Pertamina Tambah SPBU Modular, Antrean BBM Makassar Mulai Terurai

Senin, 14 Sep 2026 13:44
Pertamina Tambah SPBU Modular, Antrean BBM Makassar Mulai Terurai
Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Makassar mulai terurai setelah Pertamina Patra Niaga memperkuat pelayanan dan distribusi BBM, termasuk menambah tiga SPBU modular di kawasan CPI. Foto/IST
Comment
Share
MAKASSAR - Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar mulai terurai setelah Pertamina Patra Niaga memperkuat pelayanan dan distribusi BBM, termasuk menambah tiga SPBU modular di kawasan Center Point of Indonesia (CPI).

Tiga SPBU modular tersebut ditempatkan di sekitar Masjid 99 Kubah, CPI, melalui kolaborasi Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Penambahan titik pelayanan ini ditujukan untuk memperluas akses pengisian BBM sekaligus mengurai konsentrasi kendaraan di SPBU eksisting.

Melalui Satgas Layanan BBM di CPI, Pertamina melayani pengisian Pertalite khusus kendaraan roda dua. Untuk kendaraan roda dua umum, diberlakukan sistem ganjil-genap berdasarkan nomor polisi kendaraan. Khusus kendaraan ojek online (OJOL), sistem ganjil-genap tidak diberlakukan.

Setiap kendaraan dapat melakukan pengisian maksimal 3 liter. Pembayaran dapat dilakukan melalui EDC maupun secara tunai.

Selain menambah SPBU modular, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat pelayanan di sejumlah titik dengan melakukan rekonfigurasi SPBU, menambah nozzle dan operator, serta mengoperasikan 25 SPBU selama 24 jam.

Distribusi BBM terus dilakukan setiap hari untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Pjs. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan kondisi antrean di sejumlah SPBU Makassar menunjukkan perkembangan yang semakin baik.

“Kami melihat kondisi antrean di sejumlah SPBU Makassar hari ini semakin landai. Kami terus memperkuat pelayanan melalui penambahan titik pengisian, pengoperasian SPBU 24 jam, penambahan nozzle dan operator, serta memastikan distribusi BBM terus berjalan. Kami juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan masyarakat yang bersama-sama mengikuti pengaturan di lapangan,” ujar Okky.

Penguatan penanganan di lapangan juga mendapat perhatian langsung dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri yang hadir di Makassar. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari pengawasan terhadap berbagai langkah penanganan sekaligus memastikan kebutuhan penguatan pelayanan dapat segera ditindaklanjuti bersama stakeholder di daerah.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas ESDM terus mendukung langkah penanganan di lapangan. Dukungan tersebut antara lain dilakukan melalui penyediaan lokasi dan fasilitas pendukung untuk titik pelayanan tambahan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memantau kondisi SPBU dan mengevaluasi pelayanan serta distribusi BBM sesuai perkembangan di lapangan.

Bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan stakeholder terkait, Pertamina berkomitmen memperkuat pelayanan agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih lancar dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Masyarakat dapat memperoleh informasi maupun menyampaikan laporan terkait pelayanan dan penyaluran BBM melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru