Minta Uang Tak Diberi, Pria di Makassar Nekat Aniaya Istri dan Sepupu
Senin, 13 Apr 2026 20:35
Aparat kepolisian mengamankan pelaku terduga penganiayaan terhadap istri dan sepupu. Foto: Humas Polrestabes Makassar
MAKASSAR - Unit Reskrim Polsek Biringkanaya, Polrestabes Makassar, menangkap seorang pria berinisial SPD (40) yang diduga melakukan penganiayaan berat hingga menewaskan satu orang.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Bontomanai, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada Senin (13/4/2026) dini hari.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin, mengatakan pelaku diduga menganiaya istrinya, Mirna (38), serta sepupunya, Rauf (45).
Akibat kejadian tersebut, Mirna mengalami luka terbuka di bagian pinggang belakang sebelah kiri akibat sabetan senjata tajam jenis parang. Korban saat ini menjalani perawatan di RS Sayang Rakyat. Sementara itu, Rauf meninggal dunia setelah mengalami luka serius di bagian leher.
“Pelaku diduga dalam pengaruh minuman keras saat pulang ke rumah dan meminta uang kepada istrinya, namun tidak diberikan,” ujar Kompol Wahiduddin.
Usai mengalami penganiayaan, Mirna melarikan diri ke rumah orang tuanya yang berada di sebelah untuk meminta pertolongan.
“Korban mintan tolong kepada keluarganya, sepupunya (Rauf) namu pelaku tidak terima dan melakukan penganiayaan kepada korban dan menyebabkan meninggal dunia akibat tebasan senjata tajam pada leher,” ungkap Kompol Wahiduddin.
Rauf sempat dilarikan ke RS Sayang Rakyat. Namun, korban meninggal dunia dalam perjalanan.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Biringkanaya bersama barang bukti berupa parang yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut. Polisi masih melakukan proses hukum lebih lanjut.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Bontomanai, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada Senin (13/4/2026) dini hari.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin, mengatakan pelaku diduga menganiaya istrinya, Mirna (38), serta sepupunya, Rauf (45).
Akibat kejadian tersebut, Mirna mengalami luka terbuka di bagian pinggang belakang sebelah kiri akibat sabetan senjata tajam jenis parang. Korban saat ini menjalani perawatan di RS Sayang Rakyat. Sementara itu, Rauf meninggal dunia setelah mengalami luka serius di bagian leher.
“Pelaku diduga dalam pengaruh minuman keras saat pulang ke rumah dan meminta uang kepada istrinya, namun tidak diberikan,” ujar Kompol Wahiduddin.
Usai mengalami penganiayaan, Mirna melarikan diri ke rumah orang tuanya yang berada di sebelah untuk meminta pertolongan.
“Korban mintan tolong kepada keluarganya, sepupunya (Rauf) namu pelaku tidak terima dan melakukan penganiayaan kepada korban dan menyebabkan meninggal dunia akibat tebasan senjata tajam pada leher,” ungkap Kompol Wahiduddin.
Rauf sempat dilarikan ke RS Sayang Rakyat. Namun, korban meninggal dunia dalam perjalanan.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Biringkanaya bersama barang bukti berupa parang yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut. Polisi masih melakukan proses hukum lebih lanjut.
(MAN)
Berita Terkait
News
Penadah 100 Motor Curian yang Kabur dari Polsek Tamalate Ditangkap di Mamuju Tengah
Pelarian MF alias Fajrin (24), terduga penadah kendaraan hasil curian yang kabur dari Polsek Tamalate dua pekan lalu, akhirnya berakhir. Ia ditangkap tim gabungan di Kabupaten Mamuju Tengah.
Rabu, 27 Mei 2026 15:46
Makassar City
Polrestabes Makassar Resmi Luncurkan Layanan SIM C1, Appi Jajal Langsung Lintasan Ujian
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan langsung layanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) C1 di Satuan penyelenggaran administrasi surat izin mengemudi (Satpas SIM) Polrestabes Makassar, Kamis (21/5/2026).
Kamis, 21 Mei 2026 16:26
News
Pemanah Driver Maxim di Makassar Serahkan Diri ke Polisi Usai Kabur Tiga Hari
Aparat Polsek Manggala menangkap pelaku yang memanah pengemudi taksi online Maxim di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, setelah sempat buron selama tiga hari.
Selasa, 19 Mei 2026 20:12
News
Kapolrestabes Makassar Perintahkan Tindakan Tegas terhadap Geng Motor Bersenjata
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menginstruksikan jajarannya untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelaku geng motor yang membahayakan keselamatan warga maupun petugas di lapangan.
Kamis, 14 Mei 2026 09:27
Makassar City
Ketua DPRD Makassar Jempol Langkah Tegas Polisi terhadap Geng Motor
Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, mengapresiasi langkah Polrestabes Makassar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya dalam penanganan aksi geng motor yang meresahkan warga.
Rabu, 13 Mei 2026 06:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rangkaian Milad ke-72 UMI, FSIKP Himpun 255 Alumni dalam Silatnas dan Muskom
2
Tiket Gratis hingga Cashback Jutaan Ramaikan BookCabin Travel Fair di Makassar
3
Angkatan IX Zarchapera SMP Telkom Makassar Sukses Gelar TSFC Vol. 5, Libatkan 68 Tim SD
4
ITB Nobel Indonesia Gelar Pelatihan CV ATS dan Teknik Wawancara bagi Calon Lulusan
5
Kinerja Solid di Awal 2026, Pendapatan Telkom Tumbuh Jadi Rp37,2 Triliun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rangkaian Milad ke-72 UMI, FSIKP Himpun 255 Alumni dalam Silatnas dan Muskom
2
Tiket Gratis hingga Cashback Jutaan Ramaikan BookCabin Travel Fair di Makassar
3
Angkatan IX Zarchapera SMP Telkom Makassar Sukses Gelar TSFC Vol. 5, Libatkan 68 Tim SD
4
ITB Nobel Indonesia Gelar Pelatihan CV ATS dan Teknik Wawancara bagi Calon Lulusan
5
Kinerja Solid di Awal 2026, Pendapatan Telkom Tumbuh Jadi Rp37,2 Triliun