Dua Kapal Terbakar di Jeneponto, Kerugian Ditaksir Rp3,08 Miliar
Minggu, 09 Agu 2026 10:21
Api melalap dua kapal yang bersandar di Dermaga Tanrusampe, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu. Foto: Istimewa
JENEPONTO - Dua kapal yang bersandar di Dermaga Tanrusampe, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, terbakar pada Sabtu (8/8/2026) malam.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.15 WITA saat waktu Magrib. Peristiwa tersebut sempat membuat warga di sekitar dermaga panik.
Dua kapal yang terbakar masing-masing merupakan kapal latih perikanan milik SMK Negeri 3 Kelautan Jeneponto dan kapal penangkap ikan milik warga bernama H Sarro (58).
Saksi mata, Saparuddin (52), mengatakan api pertama kali terlihat dari bagian dalam kapal latih perikanan milik SMK Negeri 3 Kelautan Jeneponto.
"Awal kebakaran itu saat Magrib sekitar pukul 18.15 WITA. Awalnya diduga dari ruang mesin kemudian merambat naik ke atas kapal," ujar Saparuddin.
Api kemudian membesar dan merambat ke kapal penangkap ikan milik H Sarro yang bersandar tidak jauh dari kapal latih tersebut.
Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tiga unit mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Jeneponto tiba di lokasi sekitar pukul 20.10 WITA.
Petugas pemadam kebakaran bersama warga kemudian berjibaku memadamkan api. Kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.40 WITA.
Kerugian Capai Rp3,08 Miliar
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, dua kapal mengalami kerusakan dengan total kerugian yang ditaksir mencapai Rp3,08 miliar.
Kapal latih perikanan milik SMK Negeri 3 Kelautan Jeneponto mengalami kerugian terbesar. Nilai kerugiannya ditaksir sekitar Rp3 miliar.
Sementara itu, kapal penangkap ikan milik H Sarro mengalami kerugian sekitar Rp80 juta.
Kedua kapal diketahui sudah lama tidak beroperasi. Kapal latih milik SMK Negeri 3 Kelautan Jeneponto disebut telah bersandar dalam kondisi rusak selama kurang lebih tujuh tahun.
Sedangkan kapal penangkap ikan milik H Sarro telah bersandar di lokasi tersebut dalam kondisi rusak selama sekitar dua tahun.
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan adanya unsur kesengajaan atau kapal dibakar oleh orang tidak dikenal juga masih didalami.
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah bukti untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran serta mengungkap kemungkinan adanya pelaku.
Hingga berita ini ditulis, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.15 WITA saat waktu Magrib. Peristiwa tersebut sempat membuat warga di sekitar dermaga panik.
Dua kapal yang terbakar masing-masing merupakan kapal latih perikanan milik SMK Negeri 3 Kelautan Jeneponto dan kapal penangkap ikan milik warga bernama H Sarro (58).
Saksi mata, Saparuddin (52), mengatakan api pertama kali terlihat dari bagian dalam kapal latih perikanan milik SMK Negeri 3 Kelautan Jeneponto.
"Awal kebakaran itu saat Magrib sekitar pukul 18.15 WITA. Awalnya diduga dari ruang mesin kemudian merambat naik ke atas kapal," ujar Saparuddin.
Api kemudian membesar dan merambat ke kapal penangkap ikan milik H Sarro yang bersandar tidak jauh dari kapal latih tersebut.
Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tiga unit mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Jeneponto tiba di lokasi sekitar pukul 20.10 WITA.
Petugas pemadam kebakaran bersama warga kemudian berjibaku memadamkan api. Kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.40 WITA.
Kerugian Capai Rp3,08 Miliar
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, dua kapal mengalami kerusakan dengan total kerugian yang ditaksir mencapai Rp3,08 miliar.
Kapal latih perikanan milik SMK Negeri 3 Kelautan Jeneponto mengalami kerugian terbesar. Nilai kerugiannya ditaksir sekitar Rp3 miliar.
Sementara itu, kapal penangkap ikan milik H Sarro mengalami kerugian sekitar Rp80 juta.
Kedua kapal diketahui sudah lama tidak beroperasi. Kapal latih milik SMK Negeri 3 Kelautan Jeneponto disebut telah bersandar dalam kondisi rusak selama kurang lebih tujuh tahun.
Sedangkan kapal penangkap ikan milik H Sarro telah bersandar di lokasi tersebut dalam kondisi rusak selama sekitar dua tahun.
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan adanya unsur kesengajaan atau kapal dibakar oleh orang tidak dikenal juga masih didalami.
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah bukti untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran serta mengungkap kemungkinan adanya pelaku.
Hingga berita ini ditulis, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.
(MAN)
Berita Terkait
News
13 Kebakaran Terjadi di Maros dalam Dua Pekan Terakhir
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Maros mencatat sebanyak 13 kejadian kebakaran terjadi dalam kurun waktu 15 hingga 30 Juli 2026.
Senin, 03 Agu 2026 18:03
News
Fatma Wahyuddin Kunjungi Korban Kebakaran Tallo, Bantu Warga Terdampak
Anggota Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fatma Wahyuddin, meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu (1/8/2026).
Minggu, 02 Agu 2026 05:11
News
Kebakaran Hanguskan 50 Rumah di Tallo, BPBD Lakukan Asesmen dan Siapkan Bantuan Darurat
Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Sultan Abdullah 2, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Jumat (31/7/2026) dini hari sekitar pukul 01.47 WITA. Sedikitnya 50 unit rumah semi permanen dilaporkan terdampak dalam peristiwa tersebut.
Jum'at, 31 Jul 2026 09:11
News
Cegah Kebakaran di Musim Kemarau, Damkar Maros Lakukan Penyiraman TPA
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Maros mengambil langkah antisipasi kebakaran tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Bontoramba, Kecamatan Mandai.
Kamis, 16 Jul 2026 15:15
Sulsel
Akibat Angin Kencang, 2 Rumah Panggung Hangus Terbakar di Parepare
Dua rumah panggung hangus tak tersisa dilalap si jago merah di Jalan Samsul Bahri, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare Sulawesi Selatan, Kamis (16/07/2026).
Kamis, 16 Jul 2026 13:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pengurus NU se-Sulawesi Dukung Gus Rozin Perkuat Pesantren & Kemandirian Jam’iyah
2
Surat Keluhan Soroti Guru Sejarah SMAN 9 Jeneponto, Dinas Pendidikan Diminta Evaluasi
3
16 Atlet Bulutangkis Peraih Super Tiket Lanjutkan Asa ke Tahap Karantina
4
Jejak Hino di Balik Kemajuan Industri Transportasi Indonesia
5
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Keandalan Listrik
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pengurus NU se-Sulawesi Dukung Gus Rozin Perkuat Pesantren & Kemandirian Jam’iyah
2
Surat Keluhan Soroti Guru Sejarah SMAN 9 Jeneponto, Dinas Pendidikan Diminta Evaluasi
3
16 Atlet Bulutangkis Peraih Super Tiket Lanjutkan Asa ke Tahap Karantina
4
Jejak Hino di Balik Kemajuan Industri Transportasi Indonesia
5
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Keandalan Listrik