Pria Asal NTT Ditemukan Tewas di Indekos Biringkanaya

Senin, 06 Jul 2026 16:11
Pria Asal NTT Ditemukan Tewas di Indekos Biringkanaya
Polisi membawa jenazah AU dari indekosnya di Jalan Lanraki Baru, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada Senin (6/7/2026) pagi. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Seorang pria ditemukan meninggal di sebuah kamar indekos, Jalan Lanraki Baru, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada Senin (6/7/2026) pagi.

Pria diketahui berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka pada bagian wajah.

‎Kapolsek Biringkanaya, Kompol Setiawan A. Malik, mengonfirmasi penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya segera melakukan olah TKP setelah menerima laporan dari warga setempat.

"Berdasarkan laporan warga, benar telah ditemukan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamar kos," jelasnya kepada wartawan.

Kata dia, ‎personel Polsek Biringkanaya, berkolaborasi dengan Tim Inafis Polrestabes Makassar dan Dokpol Polda Sulsel, langsung melakukan olah TKP guna mengidentifikasi korban dan mengumpulkan barang bukti pascapenerimaan laporan.

"Ditemukan adanya luka pada tubuh korban. Tim Inafis Polrestabes Makassar dan Dokpol Polda Sulsel telah melakukan identifikasi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban," katanya.

Kompol Setiawan menuturkan, ‎pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa sebuah cangkul yang ditemukan di sekitar jasad, selain melakukan olah TKP di lokasi.

"Ada beberapa barang bukti yang kami amankan, termasuk sebuah cangkul di dekat TKP. Seluruh barang bukti akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium forensik," tuturnya.

‎Setiawan mengungkapkan, pria malang itu ditemukan terbaring di tempat tidur dengan luka terbuka di wajah.

‎"Korban ditemukan dalam posisi terbaring, tetapi terdapat luka terbuka di bagian wajah," ungkapnya.

Hingga saat ini, polisi belum memastikan penyebab kematian korban. Meski ada dugaan tindak pidana, proses penyidikan masih berlangsung dengan pengumpulan alat bukti serta pemeriksaan saksi-saksi.

‎"Untuk dugaan pembunuhan memang ada, tetapi itu masih dugaan awal. Kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman," tegas Setiawan.

Diketahui korban berinisial AU yang bekerja sebagai sopir. Ia baru tinggal di indekos tersebut selama kurang lebih tiga bulan bersama rekan sekamarnya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru