MDA Layani 2.264 Warga Latimojong Lewat Program Kesehatan Gratis
Senin, 02 Nov 2026 13:17
Untuk mendekatkan layanan medis kepada warga, PT Masmindo Dwi Area (MDA) menghadirkan program PPKM yang sepanjang 2026 telah melayani 2.264 warga melalui pemeriksaan dan pengobatan gratis. Foto/IST
LUWU - Keterbatasan akses kesehatan masih menjadi tantangan bagi masyarakat di wilayah pegunungan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Untuk mendekatkan layanan medis kepada warga, PT Masmindo Dwi Area (MDA) menghadirkan program Pengobatan dan Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat (PPKM) yang sepanjang 2026 telah melayani 2.264 warga melalui pemeriksaan dan pengobatan gratis.
Program tersebut menjangkau masyarakat di 12 desa sekitar wilayah operasional perusahaan. Pada periode Oktober 2026, sebanyak 601 warga memanfaatkan layanan kesehatan yang dilaksanakan langsung di desa masing-masing. Kedua belas desa tersebut meliputi Tibussan, Lambanan, Buntu Sarek, Pajang, Ulusalu, Boneposi, Tolajuk, Tabang, Rante Balla, Tobarru, Kadundung, dan Pangi.
Program PPKM telah berjalan secara berkelanjutan sejak 2022. Layanan diberikan setiap tiga bulan sebagai upaya mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah operasional MDA.
Berdasarkan laporan pelayanan 2026, jumlah warga yang menerima layanan tercatat sebanyak 597 orang pada Januari, 443 orang pada April, 623 orang pada Juli, dan 601 orang pada Oktober. Dengan demikian, total penerima layanan sepanjang empat periode tersebut mencapai 2.264 orang.
Dalam pelaksanaannya, MDA melibatkan tim dokter, perawat, apoteker, serta bidan desa. Tim medis mendatangi langsung desa-desa yang menjadi titik pelayanan sehingga masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh menuju fasilitas kesehatan.
Warga dapat memperoleh pemeriksaan dan pengobatan sesuai kebutuhan di lokasi yang telah ditentukan. Pendekatan ini menjadi salah satu upaya menjawab keterbatasan akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil.
Data pelayanan juga menunjukkan kelompok usia lanjut menjadi salah satu kelompok yang banyak memanfaatkan program tersebut. Berdasarkan pendataan Januari, April, dan Juli 2026, kelompok usia tertua dalam klasifikasi pelayanan tercatat sebanyak 727 peserta atau sekitar 43,7 persen dari total penerima layanan pada ketiga periode tersebut.
Pola serupa terlihat pada Oktober. Kelompok usia di atas 46 tahun kembali mendominasi dengan sekitar 40,3 persen dari total 601 peserta. Sementara itu, kelompok anak usia 0–11 tahun tercatat sebanyak 171 peserta atau sekitar 28,5 persen.
Hasil pemeriksaan menunjukkan gangguan saluran pernapasan menjadi keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan. Sepanjang empat periode pelayanan pada 2026, tercatat 789 kasus gejala gangguan pernapasan.
Keluhan lain yang cukup banyak ditemukan meliputi nyeri otot, hipertensi, gangguan kesehatan gigi, serta sakit kepala. Temuan tersebut menjadi gambaran kebutuhan kesehatan masyarakat yang memanfaatkan layanan PPKM sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam memperkuat edukasi kesehatan dan pemeriksaan dini.
Kepala Teknik Tambang MDA Mustafa Ibrahim mengatakan, program PPKM tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.
“Melalui layanan kesehatan gratis ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Deteksi dini menjadi kunci agar potensi penyakit dapat ditangani lebih awal, terutama pada kelompok lansia,” ujar Mustafa.
Ia menambahkan, pelaksanaan program juga memperhatikan masukan masyarakat yang dihimpun melalui Forum Desa (Fordes) bersama Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu.
Masukan tersebut menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk peningkatan akses terhadap layanan kesehatan.
Melalui pendekatan yang berangkat dari kebutuhan masyarakat, MDA berupaya memastikan program pemberdayaan yang dijalankan memberikan manfaat relevan bagi warga di sekitar wilayah operasional. Kehadiran layanan kesehatan secara langsung di desa diharapkan membantu masyarakat memperoleh penanganan lebih awal sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
Ke depan, MDA akan terus mendorong sinergi melalui Fordes dan Pokja Percepatan Investasi Kabupaten Luwu untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut diarahkan untuk menghadirkan program yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Latimojong.
Program tersebut menjangkau masyarakat di 12 desa sekitar wilayah operasional perusahaan. Pada periode Oktober 2026, sebanyak 601 warga memanfaatkan layanan kesehatan yang dilaksanakan langsung di desa masing-masing. Kedua belas desa tersebut meliputi Tibussan, Lambanan, Buntu Sarek, Pajang, Ulusalu, Boneposi, Tolajuk, Tabang, Rante Balla, Tobarru, Kadundung, dan Pangi.
Program PPKM telah berjalan secara berkelanjutan sejak 2022. Layanan diberikan setiap tiga bulan sebagai upaya mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah operasional MDA.
Berdasarkan laporan pelayanan 2026, jumlah warga yang menerima layanan tercatat sebanyak 597 orang pada Januari, 443 orang pada April, 623 orang pada Juli, dan 601 orang pada Oktober. Dengan demikian, total penerima layanan sepanjang empat periode tersebut mencapai 2.264 orang.
