Semen Tonasa Dukung Kejurnas Tenis Junior Pertama di Indonesia Timur

Senin, 26 Okt 2026 14:21
Semen Tonasa Dukung Kejurnas Tenis Junior Pertama di Indonesia Timur
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior TDP IMTC Semen Tonasa Cup dan IMTC Piala Ketua Pelti Sulawesi Selatan resmi digelar pada 23–27 Oktober 2026. Foto/IST
Comment
Share
MAKASSAR - Lapangan Tenis Karebosi, Makassar, menjadi arena bagi atlet-atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia untuk menguji kemampuan dan mengejar prestasi. Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior TDP IMTC Semen Tonasa Cup dan IMTC Piala Ketua Pelti Sulawesi Selatan resmi digelar pada 23–27 Oktober 2026.

Turnamen yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia Timur ini menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan bertanding bagi atlet tenis junior. Selain mengejar prestasi, kejuaraan ini diharapkan menjadi ruang pembinaan untuk mengasah teknik, membangun mental bertanding, dan menanamkan sportivitas sejak usia dini.

Mengusung slogan “Jangan Takut Kalah, Jika Ingin Menang”, kejuaraan ini mempertandingkan enam kelompok umur, yakni 8, 10, 12, 14, 16, dan 18 tahun. Setiap kelompok umur memiliki kategori tunggal dan ganda putra serta putri.

Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, saat membuka kejuaraan menyampaikan pentingnya dukungan terhadap pembinaan atlet sejak usia dini. Menurut dia, kompetisi seperti ini dapat memberikan pengalaman bertanding, meningkatkan kepercayaan diri, serta membentuk karakter atlet muda agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Ketua Pelti Sulawesi Selatan, Jamaluddin Jompa, juga menekankan pentingnya penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan. Pemerataan turnamen di berbagai daerah dinilai strategis untuk membuka peluang bagi atlet muda dalam mengembangkan kemampuan dan menunjukkan potensi terbaik mereka.

Melalui kejuaraan ini, diharapkan lahir bibit-bibit atlet tenis potensial yang mampu menjadi andalan Indonesia pada masa mendatang. Kehadiran turnamen berskala nasional di Makassar juga menjadi langkah untuk memperkuat pembinaan dan memperluas ekosistem kompetisi tenis junior, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Inisiator turnamen, Irawati Moerid, yang merupakan atlet tenis era 1990-an, menyampaikan apresiasi kepada PT Semen Tonasa atas dukungan yang diberikan sehingga kejuaraan dapat terselenggara. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan kompetisi sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang melalui olahraga tenis.

Slogan “Jangan Takut Kalah, Jika Ingin Menang” pun menjadi pengingat bagi para peserta bahwa setiap pertandingan merupakan kesempatan untuk belajar, memperbaiki kemampuan, dan membangun mental juara. Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi di lapangan, tetapi juga mendorong kemajuan tenis junior Indonesia.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru