arahan dari Kepala BPS agar kami bisa memahami lebih dalam pelaksanaan ini,” ungkapnya.
Gubernur turut mengapresiasi semangat jajaran BPS dalam pelaksanaan pendataan serta mengajak seluruh pihak untuk memastikan data yang dihimpun benar-benar akurat dan bermanfaat bagi pembangunan daerah maupun nasional.
“Yakinkan bahwa data yang dikumpulkan akan memberikan manfaat bagi kita semua. Ayo sukseskan Sensus Ekonomi 2026,” tutupnya.
Dalam sambutannya, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang dinilai sangat antusias dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
“Sulawesi Selatan menjadi provinsi pertama yang kami canangkan Sensus Ekonomi. Kami mengapresiasi Bapak Gubernur yang sangat antusias menghadirkan para kepala daerah. Mari kita bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi ini,” ungkapnya saat membuka Pencanangan Sensus Ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Ruag Pola Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (10/6/2026).
“Sensus ini adalah pendataan lengkap dan menyeluruh tanpa terkecuali. Akan mencakup sektor usaha, aktivitas ekonomi, hingga rumah tangga untuk menangkap dinamika ekonomi yang terjadi di masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan manfaat besar bagi daerah, terutama dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Jika ini sukses, kepala daerah akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa karena data yang dihasilkan akan menjadi dasar kebijakan yang lebih presisi,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi ini sangat penting karena menjadi yang pertama di Indonesia dalam rangkaian persiapan nasional.
Ia juga menekankan perlunya pemetaan ekonomi yang lebih detail, termasuk jenis usaha masyarakat, pelaku usaha, hingga keterlibatan dalam koperasi dan aktivitas ekonomi lainnya.
“Kami membutuhkan pemetaan perekonomian yang lebih rinci, termasuk jenis usaha masyarakat dan keterlibatan dalam koperasi. Kami juga memohon arahan dari Kepala BPS agar kami bisa memahami lebih dalam pelaksanaan ini,” ungkapnya.
Gubernur turut mengapresiasi semangat jajaran BPS dalam pelaksanaan pendataan serta mengajak seluruh pihak untuk memastikan data yang dihimpun benar-benar akurat dan bermanfaat bagi pembangunan daerah maupun nasional.
“Yakinkan bahwa data yang dikumpulkan akan memberikan manfaat bagi kita semua. Ayo sukseskan Sensus Ekonomi 2026,” tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Mamminasata Menuju Smart City, Sulsel Fokus Benahi Transportasi dan Layanan Digital
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya mendorong transformasi digital melalui pengembangan konsep Smart City, di kawasan Metropolitan Mamminasata
Rabu, 10 Jun 2026 15:29
News
Anggaran Jamuan Rp12 Miliar Pemprov Sulsel Bukan untuk Satu Acara
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meluruskan informasi yang beredar terkait anggaran jamuan makan dan minum yang disebut mencapai sekitar Rp12 miliar dan dikaitkan dengan jamuan berkonsep "bintang lima".
Rabu, 10 Jun 2026 13:10
News
Pengaspalan hingga Drainase Dikebut, Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan Strategis
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus melanjutkan penanganan sejumlah ruas jalan strategis melalui program Multi Years Project (MYP) yang saat ini berlangsung di berbagai kabupaten dan kota.
Senin, 08 Jun 2026 15:21
News
Pemprov Sulsel Berhasil Raih WTP Lima Kali Berturut-turut
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.
Kamis, 04 Jun 2026 17:31
Sulsel
Sinergi TNI, Pemprov Sulsel dan Pemkab Maros Hadirkan Jembatan Aman bagi Warga
Senyum bahagia menghiasi wajah warga Desa Bontomanurung dan Desa Bontomatinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Rabu, (3/06/2026). Penantian panjang selama puluhan tahun akhirnya terjawab melalui hadirnya Jembatan Perintis Garuda Merah Putih yang kini menghubungkan dua wilayah tersebut.
Rabu, 03 Jun 2026 20:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Siapkan Insentif Rp100 Juta bagi RT Berprestasi Kelola Lingkungan
2
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
3
BI Sulsel Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Ekonomi Syariah
4
Pegadaian Berhasil Borong Lima Penghargaan Bergengsi Asia
5
Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax Series, Pertalite dan Biosolar Subsidi Tetap
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Siapkan Insentif Rp100 Juta bagi RT Berprestasi Kelola Lingkungan
2
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
3
BI Sulsel Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Ekonomi Syariah
4
Pegadaian Berhasil Borong Lima Penghargaan Bergengsi Asia
5
Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax Series, Pertalite dan Biosolar Subsidi Tetap