Dalam pelaksanaannya, MDA melibatkan tim dokter, perawat, apoteker, serta bidan desa. Tim medis mendatangi langsung desa-desa yang menjadi titik pelayanan sehingga masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh menuju fasilitas kesehatan.
Warga dapat memperoleh pemeriksaan dan pengobatan sesuai kebutuhan di lokasi yang telah ditentukan. Pendekatan ini menjadi salah satu upaya menjawab keterbatasan akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil.
Data pelayanan juga menunjukkan kelompok usia lanjut menjadi salah satu kelompok yang banyak memanfaatkan program tersebut. Berdasarkan pendataan Januari, April, dan Juli 2026, kelompok usia tertua dalam klasifikasi pelayanan tercatat sebanyak 727 peserta atau sekitar 43,7 persen dari total penerima layanan pada ketiga periode tersebut.
Pola serupa terlihat pada Oktober. Kelompok usia di atas 46 tahun kembali mendominasi dengan sekitar 40,3 persen dari total 601 peserta. Sementara itu, kelompok anak usia 0–11 tahun tercatat sebanyak 171 peserta atau sekitar 28,5 persen.
Hasil pemeriksaan menunjukkan gangguan saluran pernapasan menjadi keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan. Sepanjang empat periode pelayanan pada 2026, tercatat 789 kasus gejala gangguan pernapasan.
Keluhan lain yang cukup banyak ditemukan meliputi nyeri otot, hipertensi, gangguan kesehatan gigi, serta sakit kepala. Temuan tersebut menjadi gambaran kebutuhan kesehatan masyarakat yang memanfaatkan layanan PPKM sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam memperkuat edukasi kesehatan dan pemeriksaan dini.
Kepala Teknik Tambang MDA Mustafa Ibrahim mengatakan, program PPKM tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.
“Melalui layanan kesehatan gratis ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Deteksi dini menjadi kunci agar potensi penyakit dapat ditangani lebih awal, terutama pada kelompok lansia,” ujar Mustafa.
Ia menambahkan, pelaksanaan program juga memperhatikan masukan masyarakat yang dihimpun melalui Forum Desa (Fordes) bersama Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu.
Masukan tersebut menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk peningkatan akses terhadap layanan kesehatan.
Melalui pendekatan yang berangkat dari kebutuhan masyarakat, MDA berupaya memastikan program pemberdayaan yang dijalankan memberikan manfaat relevan bagi warga di sekitar wilayah operasional. Kehadiran layanan kesehatan secara langsung di desa diharapkan membantu masyarakat memperoleh penanganan lebih awal sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
Ke depan, MDA akan terus mendorong sinergi melalui Fordes dan Pokja Percepatan Investasi Kabupaten Luwu untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut diarahkan untuk menghadirkan program yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Latimojong.
(TRI)
Berita Terkait
News
MDA Libatkan Pakar BRIN Kaji Nilai Ekonomi Ekosistem Sungai di Luwu
PT Masmindo Dwi Area (MDA) melakukan kajian valuasi ekonomi jasa ekosistem sungai di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan pakar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Sabtu, 31 Okt 2026 19:02
News
MDA dan Pemkab Luwu Perkuat Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla
kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari deteksi dini hingga penanganan darurat.
Senin, 19 Okt 2026 15:19
News
Menperin Apresiasi Matappa Academy Masmindo, Siapkan Tenaga Kerja Lokal
PT Masmindo Dwi Area (MDA) melalui Matappa Academy menghadirkan program pengembangan sumber daya manusia yang mendapat apresiasi dari Menteri Perindustrian, Muhammad Sarmuji.
Minggu, 18 Okt 2026 16:41
News
MDA Dukung Pemulihan Akses Jalan Rante Balla demi Aktivitas Ekonomi Warga
Pemulihan akses jalan yang terhambat menjadi langkah penting untuk mengembalikan mobilitas warga dan menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Luwu.
Jum'at, 16 Okt 2026 15:59
Sulsel
RDP DPRD Luwu Rekomendasikan Akses Rante Balla Segera Dibuka
DPRD Kabupaten Luwu merekomendasikan pembukaan kembali akses Rante Balla yang telah diblokade lebih dari sepekan. Semua itu dem mencegah konflik meluas.
Jum'at, 16 Okt 2026 13:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sekda Gowa Ajak Masyarakat Pattallassang Hidup Sehat dengan Aktif Bergerak
2
Senior dan Tokoh Kampus Diharap Turut Jaga Suasana Sejuk Pilrek UNM
3
BYD M6 DM Raih Favorite Hybrid Car di GIIAS Makassar, Tawarkan Solusi Mobilitas Sulawesi
4
Tamsil Linrung Desak Kapolri Sanksi Polisi yang Terlibat Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
5
Puluhan UMKM di Makassar Sunday Market Diberi Informasi Layanan Kekayaan Intelektual
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sekda Gowa Ajak Masyarakat Pattallassang Hidup Sehat dengan Aktif Bergerak
2
Senior dan Tokoh Kampus Diharap Turut Jaga Suasana Sejuk Pilrek UNM
3
BYD M6 DM Raih Favorite Hybrid Car di GIIAS Makassar, Tawarkan Solusi Mobilitas Sulawesi
4
Tamsil Linrung Desak Kapolri Sanksi Polisi yang Terlibat Intimidasi Santriwati di Sukoharjo
5
Puluhan UMKM di Makassar Sunday Market Diberi Informasi Layanan Kekayaan Intelektual