Dampingi Mensos, Gubernur Optimistis Sekolah Rakyat Cetak Generasi Berakhlak dan Berdaya Saing
Jum'at, 07 Agu 2026 15:25
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf meninjau aktivitas Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf meninjau aktivitas Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi di Sudiang, Kota Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulsel Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atas hadirnya program Sekolah Rakyat yang dinilai membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia, khususnya dari keluarga yang membutuhkan.
"Ini adalah program yang sangat istimewa dan menjadi amal jariyah yang besar dalam membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia," ujar Andi Sudirman.
Ia mengungkapkan, kehadiran Sekolah Rakyat memberikan manfaat besar bagi Sulawesi Selatan. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen mendukung keberlanjutan program tersebut, termasuk menyiapkan aset dan lahan untuk pengembangan Sekolah Rakyat di berbagai daerah.
"Alhamdulillah, Sulawesi Selatan sangat terbantu dengan kehadiran Sekolah Rakyat. Kami terus menyiapkan aset dan lahan agar program ini dapat berkembang dan menjangkau lebih banyak kabupaten/kota di Sulsel," katanya.
Menurut Andi Sudirman, Sekolah Rakyat hadir tidak hanya menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai, tetapi juga membekali peserta didik dengan kemampuan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan global.
Ia menilai fasilitas sekolah sangat lengkap, didukung tenaga pendidik yang berkualitas, serta kurikulum yang memberikan pembelajaran bahasa asing seperti bahasa Inggris, Jepang, dan Mandarin.
"Saya yakin bangunan ini akan menjadi rumah bagi anak-anak kita untuk menggapai masa depan yang lebih baik. Fasilitasnya sangat lengkap, tenaga pendidiknya luar biasa, bahkan para siswa dibekali kemampuan berbahasa Inggris, Jepang, hingga Mandarin sebagai bekal menghadapi persaingan global," ujarnya.
Selain aspek akademik, pembentukan karakter dan akhlak juga menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. "Saya optimistis Sekolah Rakyat akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia," tambahnya.
Andi Sudirman meyakini Sekolah Rakyat akan menjadi salah satu pilihan masyarakat karena memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak untuk memperoleh pendidikan berkualitas dan masa depan yang lebih baik.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap mendukung penuh pengembangan program Sekolah Rakyat, termasuk menyediakan lahan apabila diperlukan untuk pembangunan sekolah di masa mendatang.
"Jika dibutuhkan pengembangan Sekolah Rakyat ke depan, kami masih memiliki lahan yang siap dimanfaatkan demi memperluas manfaat program ini bagi masyarakat," pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulsel Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atas hadirnya program Sekolah Rakyat yang dinilai membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia, khususnya dari keluarga yang membutuhkan.
"Ini adalah program yang sangat istimewa dan menjadi amal jariyah yang besar dalam membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia," ujar Andi Sudirman.
Ia mengungkapkan, kehadiran Sekolah Rakyat memberikan manfaat besar bagi Sulawesi Selatan. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen mendukung keberlanjutan program tersebut, termasuk menyiapkan aset dan lahan untuk pengembangan Sekolah Rakyat di berbagai daerah.
"Alhamdulillah, Sulawesi Selatan sangat terbantu dengan kehadiran Sekolah Rakyat. Kami terus menyiapkan aset dan lahan agar program ini dapat berkembang dan menjangkau lebih banyak kabupaten/kota di Sulsel," katanya.
Menurut Andi Sudirman, Sekolah Rakyat hadir tidak hanya menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai, tetapi juga membekali peserta didik dengan kemampuan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan global.
Ia menilai fasilitas sekolah sangat lengkap, didukung tenaga pendidik yang berkualitas, serta kurikulum yang memberikan pembelajaran bahasa asing seperti bahasa Inggris, Jepang, dan Mandarin.
"Saya yakin bangunan ini akan menjadi rumah bagi anak-anak kita untuk menggapai masa depan yang lebih baik. Fasilitasnya sangat lengkap, tenaga pendidiknya luar biasa, bahkan para siswa dibekali kemampuan berbahasa Inggris, Jepang, hingga Mandarin sebagai bekal menghadapi persaingan global," ujarnya.
Selain aspek akademik, pembentukan karakter dan akhlak juga menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. "Saya optimistis Sekolah Rakyat akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia," tambahnya.
Andi Sudirman meyakini Sekolah Rakyat akan menjadi salah satu pilihan masyarakat karena memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak untuk memperoleh pendidikan berkualitas dan masa depan yang lebih baik.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap mendukung penuh pengembangan program Sekolah Rakyat, termasuk menyediakan lahan apabila diperlukan untuk pembangunan sekolah di masa mendatang.
"Jika dibutuhkan pengembangan Sekolah Rakyat ke depan, kami masih memiliki lahan yang siap dimanfaatkan demi memperluas manfaat program ini bagi masyarakat," pungkasnya.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
570 Siswa Sekolah Rakyat di Makassar Mulai Menabung, OJK Perkuat Literasi Keuangan
Sebanyak 570 siswa dari tiga Sekolah Rakyat di Kota Makassar mulai mengenal kebiasaan menabung dan mengelola keuangan secara bijak melalui kegiatan Puncak HIM dan BLK 2026.
Minggu, 30 Agu 2026 09:15
News
BKKBN Sulsel Bekali Siswa Sekolah Rakyat Dengan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi
Masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh seberapa kuat generasi mudanya dipersiapkan.
Rabu, 19 Agu 2026 14:20
Sulsel
90 Putra-Putri Asal Gowa Siap Belajar di Sekolah Rakyat Terpadu
Sebanyak 90 putra dan putri asal Kabupaten Gowa akan mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 usai dilepas secara simbolik, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (14/7).
Rabu, 15 Jul 2026 07:29
Sulsel
Bupati Maros Lepas 20 Siswa Sekolah Rakyat Asal Maros
Bupati Maros AS Chaidir Syam melepas siswa asal Kabupaten Maros untuk menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selasa, 14 Jul 2026 11:12
Sulsel
Bupati Bantaeng Lepas Lima Siswa Ikuti Pendidikan di Sekolah Rakyat Sulsel
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, melepas lima siswa yang akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan untuk tahun ajaran 2026/2027.
Senin, 13 Jul 2026 19:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Antrean BBM, Ketika Kesabaran Rakyat Diuji
2
BBM Langka, ASN Pemkab Maros Bekerja dari Rumah Mulai 14 September
3
Pertamina Tambah Pasokan 173 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulsel
4
Kasus Skimming Kartu Kredit di Makassar, Terduga Pelaku Ditangkap Polisi
5
Antisipasi Antrean BBM, Pemkab Lutim Minta Pertamina Konsisten Pasok Pertamax
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Antrean BBM, Ketika Kesabaran Rakyat Diuji
2
BBM Langka, ASN Pemkab Maros Bekerja dari Rumah Mulai 14 September
3
Pertamina Tambah Pasokan 173 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulsel
4
Kasus Skimming Kartu Kredit di Makassar, Terduga Pelaku Ditangkap Polisi
5
Antisipasi Antrean BBM, Pemkab Lutim Minta Pertamina Konsisten Pasok Pertamax