Sinkronisasi Tuntas, PLTM Salu Noling Siap Perkuat Kedaulatan Energi Sulsel
Jum'at, 24 Jul 2026 17:17
PLN UIP Sulawesi berhasil menyelesaikan proses sinkronisasi Unit 2 Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Salu Noling berkapasitas 5 megawatt (MW). Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi berhasil menyelesaikan proses sinkronisasi Unit 2 Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Salu Noling berkapasitas 5 megawatt (MW), Kamis (23/7) pukul 08.14 WITA. Dengan keberhasilan tersebut, kedua unit PLTM Salu Noling yang masing-masing berkapasitas 5 MW kini telah terhubung dengan sistem kelistrikan PLN.
Sebelumnya, Unit 1 telah lebih dahulu berhasil disinkronkan pada pekan lalu. Keberhasilan sinkronisasi kedua unit menjadi tonggak penting dalam penyelesaian tahapan komisioning pembangkit sebelum memasuki fase operasi komersial.
Pada tahap awal sinkronisasi, Unit 2 berhasil menyalurkan daya sebesar 1,25 MW atau 25 persen dari kapasitas terpasang. Selanjutnya, pada pukul 09.43 WITA, pembangkit sukses menyelesaikan load test hingga mencapai kapasitas penuh sebesar 5 MW. Hasil tersebut menunjukkan performa unit sesuai dengan standar pengujian sebelum resmi beroperasi.
Pencapaian ini melengkapi keberhasilan sebelumnya, yakni penyelesaian energisasi infrastruktur penyambungan berupa kubikel 20 kV untuk Unit 1 dan Unit 2 serta jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 52 kilometer yang menghubungkan PLTM Salu Noling dengan sistem kelistrikan PLN.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan sinkronisasi kedua unit PLTM Salu Noling menjadi salah satu pencapaian penting dalam upaya percepatan pengembangan pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) di Sulawesi Selatan.
"Keberhasilan sinkronisasi kedua unit PLTM Salu Noling menunjukkan komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal sekaligus mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan. Setelah infrastruktur penyambungan berhasil diselesaikan, kini pembangkit telah mampu menghasilkan listrik dan terhubung dengan sistem PLN sebagai bagian dari tahapan menuju operasi komersial," ujar Aditya.
Ia menambahkan, tambahan pasokan listrik sebesar 10 MW dari PLTM Salu Noling akan semakin memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sulawesi Selatan sekaligus meningkatkan porsi energi bersih dalam bauran energi nasional.
"PLTM Salu Noling tidak hanya menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga memperkuat komitmen PLN dalam mewujudkan kedaulatan energi melalui pemanfaatan sumber energi domestik yang bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Sejalan dengan Transformasi PLN 3.0, kami terus mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan, dan ketahanan energi nasional," katanya.
Selanjutnya, PLN bersama pengembang akan menuntaskan seluruh rangkaian pengujian dan evaluasi performa pembangkit sesuai ketentuan sebelum PLTM Salu Noling resmi beroperasi secara komersial.
Kehadiran pembangkit listrik tenaga air tersebut diharapkan semakin meningkatkan keandalan pasokan listrik di Sulawesi Selatan, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta berkontribusi terhadap pencapaian target Net Zero Emissions (NZE) Indonesia melalui peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan.
Sebelumnya, Unit 1 telah lebih dahulu berhasil disinkronkan pada pekan lalu. Keberhasilan sinkronisasi kedua unit menjadi tonggak penting dalam penyelesaian tahapan komisioning pembangkit sebelum memasuki fase operasi komersial.
Pada tahap awal sinkronisasi, Unit 2 berhasil menyalurkan daya sebesar 1,25 MW atau 25 persen dari kapasitas terpasang. Selanjutnya, pada pukul 09.43 WITA, pembangkit sukses menyelesaikan load test hingga mencapai kapasitas penuh sebesar 5 MW. Hasil tersebut menunjukkan performa unit sesuai dengan standar pengujian sebelum resmi beroperasi.
Pencapaian ini melengkapi keberhasilan sebelumnya, yakni penyelesaian energisasi infrastruktur penyambungan berupa kubikel 20 kV untuk Unit 1 dan Unit 2 serta jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 52 kilometer yang menghubungkan PLTM Salu Noling dengan sistem kelistrikan PLN.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan sinkronisasi kedua unit PLTM Salu Noling menjadi salah satu pencapaian penting dalam upaya percepatan pengembangan pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) di Sulawesi Selatan.
