Fadli Padi Kunjungi Urban Farming yang Dikelola Disabilitas
Rabu, 12 Agu 2026 00:09
Urban farming yang dikelola penyandang disabilitas Penerima Manfaat (PM) di Sentra Wirajaya Makassar kembali mendapatkan kejutan usai dikunjungi oleh Fadli Padi. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Urban farming yang dikelola penyandang disabilitas Penerima Manfaat (PM) di Sentra Wirajaya Makassar kembali mendapatkan kejutan. Dikunjungi oleh Fadli, salah satu vokalis group band ternama Indonesia Padi yang kini berganti nama menjadi Padi Reborn menyempatkan diri hadir di lokasi urban farming yang terletak di Jl AP Pettarani Kota Makassar, Selasa (11/08/26).
Dalam kunjungannya, Fadli yang juga Anggota Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar sekaligus Tim Ahli Wali Kota Makassar di bidang pengelolaan sampah dan lingkungan, melihat beberapa aktifitas di lokasi urban farming yang dikelola oleh beragam jenis disabilitas yang tergabung dalam Kelompok Tani Wija Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakukang Kota Makassar.
Setelah melihat dan mengamati aktifitas di lokasi urban farming, Fadli sempat berucap jika urban farming Kelompok Tani Wija ini bisa disebut sebagai lokasi pertanian yang terintegrasi, karena didalamnya, selain kebun dengan berbagai jenis tanaman, juga terdapat kandang ayam petelur, serta terdapat pula biovlok yang menjadi wadah untuk budidaya ikan. Demikian pula, terdapat wadah budidaya maggot, dan juga teba sebagai media pengelolaan sampah organik berupa sisa makanan.
Saat kunjungannya, selain berbagi informasi dengan anggota kelompok tani terkait dengan pertanian, Fadli juga sempat diajak untuk memanen hasil kebun, diantaranya panen sayur okra, dan panen sayur kol (Kubis).
Salah satu yang menarik perhatian Fadli di sela-sela kunjungannya adalah sempat menyaksikan seekor ayam petelur yang menetaskan telur perdananya, dimana sebanyak 32 ekor ayam petelur tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar.
Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Syamsuddin yang hadir mendampingi kunjungan Fadli, sangat mengapresiasi dan menganggap jika kehadiran Fadli tentu menjadi motivasi dan inspirasi bagi teman-teman yang tergabung dalam kelompok Tani Wija.
“Kehadiran Fadli, merupakan suatu kehormatan, dan berharap bisa memacu semangat dan motivasi para Penerima Manfaat, khususnya yang tergabung dalam kelompok tani Wija,” ucapnya.
Di hadapan Fadli, Syamsuddin juga menginformasikan, jika keanggotaan kelompok tani wija ini lebih dominan dari ragam disabilitas mental (ODGJ) pulih. Olehnya itu, urban farming bagi disabilitas mental, mereka beri Label sebagai Ruang Untuk Pulih (RUPIAH) “Sesungguhnya mereka hanya perlu diberi kesempatan dan motivasi. Oleh karena itu, kehadiran Fadli tentu membawa spirit bagi mereka untuk terus menjadi manusia yang produktif,” harapnya.
Diakhir kunjungannya, Fadli sempat melantungkan lagu Padi yang sangat populer di era awal tahun 2000-an berjudul Kasih Tak Sampai. Suara khas Fadli membuat yang hadir larut dan nampak ikut bernyanyi bersama.
Dalam kunjungannya, Fadli yang juga Anggota Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar sekaligus Tim Ahli Wali Kota Makassar di bidang pengelolaan sampah dan lingkungan, melihat beberapa aktifitas di lokasi urban farming yang dikelola oleh beragam jenis disabilitas yang tergabung dalam Kelompok Tani Wija Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakukang Kota Makassar.
