Tim UNM Dokumentasikan Tari Tradisional Empat Etnis Berbasis Teknologi Green Screen
Minggu, 16 Agu 2026 18:41
Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses merangkaikan kegiatan pembuatan video dokumentasi tari dan penyerahan berbagai peralatan studio. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) kembali mencatat capaian penting dalam penguatan dan pengembangan seni media di Sulawesi Selatan, Sabtu, (15/082026), Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses merangkaikan kegiatan pembuatan video dokumentasi tari dan penyerahan berbagai peralatan studio sebagai aset untuk pengembangan dan pemanfaatan Sanggar Seni Batara Gowa.
Program bertajuk “Pembuatan Video Dokumentasi Tari Tradisional Empat Etnis Dengan Teknologi Green Screen Sebagai Upaya Penguatan Nilai Budaya Di Sulawesi Selatan” itu digelar bekerja sama dengan Lembaga Seni Budaya Batara Gowa, sebuah sanggar seni budaya yang selama ini konsisten membina talenta seni di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan sejak tahun 1967.
Kegiatan ini dipimpin oleh Harmin Hatta, (Dosen DKV UNM) Sebagai ketua program, bersama anggota tim Faizal Erlangga Makawi, (Dosen DKV) dan Prof Jamilah, (Dosen Seni Tari).
Kehadiran PISN UNM menjadi momentum kebangkitan kreatif bagi Sanggar Seni Batara Gowa yang selama ini menghadapi tantangan keterbatasan fasilitas produksi, pendanaan, serta wadah pembinaan seni rekam visual modern.
Melalui pendampingan teknis, penguatan kapasitas, serta penyediaan peralatan produksi, PISN berhasil membuka ruang baru bagi para seniman muda dan pengurus sanggar untuk berkarya secara mandiri. Hasilnya, selain melahirkan paket video dokumentasi tari empat etnis (Makassar, Bugis, Toraja, Mandar) berbasis green screen, kegiatan ini juga memperkuat sarana fisik sanggar melalui hibah aset peralatan.
Penyelenggara menilai dokumentasi dan media pembelajaran seni tari di tingkat sanggar selama ini belum berkembang secara optimal. Lembaga Seni Budaya Batara Gowa yang beranggotakan para pegiat tari, teater, musik, dan desain juga harus bekerja dengan peralatan terbatas. Program ini pun menjadi intervensi penting untuk memperkuat ekosistem seni media di tingkat lokal.
Program ini juga membuka peluang jejaring kreatif yang lebih luas bagi para peserta dan anggota sanggar, seiring meningkatnya kebutuhan konten digital dan industri kreatif di era saat ini.
Ketua Program Harmin Hatta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek RI) sebagai pemberi hibah PISN yang proses pengajuannya dikelola melalui platform BIMA. Ia juga berterima kasih kepada LP2M UNM serta Lembaga Seni Budaya Batara Gowa sebagai mitra pelaksana program.
“Program ini menjadi bukti bahwa para penari dan seniman muda di sanggar memiliki potensi besar. Dengan dukungan dan sarana peralatan yang tepat, karya-karya hebat bisa lahir dan menjadi bagian penting dari pelestarian seni Nusantara,” ujar Harmin Hatta.
Pimpinan Lembaga Seni Budaya Batara Gowa, Andi Muhammad Redo, turut mengungkapkan rasa terima kasih atas penyerahan berkas hibah dan alat-alat produksi ini yang dipastikan akan menjadi aset berharga untuk pembelajaran generasi penerus sanggar.
Dengan terselenggaranya program ini dan diserahkannya aset pendukung, dunia seni media dan pertunjukan di Sanggar Seni Batara Gowa diharapkan terus tumbuh, beradaptasi dengan teknologi, serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk menciptakan karya-karya yang berakar pada kekayaan budaya lokal. Program ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kompetensi seniman muda sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif di masa mendatang.
Program bertajuk “Pembuatan Video Dokumentasi Tari Tradisional Empat Etnis Dengan Teknologi Green Screen Sebagai Upaya Penguatan Nilai Budaya Di Sulawesi Selatan” itu digelar bekerja sama dengan Lembaga Seni Budaya Batara Gowa, sebuah sanggar seni budaya yang selama ini konsisten membina talenta seni di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan sejak tahun 1967.
Kegiatan ini dipimpin oleh Harmin Hatta, (Dosen DKV UNM) Sebagai ketua program, bersama anggota tim Faizal Erlangga Makawi, (Dosen DKV) dan Prof Jamilah, (Dosen Seni Tari).
Kehadiran PISN UNM menjadi momentum kebangkitan kreatif bagi Sanggar Seni Batara Gowa yang selama ini menghadapi tantangan keterbatasan fasilitas produksi, pendanaan, serta wadah pembinaan seni rekam visual modern.
