Sulsel Siap Sukseskan 46 Tahun Dekranas, Pameran Kriya dan Wastra Hadirkan 204 Stan
Kamis, 09 Jul 2026 19:57
Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah pelaksanaan puncak 46 Tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54.
MAKASSAR - Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah pelaksanaan puncak 46 Tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan berskala nasional tersebut adalah pameran kriya dan wastra di Trans Studio Mall (TSM) Makassar yang akan diikuti oleh Dekranas Pusat, Dekranasda Provinsi/Kabupaten/Kota seluruh Indonesia berserta seluruh UMKM binaannya, beberapa kementerian/lembaga, lebih khusus lagi Dekranasda Sulsel beserta 24 kabupaten/kota.
Ketua Panitia Harian 46 Tahun Dekranas, Sukarniaty Kondolele, mengatakan panitia telah menyiapkan 204 stan untuk peserta pameran dari seluruh Indonesia. Jumlah tersebut merupakan hasil penyesuaian tata letak agar seluruh peserta dapat menempati area pameran secara terpusat.
"Totalnya yang kita siapkan 204 stan," ujarnya saat ditemui di lokasi pameran, Rabu (8/7/2026).
Untuk kunjungan, Sukarniaty optimistis penyelenggaraan pameran akan meningkatkan antusiasme masyarakat. Optimisme tersebut didukung oleh tingginya jumlah pengunjung reguler Trans Studio Mall yang pada akhir pekan berkisar 20 hingga 40 ribu orang per hari, sedangkan pada hari biasa mencapai sekitar 5 ribu hingga 7 ribu pengunjung per hari. Ani yakin jumlah pengunjung akan meningkat dengan hadirnya pelaksanaan pameran tersebut.
Mengusung tema "Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia", pameran diharapkan menjadi momentum memperluas akses pasar produk kriya dan wastra Indonesia, memperkuat jejaring antardaerah, sekaligus meningkatkan daya saing para perajin agar mampu menembus pasar nasional maupun internasional.
"Kita berharap akses pasar bisa lebih luas terbuka, bisa membangun kerja sama mungkin dengan daerah lain. Mereka bisa naik kelas tidak hanya di level lokal tapi bisa nasional bahkan dunia atau level internasional," ujarnya.
"Banyak lagi hal-hal yang bisa kita dapatkan dengan kegiatan ini, misalnya lebih inovatif karena lebih kompetitif sehingga menstimulasi para perajin untuk terus berinovasi serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produk kriya maupun wastra daerah," jelasnya.
Sukarniaty menambahkan, pameran mulai berlangsung pada Rabu, 8 Juli oleh Dekranasda Provinsi Sulsel bersama 24 Dekranasda kabupaten/kota, sementara 9 Juli pameran dengn peserta seluruh Indonesia mulai dibuka meskipun secara formal pembukaannya akan dilaksanakan pada 10 juli oleh Ketua Umum Dekranas Pusat, Selvi Ananda Gibran.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan berskala nasional tersebut adalah pameran kriya dan wastra di Trans Studio Mall (TSM) Makassar yang akan diikuti oleh Dekranas Pusat, Dekranasda Provinsi/Kabupaten/Kota seluruh Indonesia berserta seluruh UMKM binaannya, beberapa kementerian/lembaga, lebih khusus lagi Dekranasda Sulsel beserta 24 kabupaten/kota.
Ketua Panitia Harian 46 Tahun Dekranas, Sukarniaty Kondolele, mengatakan panitia telah menyiapkan 204 stan untuk peserta pameran dari seluruh Indonesia. Jumlah tersebut merupakan hasil penyesuaian tata letak agar seluruh peserta dapat menempati area pameran secara terpusat.
"Totalnya yang kita siapkan 204 stan," ujarnya saat ditemui di lokasi pameran, Rabu (8/7/2026).