Setelah melihat dan mengamati aktifitas di lokasi urban farming, Fadli sempat berucap jika urban farming Kelompok Tani Wija ini bisa disebut sebagai lokasi pertanian yang terintegrasi, karena didalamnya, selain kebun dengan berbagai jenis tanaman, juga terdapat kandang ayam petelur, serta terdapat pula biovlok yang menjadi wadah untuk budidaya ikan. Demikian pula, terdapat wadah budidaya maggot, dan juga teba sebagai media pengelolaan sampah organik berupa sisa makanan.
Saat kunjungannya, selain berbagi informasi dengan anggota kelompok tani terkait dengan pertanian, Fadli juga sempat diajak untuk memanen hasil kebun, diantaranya panen sayur okra, dan panen sayur kol (Kubis).
Salah satu yang menarik perhatian Fadli di sela-sela kunjungannya adalah sempat menyaksikan seekor ayam petelur yang menetaskan telur perdananya, dimana sebanyak 32 ekor ayam petelur tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar.
Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Syamsuddin yang hadir mendampingi kunjungan Fadli, sangat mengapresiasi dan menganggap jika kehadiran Fadli tentu menjadi motivasi dan inspirasi bagi teman-teman yang tergabung dalam kelompok Tani Wija.
“Kehadiran Fadli, merupakan suatu kehormatan, dan berharap bisa memacu semangat dan motivasi para Penerima Manfaat, khususnya yang tergabung dalam kelompok tani Wija,” ucapnya.
Di hadapan Fadli, Syamsuddin juga menginformasikan, jika keanggotaan kelompok tani wija ini lebih dominan dari ragam disabilitas mental (ODGJ) pulih. Olehnya itu, urban farming bagi disabilitas mental, mereka beri Label sebagai Ruang Untuk Pulih (RUPIAH) “Sesungguhnya mereka hanya perlu diberi kesempatan dan motivasi. Oleh karena itu, kehadiran Fadli tentu membawa spirit bagi mereka untuk terus menjadi manusia yang produktif,” harapnya.
Diakhir kunjungannya, Fadli sempat melantungkan lagu Padi yang sangat populer di era awal tahun 2000-an berjudul Kasih Tak Sampai. Suara khas Fadli membuat yang hadir larut dan nampak ikut bernyanyi bersama.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Menteri LH Sebut Pembenahan TPA Tamangapa Layak Jadi Percontohan Kota Lain
Menteri LH sekaligus Kepala BPLH, Moh. Jumhur Hidayat, menilai transformasi TPA Tamangapa di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, layak menjadi contoh bagi daerah lain dalam pembenahan TPA.
Kamis, 06 Agu 2026 12:50
Makassar City
PKB Makassar Siapkan Bantuan ke KK untuk Dukung Program Urban Farming Terintegrasi
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fauzi Andi Wawo menggelar reses masa persidangan III Tahun Sidang 2025/26 di Kelurahan Rappojawa, Kecamatan Tallo, Makassar pada Rabu (29/07/2026).
Rabu, 29 Jul 2026 18:02
Makassar City
DP2 Makassar Perkuat Program Urban Farming di 15 Lokasi Terintegrasi
Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar terus memperkuat pelaksanaan program urban farming atau pertanian perkotaan guna meningkatkan ketahanan pangan di tingkat masyarakat.
Minggu, 26 Jul 2026 12:17
Makassar City
Pemkot Makassar Perkuat Ekonomi Sirkular Lewat Pengelolaan Sampah dan Urban Farming
Pemkot Makassar akan mengintegrasikan pengelolaan sampah melalui TPS3R dengan program urban farming untuk memperkuat ekonomi sirkular dan ketahanan pangan masyarakat.
Rabu, 10 Jun 2026 18:57
Makassar City
Wali Kota Munafri Ingin Urban Farming Solusi Pertanian Kota, Penopang Pangan
Pemerintah Kota Makassar terus mendorong lahirnya inovasi berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Senin, 03 Nov 2025 14:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja