Imigrasi Makassar Raih Penghargaan Pengembang Lentera Imigrasi
Kamis, 27 Agu 2026 20:22
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Abdi Widodo Subagio menerima penghargaan Lentera Imigrasi. Foto: Istimewa
JAKARTA - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menerima penghargaan dari Perpustakaan Direktorat Jenderal Imigrasi atas kontribusinya dalam pengembangan Lentera Imigrasi.
Penghargaan tersebut diterima Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Abdi Widodo Subagio, dalam Seminar Perpustakaan Direktorat Jenderal Imigrasi bertema "Membaca Sejarah, Merancang Masa Depan: Perjalanan Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan dan Melindungi Warga Negara".
Kontribusi Imigrasi Makassar dalam penguatan literasi salah satunya diwujudkan melalui Pojok Baca yang berada di lobi dan ruang tunggu pelayanan paspor. Pojok Baca tersebut menyediakan 277 judul buku yang terdiri dari koleksi keimigrasian dan literasi umum.
Abdi Widodo Subagio mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap kerja tim Imigrasi Makassar dalam mendukung literasi dan pengelolaan pengetahuan melalui Lentera Imigrasi.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh tim di Kantor Imigrasi Makassar yang terus berkomitmen mendukung penguatan literasi dan pengelolaan pengetahuan melalui Lentera Imigrasi. Kami percaya bahwa memahami sejarah dan mengelola informasi dengan baik adalah kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjaga kedaulatan negara," ujar Abdi Widodo Subagio.
Seminar tersebut juga menjadi momentum peluncuran GLAM (Gallery, Library, Archive, Museum) Imigrasi. Inovasi tersebut merupakan pengembangan tata kelola arsip dan sejarah keimigrasian berbasis digital.
GLAM Imigrasi diluncurkan secara resmi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi, Sandi Andaryadi.
Penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar untuk melanjutkan pengembangan literasi, tata kelola informasi, dan inovasi di lingkungan keimigrasian.
Upaya tersebut juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik yang profesional dan akuntabel.
Penghargaan tersebut diterima Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Abdi Widodo Subagio, dalam Seminar Perpustakaan Direktorat Jenderal Imigrasi bertema "Membaca Sejarah, Merancang Masa Depan: Perjalanan Imigrasi dalam Menjaga Kedaulatan dan Melindungi Warga Negara".
Kontribusi Imigrasi Makassar dalam penguatan literasi salah satunya diwujudkan melalui Pojok Baca yang berada di lobi dan ruang tunggu pelayanan paspor. Pojok Baca tersebut menyediakan 277 judul buku yang terdiri dari koleksi keimigrasian dan literasi umum.
Abdi Widodo Subagio mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap kerja tim Imigrasi Makassar dalam mendukung literasi dan pengelolaan pengetahuan melalui Lentera Imigrasi.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh tim di Kantor Imigrasi Makassar yang terus berkomitmen mendukung penguatan literasi dan pengelolaan pengetahuan melalui Lentera Imigrasi. Kami percaya bahwa memahami sejarah dan mengelola informasi dengan baik adalah kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjaga kedaulatan negara," ujar Abdi Widodo Subagio.
Seminar tersebut juga menjadi momentum peluncuran GLAM (Gallery, Library, Archive, Museum) Imigrasi. Inovasi tersebut merupakan pengembangan tata kelola arsip dan sejarah keimigrasian berbasis digital.
GLAM Imigrasi diluncurkan secara resmi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi, Sandi Andaryadi.
Penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar untuk melanjutkan pengembangan literasi, tata kelola informasi, dan inovasi di lingkungan keimigrasian.
Upaya tersebut juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik yang profesional dan akuntabel.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pakai Visa Turis untuk Bekerja, WNA Tiongkok Dideportasi Imigrasi Makassar
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok karena diduga melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan izin tinggalnya di Indonesia.
Selasa, 18 Agu 2026 19:54
Sulsel
Pasporia Hadir di CFD Jeneponto, Imigrasi Makassar Layani 71 Pemohon Paspor
Layanan Pasporia (Paspor Ceria) Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar hadir menyemarakkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Pelita, Kabupaten Jeneponto, Minggu (9/8/2026).
Selasa, 11 Agu 2026 12:56
News
Imigrasi Makassar Kenalkan Poltekimipas kepada Pelajar SMA di Gowa dan Makassar
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menggelar Immigration Goes to School di SMAIT Al-Fityan School, Kabupaten Gowa, dan SMA Al-Azhar Makassar. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (6/8/2026) dan Jumat (7/8/2026).
Senin, 10 Agu 2026 09:48
News
Imigrasi Makassar Amankan 9 WNA yang Diduga Buka Jasa Foto dengan Visa Tak Sesuai
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar mengamankan sembilan warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan kegiatan tidak sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian izin tinggal.
Jum'at, 07 Agu 2026 18:13
Sulsel
Imigrasi Makassar Layani 112 Calon Jemaah Haji Pangkep Lewat Eazy Paspor
Kantor Imigrasi Makassar menghadirkan layanan paspor jemput bola melalui program Eazy Paspor bagi calon jemaah haji Tahun 2027/1448 Hijriah di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pangkep.
Selasa, 04 Agu 2026 15:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Peringati Maulid Nabi, BKKBN Sulsel Tanamkan Keteladanan dalam Bekerja
2
Bansos Tahap II Mulai Disalurkan di Jeneponto
3
PLN UIP Sulawesi Tanam 81 Fragmen Karang untuk Pulihkan Ekosistem Samalona
4
Penutupan Jalan Simpang Tiga Moncongloe Maros Ditunda
5
Pertanian dan Hilirisasi Jadi Kunci Dorong Ekonomi Sulsel 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Peringati Maulid Nabi, BKKBN Sulsel Tanamkan Keteladanan dalam Bekerja
2
Bansos Tahap II Mulai Disalurkan di Jeneponto
3
PLN UIP Sulawesi Tanam 81 Fragmen Karang untuk Pulihkan Ekosistem Samalona
4
Penutupan Jalan Simpang Tiga Moncongloe Maros Ditunda
5
Pertanian dan Hilirisasi Jadi Kunci Dorong Ekonomi Sulsel 2026