Untuk kunjungan, Sukarniaty optimistis penyelenggaraan pameran akan meningkatkan antusiasme masyarakat. Optimisme tersebut didukung oleh tingginya jumlah pengunjung reguler Trans Studio Mall yang pada akhir pekan berkisar 20 hingga 40 ribu orang per hari, sedangkan pada hari biasa mencapai sekitar 5 ribu hingga 7 ribu pengunjung per hari. Ani yakin jumlah pengunjung akan meningkat dengan hadirnya pelaksanaan pameran tersebut.
Mengusung tema "Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia", pameran diharapkan menjadi momentum memperluas akses pasar produk kriya dan wastra Indonesia, memperkuat jejaring antardaerah, sekaligus meningkatkan daya saing para perajin agar mampu menembus pasar nasional maupun internasional.
"Kita berharap akses pasar bisa lebih luas terbuka, bisa membangun kerja sama mungkin dengan daerah lain. Mereka bisa naik kelas tidak hanya di level lokal tapi bisa nasional bahkan dunia atau level internasional," ujarnya.
"Banyak lagi hal-hal yang bisa kita dapatkan dengan kegiatan ini, misalnya lebih inovatif karena lebih kompetitif sehingga menstimulasi para perajin untuk terus berinovasi serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produk kriya maupun wastra daerah," jelasnya.
Sukarniaty menambahkan, pameran mulai berlangsung pada Rabu, 8 Juli oleh Dekranasda Provinsi Sulsel bersama 24 Dekranasda kabupaten/kota, sementara 9 Juli pameran dengn peserta seluruh Indonesia mulai dibuka meskipun secara formal pembukaannya akan dilaksanakan pada 10 juli oleh Ketua Umum Dekranas Pusat, Selvi Ananda Gibran.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Provinsi Sulsel Jadi Rujukan Penerapan Manajemen Talenta
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel berhasil mempercepat penerapan manajemen talenta hingga bisa menjadi rujukan daerah lain.
Selasa, 25 Agu 2026 19:58
Ekbis
Perkuat TPAKD, OJK Dorong Pengembangan Ekonomi Sulsel Berbasis Kakao
Sebagai bentuk konkret implementasi pendekatan PED, dalam kegiatan tersebut dilakukan penandatanganan MoU Pengembangan Ekonomi Daerah Komoditas Kakao.
Senin, 24 Agu 2026 10:36
News
Kemarau Tingkatkan Risiko Karhutla, Perkuat Patroli dan Edukasi Warga
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di tengah kondisi kemarau yang membuat vegetasi dan lahan lebih mudah terbakar.
Kamis, 20 Agu 2026 13:43
News
Pelindo Dukung Mudik Gratis Sulsel, Pemprov Beri Apresiasi
Dukungan Pelindo terhadap Program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan 2026 mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Rabu, 19 Agu 2026 13:39
News
30 Ton Bantuan Kemanusiaan dari Sulsel Dikirim untuk Korban Gempa NTT
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi.
Selasa, 18 Agu 2026 23:24
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mulawarman: Tidak Ada Gunanya Appi Bertahan di Golkar
2
FIFGROUP Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Makassar
3
GENTING Maros, Ketika Kepedulian Bersama Bergerak untuk Cegah Stunting
4
Prof Eko Hadi Sujiono Bawa Pengalaman Riset Belanda ke UNM
5
UMI-Kemenhaj Sulsel Bahas Rencana Kerja Sama Layanan Kesehatan Jamaah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mulawarman: Tidak Ada Gunanya Appi Bertahan di Golkar
2
FIFGROUP Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Makassar
3
GENTING Maros, Ketika Kepedulian Bersama Bergerak untuk Cegah Stunting
4
Prof Eko Hadi Sujiono Bawa Pengalaman Riset Belanda ke UNM
5
UMI-Kemenhaj Sulsel Bahas Rencana Kerja Sama Layanan Kesehatan Jamaah