"Keberhasilan sinkronisasi kedua unit PLTM Salu Noling menunjukkan komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal sekaligus mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan. Setelah infrastruktur penyambungan berhasil diselesaikan, kini pembangkit telah mampu menghasilkan listrik dan terhubung dengan sistem PLN sebagai bagian dari tahapan menuju operasi komersial," ujar Aditya.
Ia menambahkan, tambahan pasokan listrik sebesar 10 MW dari PLTM Salu Noling akan semakin memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sulawesi Selatan sekaligus meningkatkan porsi energi bersih dalam bauran energi nasional.
"PLTM Salu Noling tidak hanya menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga memperkuat komitmen PLN dalam mewujudkan kedaulatan energi melalui pemanfaatan sumber energi domestik yang bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Sejalan dengan Transformasi PLN 3.0, kami terus mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan, dan ketahanan energi nasional," katanya.
Selanjutnya, PLN bersama pengembang akan menuntaskan seluruh rangkaian pengujian dan evaluasi performa pembangkit sesuai ketentuan sebelum PLTM Salu Noling resmi beroperasi secara komersial.
Kehadiran pembangkit listrik tenaga air tersebut diharapkan semakin meningkatkan keandalan pasokan listrik di Sulawesi Selatan, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta berkontribusi terhadap pencapaian target Net Zero Emissions (NZE) Indonesia melalui peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan.
(TRI)
Berita Terkait
News
PLN UIP Sulawesi Perkuat Kepatuhan Penggunaan Kawasan Hutan di Sulteng
PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mulai memproses evaluasi pengembalian Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) untuk dua proyek jaringan listrik di Sulawesi Tengah.
Jum'at, 23 Okt 2026 23:43
News
PLN Kebut Pembangunan SUTT 150 kV Bungku-ACN, Target Energize Desember 2026
Manajemen PLN UIP Sulawesi meninjau proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Bungku-ACN dan Gardu Induk (GI) 150 kV Bungku Extension di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Sabtu, 17 Okt 2026 12:41
News
PLN Raih Sector Champion dan Runner Up di Danantara CX100 Award 2026
PLN meraih predikat Sector Champion kategori Energy & Public Utilities sekaligus menempati posisi Runner Up dalam daftar 100 BUMN dengan layanan terbaik pada ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026.
Rabu, 14 Okt 2026 13:36
News
Keandalan Kelistrikan Sulbagsel Jadi Perhatian, PLN Kebut Proyek Transmisi
Dewan Komisaris PLN, Jisman Parada Hutajulu, melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Makassar, Senin (5/10) lalu.
Rabu, 07 Okt 2026 08:06
News
Hadapi Risiko Kerja di Ketinggian, PLN Perkuat Kesiapan Pekerja SUTT
PLN UIP Sulawesi melalui Tim K3LK PLN UPP Sulawesi Tengah menggelar Refreshment Training dan Screening Working at Height bagi para pekerja di Kabupaten Donggala.
Selasa, 06 Okt 2026 11:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Arum Spink Pertanyakan MRC Bulukumba Tak Masuk Daftar Voters KLB PSSI Sulsel
2
Pemkab Gowa Harap Operasi Patuh Pallawa 2026 Pacu Kesadaran Berkendara
3
Wali Kota Makassar Minta Proyek Stadion Untia Libatkan Tenaga Kerja Lokal
4
Bupati Bone Ajak Warga Berbagi Kisah Inspiratif Lewat Tulisan
5
Fatayat NU Bantaeng Gandeng YBH PA Bangkit Cegah Kekerasan Anak-Perempuan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Arum Spink Pertanyakan MRC Bulukumba Tak Masuk Daftar Voters KLB PSSI Sulsel
2
Pemkab Gowa Harap Operasi Patuh Pallawa 2026 Pacu Kesadaran Berkendara
3
Wali Kota Makassar Minta Proyek Stadion Untia Libatkan Tenaga Kerja Lokal
4
Bupati Bone Ajak Warga Berbagi Kisah Inspiratif Lewat Tulisan
5
Fatayat NU Bantaeng Gandeng YBH PA Bangkit Cegah Kekerasan Anak-Perempuan