Pemkot Makassar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Tamalate
Kamis, 18 Jun 2026 19:38
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyerahkan bantuan sembako dan material bangunan kepada warga korban kebakaran. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung lokasi kebakaran di Jalan Sultan Alauddin 3, RT 001/RW 005, Kelurahan Manggasa, Kecamatan Tamalate, Kamis (18/6/2026) sore.
Dalam kunjungan tersebut, Munafri memastikan Pemerintah Kota Makassar telah bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran.
"Ada prosedur yang sudah dilakukan oleh teman-teman di lingkup Pemerintah Kota Makassar ini, mulai dari bantuan dari Dinas Sosial, dari BPBD, dari teman-teman dari kelurahan. Ini untuk memastikan seluruh kebutuhan para korban ini bisa terpenuhi," ujarnya kepada wartawan.
Ia menjelaskan bantuan yang diberikan tidak hanya berupa kebutuhan dasar seperti bahan makanan, pakaian, dan perlengkapan lainnya, tetapi juga bantuan material bangunan untuk kebutuhan tempat tinggal sementara korban.
"Untuk memastikan ada tempat untuk berteduh dulu pada keluarga korban untuk memastikan akan ada perubahan yang lebih baik lagi ke depannya. Bahan makanan tidak boleh berkurang dan seluruh kebutuhan ini diutamakan kepada para korban dan keluarganya dulu supaya mereka tetap bisa mendapatkan bahan makanan yang cukup buat mereka (korban kebakaran)," tegas Wali Kota.
Munafri juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai potensi penyebab kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.
"Nah yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat melihat kejadian ini untuk mendapatkan pelajaran bahwa sambungan listrik, kompor, obat nyamuk, puntung rokok, ini bisa saja menjadi pemicu terjadinya kebakaran. Maka dari itu saya selalu menyampaikan ini harus diperhatikan," tandasnya.
Selain pencegahan, ia menilai masyarakat perlu memiliki kemampuan mitigasi mandiri untuk menghadapi kondisi darurat kebakaran.
"Pemadam tidak akan selalu pasti akan hadir sangat maksimal, memaksimalkan apa yang mereka miliki untuk berusaha untuk memadamkan api. Tetapi masyarakat juga harus punya kemampuan untuk memitigasi bahaya kebakaran yang ada. Tapi paling baik lagi untuk mencegah yang namanya kebakaran itu. Ini harapan kita bersama supaya tidak terjadi lagi musibah-musibah seperti ini," imbaunya.
Di tengah musim kemarau yang sedang berlangsung, Munafri mengingatkan warga untuk memperhatikan ketersediaan sumber air yang dapat digunakan saat terjadi kebakaran.
"Apalagi musim kemarau, jadi harus siap memang pada masyarakat untuk melihat sumber-sumber air yang bisa dipergunakan," terangnya saat ditemui di lokasi.
Ia menegaskan Pemkot Makassar akan terus menggencarkan sosialisasi mitigasi bencana hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan RT/RW.
"Tapi lagi-lagi saya sampaikan bahwa yang paling penting adalah mencegah ini, memastikan tidak ada hal-hal yang bisa memicu terjadinya kebakaran di tengah masyarakat," sambung Munafri.
Menanggapi aksesibilitas armada pemadam kebakaran di kawasan tersebut, Munafri mengungkapkan bahwa pembangunan posko baru Damkar telah masuk dalam perencanaan Pemerintah Kota Makassar.
"Ini sudah menjadi masuk dalam perencanaannya teman-teman di Damkar untuk membangun satu apa namanya posko, posko kebakaran di wilayah sini yang bisa mengakses wilayah seputar posko itu lebih cepat untuk bisa hadir pada saat ada di wilayah selatan kota ini," tutupnya.
Berdasarkan data terbaru, kebakaran tersebut menghanguskan 11 rumah yang dihuni 22 kepala keluarga dengan total 113 jiwa terdampak.
Sebelumnya, kebakaran terjadi di Jalan Sultan Alauddin 3, Kelurahan Manggasa, Kecamatan Tamalate, Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 11.58 Wita.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar mengerahkan 16 armada, termasuk empat armada dari Posko Timur dan satu unit rescue, serta enam regu personel untuk melakukan pemadaman.
Kapolsek Tamalate, Kompol Muh Thamrin, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.
"Menurut keterangan saksi, sempat terjadi pemadaman listrik yang disertai suara letupan sebelum api mulai berkobar. Kebakaran rumah diduga akibat hubungan arus pendek listrik yang berasal dari salah satu rumah warga," jelasnya saat dikonfirmasi.
Dalam kunjungan tersebut, Munafri memastikan Pemerintah Kota Makassar telah bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran.
"Ada prosedur yang sudah dilakukan oleh teman-teman di lingkup Pemerintah Kota Makassar ini, mulai dari bantuan dari Dinas Sosial, dari BPBD, dari teman-teman dari kelurahan. Ini untuk memastikan seluruh kebutuhan para korban ini bisa terpenuhi," ujarnya kepada wartawan.
Ia menjelaskan bantuan yang diberikan tidak hanya berupa kebutuhan dasar seperti bahan makanan, pakaian, dan perlengkapan lainnya, tetapi juga bantuan material bangunan untuk kebutuhan tempat tinggal sementara korban.
"Untuk memastikan ada tempat untuk berteduh dulu pada keluarga korban untuk memastikan akan ada perubahan yang lebih baik lagi ke depannya. Bahan makanan tidak boleh berkurang dan seluruh kebutuhan ini diutamakan kepada para korban dan keluarganya dulu supaya mereka tetap bisa mendapatkan bahan makanan yang cukup buat mereka (korban kebakaran)," tegas Wali Kota.
