Rekor MURI Gerakan Minum MMS Serentak bagi 54.000 Ibu Hamil di Sulsel
Jum'at, 10 Jul 2026 10:57
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan mencanangkan Gerakan Minum Multiple Micronutrient Supplement. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan mencanangkan Gerakan Minum Multiple Micronutrient Supplement (MMS) Serentak bagi 54.000 ibu hamil di seluruh Sulawesi Selatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pencanangan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pelaksanaan gerakan konsumsi MMS secara serentak.
Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Claro Makassar pada Kamis (9/7) tersebut merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 dan Hari Dekranas ke-46. Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat upaya peningkatan kesehatan ibu hamil, pemenuhan gizi sejak masa kehamilan, serta percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina Sulaiman, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, para Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, Forkopimda, perwakilan pemerintah kabupaten/kota, organisasi profesi, tenaga kesehatan, serta berbagai mitra pembangunan.
Sekitar 300 peserta mengikuti kegiatan di Hotel Claro Makassar, termasuk sekitar 100 ibu hamil yang secara simbolis mengikuti Gerakan Minum MMS. Sementara itu, pelaksanaan secara serentak berlangsung di 24 kabupaten/kota melalui 302 titik lokus yang tersebar di tingkat kabupaten/kota, kecamatan, puskesmas, desa, kelurahan, hingga posyandu dengan melibatkan ibu hamil di masing-masing wilayah.
Secara keseluruhan, gerakan ini menjangkau sekitar 54.000 ibu hamil di seluruh Sulawesi Selatan yang secara serentak mengonsumsi Multiple Micronutrient Supplement (MMS). Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi dan kampanye masif untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi suplemen gizi selama kehamilan sesuai rekomendasi program pelayanan kesehatan ibu hamil, guna membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral esensial bagi ibu maupun janin.
Pelaksanaan gerakan dilakukan melalui jejaring fasilitas pelayanan kesehatan hingga di tingkat desa dan kelurahan. Dengan pendekatan tersebut, edukasi mengenai pentingnya pemenuhan mikronutrien diharapkan dapat menjangkau ibu hamil secara lebih luas dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, dan Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina Sulaiman, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Gerakan Minum MMS Serentak sebagai bentuk sinergi antara Tim Penggerak PKK dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dr Evi Mustikawati, yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, mengatakan kesehatan ibu hamil merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
"Gerakan Minum MMS secara serentak ini bukan hanya upaya untuk mencatatkan prestasi melalui Rekor MURI, tetapi yang lebih utama adalah membangun kesadaran kolektif bahwa pemenuhan gizi ibu hamil merupakan investasi bagi lahirnya generasi Sulawesi Selatan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Keberhasilan pembangunan kesehatan dimulai sejak masa kehamilan," ujarnya.
Menurut dr. Evi, keberhasilan pelaksanaan gerakan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten/kota, Tim Penggerak PKK, fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, kader Posyandu, organisasi profesi, serta berbagai mitra pembangunan yang memiliki komitmen bersama meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak.
Berdasarkan laporan dari seluruh kabupaten/kota, pelaksanaan kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan mendapat dukungan penuh dari tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta para pemangku kepentingan. Tingginya partisipasi ibu hamil dalam gerakan ini menjadi gambaran meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan zat gizi mikro sejak masa kehamilan sebagai fondasi bagi tumbuh kembang anak yang optimal.
Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap upaya peningkatan status gizi ibu hamil terus diperkuat sebagai fondasi dalam mewujudkan generasi Sulawesi Selatan yang sehat, unggul, dan bebas stunting menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Claro Makassar pada Kamis (9/7) tersebut merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 dan Hari Dekranas ke-46. Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat upaya peningkatan kesehatan ibu hamil, pemenuhan gizi sejak masa kehamilan, serta percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina Sulaiman, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, para Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, Forkopimda, perwakilan pemerintah kabupaten/kota, organisasi profesi, tenaga kesehatan, serta berbagai mitra pembangunan.
Sekitar 300 peserta mengikuti kegiatan di Hotel Claro Makassar, termasuk sekitar 100 ibu hamil yang secara simbolis mengikuti Gerakan Minum MMS. Sementara itu, pelaksanaan secara serentak berlangsung di 24 kabupaten/kota melalui 302 titik lokus yang tersebar di tingkat kabupaten/kota, kecamatan, puskesmas, desa, kelurahan, hingga posyandu dengan melibatkan ibu hamil di masing-masing wilayah.
Secara keseluruhan, gerakan ini menjangkau sekitar 54.000 ibu hamil di seluruh Sulawesi Selatan yang secara serentak mengonsumsi Multiple Micronutrient Supplement (MMS). Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi dan kampanye masif untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi suplemen gizi selama kehamilan sesuai rekomendasi program pelayanan kesehatan ibu hamil, guna membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral esensial bagi ibu maupun janin.
Pelaksanaan gerakan dilakukan melalui jejaring fasilitas pelayanan kesehatan hingga di tingkat desa dan kelurahan. Dengan pendekatan tersebut, edukasi mengenai pentingnya pemenuhan mikronutrien diharapkan dapat menjangkau ibu hamil secara lebih luas dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, dan Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina Sulaiman, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Gerakan Minum MMS Serentak sebagai bentuk sinergi antara Tim Penggerak PKK dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dr Evi Mustikawati, yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, mengatakan kesehatan ibu hamil merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
"Gerakan Minum MMS secara serentak ini bukan hanya upaya untuk mencatatkan prestasi melalui Rekor MURI, tetapi yang lebih utama adalah membangun kesadaran kolektif bahwa pemenuhan gizi ibu hamil merupakan investasi bagi lahirnya generasi Sulawesi Selatan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Keberhasilan pembangunan kesehatan dimulai sejak masa kehamilan," ujarnya.
Menurut dr. Evi, keberhasilan pelaksanaan gerakan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten/kota, Tim Penggerak PKK, fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, kader Posyandu, organisasi profesi, serta berbagai mitra pembangunan yang memiliki komitmen bersama meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak.
Berdasarkan laporan dari seluruh kabupaten/kota, pelaksanaan kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan mendapat dukungan penuh dari tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta para pemangku kepentingan. Tingginya partisipasi ibu hamil dalam gerakan ini menjadi gambaran meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan zat gizi mikro sejak masa kehamilan sebagai fondasi bagi tumbuh kembang anak yang optimal.
Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap upaya peningkatan status gizi ibu hamil terus diperkuat sebagai fondasi dalam mewujudkan generasi Sulawesi Selatan yang sehat, unggul, dan bebas stunting menuju Indonesia Emas 2045.
(GUS)
Berita Terkait
News
Gubernur Sulsel Lakukan Percepat Pompanisasi untuk Lahan Pertanian Hadapi Musim Kemarau
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan sejumlah langkah mitigasi menghadapi ancaman puncak musim kemarau yang diperparah fenomena iklim El Nino.
Sabtu, 08 Agu 2026 21:23
News
Dua Ranperda Pemprov Sulsel Diharmonisasi untuk Perkuat Tata Kelola Penerimaan Daerah dan BUMD
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) kembali mengawal pembentukan produk hukum daerah melalui rapat pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Jum'at, 07 Agu 2026 20:09
News
49 Ruas Jalan Program MYP Pemprov Sulsel Dalam Tahap Pengerjaan
Pembangunan infrastruktur jalan melalui program Multi Years Contract (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menujukkan progres signifikan. Hingga kini, sudah ada 49 ruas jalan yang sedang dikerja.
Kamis, 06 Agu 2026 14:47
News
Gubernur Sulsel dan Menteri Lingkungan Hidup Bahas Percepatan PSEL Mamminasata
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Mohammad Jumhur Hidayat di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (5/8/2026).
Rabu, 05 Agu 2026 17:23
News
Menteri LH Optimistis Tender Ulang PSEL Mamminasata Tak Butuh Waktu Lama
Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat optimistis proses tender ulang proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Mamminasata tidak akan memakan waktu lama.
Rabu, 05 Agu 2026 14:00
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kepala Barantin Tinjau PT Bomar, Pastikan Layanan Karantina Dukung Ekspor Udang
2
Pemkot Makassar Targetkan Administrasi Transisi Proyek PSEL Rampung 2 Pekan
3
Pengurus NU se-Sulawesi Dukung Gus Rozin Perkuat Pesantren & Kemandirian Jam’iyah
4
Surat Keluhan Soroti Guru Sejarah SMAN 9 Jeneponto, Dinas Pendidikan Diminta Evaluasi
5
PLN UIP Sulawesi & BINDA Sultra Perkuat Sinergi Amankan Proyek Strategis Ketenagalistrikan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kepala Barantin Tinjau PT Bomar, Pastikan Layanan Karantina Dukung Ekspor Udang
2
Pemkot Makassar Targetkan Administrasi Transisi Proyek PSEL Rampung 2 Pekan
3
Pengurus NU se-Sulawesi Dukung Gus Rozin Perkuat Pesantren & Kemandirian Jam’iyah
4
Surat Keluhan Soroti Guru Sejarah SMAN 9 Jeneponto, Dinas Pendidikan Diminta Evaluasi
5
PLN UIP Sulawesi & BINDA Sultra Perkuat Sinergi Amankan Proyek Strategis Ketenagalistrikan