Melalui pendampingan teknis, penguatan kapasitas, serta penyediaan peralatan produksi, PISN berhasil membuka ruang baru bagi para seniman muda dan pengurus sanggar untuk berkarya secara mandiri. Hasilnya, selain melahirkan paket video dokumentasi tari empat etnis (Makassar, Bugis, Toraja, Mandar) berbasis green screen, kegiatan ini juga memperkuat sarana fisik sanggar melalui hibah aset peralatan.
Penyelenggara menilai dokumentasi dan media pembelajaran seni tari di tingkat sanggar selama ini belum berkembang secara optimal. Lembaga Seni Budaya Batara Gowa yang beranggotakan para pegiat tari, teater, musik, dan desain juga harus bekerja dengan peralatan terbatas. Program ini pun menjadi intervensi penting untuk memperkuat ekosistem seni media di tingkat lokal.
Program ini juga membuka peluang jejaring kreatif yang lebih luas bagi para peserta dan anggota sanggar, seiring meningkatnya kebutuhan konten digital dan industri kreatif di era saat ini.
Ketua Program Harmin Hatta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek RI) sebagai pemberi hibah PISN yang proses pengajuannya dikelola melalui platform BIMA. Ia juga berterima kasih kepada LP2M UNM serta Lembaga Seni Budaya Batara Gowa sebagai mitra pelaksana program.
“Program ini menjadi bukti bahwa para penari dan seniman muda di sanggar memiliki potensi besar. Dengan dukungan dan sarana peralatan yang tepat, karya-karya hebat bisa lahir dan menjadi bagian penting dari pelestarian seni Nusantara,” ujar Harmin Hatta.
Pimpinan Lembaga Seni Budaya Batara Gowa, Andi Muhammad Redo, turut mengungkapkan rasa terima kasih atas penyerahan berkas hibah dan alat-alat produksi ini yang dipastikan akan menjadi aset berharga untuk pembelajaran generasi penerus sanggar.
Dengan terselenggaranya program ini dan diserahkannya aset pendukung, dunia seni media dan pertunjukan di Sanggar Seni Batara Gowa diharapkan terus tumbuh, beradaptasi dengan teknologi, serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk menciptakan karya-karya yang berakar pada kekayaan budaya lokal. Program ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kompetensi seniman muda sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif di masa mendatang.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Festival Mural Hijau: Lomba dan Digitalisasi Mural Pada Lokasi Rawan Banjir di Maros
Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) Program Dari Kemdiktisaintek kembali mencatat capaian penting dalam penguatan seni sebagai instrumen mitigasi bencana di Sulawesi Selatan
Jum'at, 21 Agu 2026 11:34
Makassar City
Makassar Art Forum Siap Bangkit Lagi, Rawat Identitas Lokal
Sejumlah seniman, budayawan, dan sejarawan Kota Daeng menyuarakan gagasan untuk mengaktifkan kembali MAF, wadah kolaborasi lintas disiplin yang pernah menjadi ruang penting bagi perkembangan kesenian
Senin, 03 Nov 2025 16:56
Makassar City
Pemkot Makassar Lindungi Pekerja Seni, KPJ Makassar Masuk Skema Jaminan Hari Tua
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyatakan keseriusannya dalam menghadirkan skema perlindungan jaminan hari tua (JHT) bagi Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Makassar melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
Selasa, 22 Jul 2025 12:41
News
Makkunrai Institute Gelar Pertemuan Perdana Program Beasiswa Kelas Seni
Makkunrai Institute melaksanakan kunjungan dan pertemuan perdana dengan calon penerima beasiswa Kelas Pengembangan Diri dan Kepribadian Anak Perempuan Berbasis Seni di SDN 3 Bangkala-Antang
Sabtu, 12 Apr 2025 21:36
Makassar City
DPRD Makassar Siap Kawal Seniman Suarakan Aspirasi ke Pemkot
DPRD Kota Makassar menaruh perhatian serius terhadap eksistensi seniman di Kota Anging Mammiri. DPRD pun siap memfasilitasi seniman menyuarakan aspirasinya ke pemerintah kota (pemkot).
Selasa, 04 Feb 2025 13:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut IAS Malam-malam, Nirwan Arifuddin Diminta Jaga Kesolidan Golkar Bulukumba
2
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
3
Wali Kota Makassar Appi Selangkah Lagi Gabung Demokrat, Diajak Langsung Dewan Pakar DPP
4
Jelang Musda HKTI Sulsel, Sudaryono Makan Siang Bersama AIA dan Burhanuddin Andi
5
FIN Expo 2026 Jadi Momentum Perluas Akses & Literasi Keuangan Masyarakat Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut IAS Malam-malam, Nirwan Arifuddin Diminta Jaga Kesolidan Golkar Bulukumba
2
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
3
Wali Kota Makassar Appi Selangkah Lagi Gabung Demokrat, Diajak Langsung Dewan Pakar DPP
4
Jelang Musda HKTI Sulsel, Sudaryono Makan Siang Bersama AIA dan Burhanuddin Andi
5
FIN Expo 2026 Jadi Momentum Perluas Akses & Literasi Keuangan Masyarakat Sulsel