Munafri juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai potensi penyebab kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.
"Nah yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat melihat kejadian ini untuk mendapatkan pelajaran bahwa sambungan listrik, kompor, obat nyamuk, puntung rokok, ini bisa saja menjadi pemicu terjadinya kebakaran. Maka dari itu saya selalu menyampaikan ini harus diperhatikan," tandasnya.
Selain pencegahan, ia menilai masyarakat perlu memiliki kemampuan mitigasi mandiri untuk menghadapi kondisi darurat kebakaran.
"Pemadam tidak akan selalu pasti akan hadir sangat maksimal, memaksimalkan apa yang mereka miliki untuk berusaha untuk memadamkan api. Tetapi masyarakat juga harus punya kemampuan untuk memitigasi bahaya kebakaran yang ada. Tapi paling baik lagi untuk mencegah yang namanya kebakaran itu. Ini harapan kita bersama supaya tidak terjadi lagi musibah-musibah seperti ini," imbaunya.
Di tengah musim kemarau yang sedang berlangsung, Munafri mengingatkan warga untuk memperhatikan ketersediaan sumber air yang dapat digunakan saat terjadi kebakaran.
"Apalagi musim kemarau, jadi harus siap memang pada masyarakat untuk melihat sumber-sumber air yang bisa dipergunakan," terangnya saat ditemui di lokasi.
Ia menegaskan Pemkot Makassar akan terus menggencarkan sosialisasi mitigasi bencana hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan RT/RW.
"Tapi lagi-lagi saya sampaikan bahwa yang paling penting adalah mencegah ini, memastikan tidak ada hal-hal yang bisa memicu terjadinya kebakaran di tengah masyarakat," sambung Munafri.
Menanggapi aksesibilitas armada pemadam kebakaran di kawasan tersebut, Munafri mengungkapkan bahwa pembangunan posko baru Damkar telah masuk dalam perencanaan Pemerintah Kota Makassar.
"Ini sudah menjadi masuk dalam perencanaannya teman-teman di Damkar untuk membangun satu apa namanya posko, posko kebakaran di wilayah sini yang bisa mengakses wilayah seputar posko itu lebih cepat untuk bisa hadir pada saat ada di wilayah selatan kota ini," tutupnya.
Berdasarkan data terbaru, kebakaran tersebut menghanguskan 11 rumah yang dihuni 22 kepala keluarga dengan total 113 jiwa terdampak.
Sebelumnya, kebakaran terjadi di Jalan Sultan Alauddin 3, Kelurahan Manggasa, Kecamatan Tamalate, Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 11.58 Wita.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar mengerahkan 16 armada, termasuk empat armada dari Posko Timur dan satu unit rescue, serta enam regu personel untuk melakukan pemadaman.
Kapolsek Tamalate, Kompol Muh Thamrin, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.
"Menurut keterangan saksi, sempat terjadi pemadaman listrik yang disertai suara letupan sebelum api mulai berkobar. Kebakaran rumah diduga akibat hubungan arus pendek listrik yang berasal dari salah satu rumah warga," jelasnya saat dikonfirmasi.
(MAN)
Berita Terkait
News
13 Kebakaran Terjadi di Maros dalam Dua Pekan Terakhir
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Maros mencatat sebanyak 13 kejadian kebakaran terjadi dalam kurun waktu 15 hingga 30 Juli 2026.
Senin, 03 Agu 2026 18:03
Makassar City
Sambut HUT 102, Perumda Air Minum Makassar Gelar Rangkaian Kegiatan Sosial
Perumda Air Minum Kota Makassar akan menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 yang berlangsung pada 6 hingga 8 Agustus 2026 mendatang.
Senin, 03 Agu 2026 15:45
News
Sambut Perwali Baru, Hotel di Makassar Diajak Terapkan Sistem Pilah Sampah
Dispar Kota Makassar bersama PHRI Sulawesi Selatan mengajak pelaku usaha perhotelan menerapkan sistem pilah sampah seiring mulai diberlakukannya Perwali tentang pengelolaan sampah pada 1 Agustus 2026.
Minggu, 02 Agu 2026 05:28
News
Fatma Wahyuddin Kunjungi Korban Kebakaran Tallo, Bantu Warga Terdampak
Anggota Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fatma Wahyuddin, meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu (1/8/2026).
Minggu, 02 Agu 2026 05:11
Makassar City
DLH Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, TPA Tamangapa Hanya Terima Residu
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar resmi memberlakukan penghentian praktik pembuangan sampah terbuka atau pendamping di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa mulai 1 Agustus 2026.
Sabtu, 01 Agu 2026 17:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sekolah Bukan Pabrik Nilai
2
KREASI 2026 Jadi Ajang Solidaritas Mahasiswa Sistem Informasi UIN Alauddin
3
Pansus Temukan 50 Aset DLHK Sulsel Belum Bersertifikat, Ada yang Dikuasai Eks Pegawai
4
AXIS Nation Cup 2026 Digelar di 40 Kota, Perkuat Pembinaan Talenta Futsal Pelajar
5
Asmo Sulsel Dukung Hajatan FIF di Gowa: Padukan Hiburan, CSR, & Layanan Honda
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sekolah Bukan Pabrik Nilai
2
KREASI 2026 Jadi Ajang Solidaritas Mahasiswa Sistem Informasi UIN Alauddin
3
Pansus Temukan 50 Aset DLHK Sulsel Belum Bersertifikat, Ada yang Dikuasai Eks Pegawai
4
AXIS Nation Cup 2026 Digelar di 40 Kota, Perkuat Pembinaan Talenta Futsal Pelajar
5
Asmo Sulsel Dukung Hajatan FIF di Gowa: Padukan Hiburan, CSR, & Layanan Honda