Baru Dilantik, Pj Gubernur Minta 4 Pj Kepala Daerah Langsung Bekerja
Selasa, 26 Sep 2023 17:27

Pejabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin resmi melantik empat pejabat kepala daerah di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, (26/9/23). Foto: Gusti Ridani
MAKASSAR - Pejabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin resmi melantik empat pejabat kepala daerah di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, (26/9/23).
Adapun Pejabat yang dilantik yakni, Andi Abubakar, selaku Direktur Sumber Daya Manusia Kearsipan dan Sertifikasi, Arsip Nasional RI dilantik sebagai Pj Bupati Bantaeng. Kedua, TR Fahsul Falah selaku Kepala Pusat Strategi Kewilayahan, Kependudukan dan Pelayanan Publik Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri dilantik sebagai Pejabat Bupati Sinjai.
Kemudian, Asrul Sani, selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilantik sebagai Pejabat Wali Kota Palopo. Keempat, Andi Islamuddin selaku Sekertaris Daerah Kabupaten Bone dilantik sebagai Pejabat Bupati Kabupaten Bone.
Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin meminta kepada empat Pj Kepala Daerah yang baru dilantik untuk langsung bekerja.
"Pj Bupati/Walikota ini tidak ada lagi waktu belajar, langsung hari ini juga kembali ke daerahnya. Segera konsolidasi dengan Forkompinda setempat dan OPD serta masyarakatnya," ujar Bahtiar usai melantik empat Pejabat Kepala Daerah, Selasa (26/9/23).
Ia pun memerintahkan keempat Pj tersebut untuk turun langsung ke masyarakat. Sebab, menurutnya pejabat merupakan pelayan masyarakat.
"Saya perintahkan turun ke masyarakat jangan gayanya kayak punggawa, kita ini pejabat pelayan masyarakat bukan punggawa nya masyarakat. Datang ke kampung-kampung, pasar-pasar, dengar masyarakat, jangan menghindar," pungkasnya.
Keempat Pejabat Kepala Daerah yang baru dilantik tersebut diminta untuk segera menyesuaikan 8 program prioritas sesuai dengan kebijakan nasional. Dan berkordinasi dengan Forkopimda Sulsel untuk dilakukan pembinaan. Bahktiar pun berencana akan ikut turun bersama Forkopimda Provinsi untuk mengecek dan melihat langsung kinerja kepala daerah.
"Waktu tidak banyak, Pemilu harus dipastikan berjalan lancar maka dipastikan APBD untuk Pilkada harus ada duitnya. Disamping program prioritas, situasi hari ini kan El Nino, ada kekeringan, jangan sampai tanaman masyarakat ini gagal panen. Antisipasi nya gunakan sumur bor," jelasnya.
Ia berharap, semua kepala daerah mengerahkan segala upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan itu, diharuskan untuk terus mengecek pasar dan turun kelapangan setiap harinya.
Dirjen Politik dan Pemerintahan Kemendagri tersebut pun akan melakukan evaluasi terhadap kinerja keempat Pj Kepala Daerah yang baru dilantik tersebut. Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) akan dilakukan evaluasi setiap 3 bulannya.
"Saya sebagai gubernur mewakili pemerintah pusat juga mengevaluasi seluruh Pj itu. Jadi sekali lagi tidak ada waktu belajar, langsung bekerja, buktikan bahwa yang terpilih jadi PJ Bupati itu layak mendapatkan amanah dari presiden," tuturnya.
Adapun Pejabat yang dilantik yakni, Andi Abubakar, selaku Direktur Sumber Daya Manusia Kearsipan dan Sertifikasi, Arsip Nasional RI dilantik sebagai Pj Bupati Bantaeng. Kedua, TR Fahsul Falah selaku Kepala Pusat Strategi Kewilayahan, Kependudukan dan Pelayanan Publik Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri dilantik sebagai Pejabat Bupati Sinjai.
Kemudian, Asrul Sani, selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilantik sebagai Pejabat Wali Kota Palopo. Keempat, Andi Islamuddin selaku Sekertaris Daerah Kabupaten Bone dilantik sebagai Pejabat Bupati Kabupaten Bone.
Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin meminta kepada empat Pj Kepala Daerah yang baru dilantik untuk langsung bekerja.
"Pj Bupati/Walikota ini tidak ada lagi waktu belajar, langsung hari ini juga kembali ke daerahnya. Segera konsolidasi dengan Forkompinda setempat dan OPD serta masyarakatnya," ujar Bahtiar usai melantik empat Pejabat Kepala Daerah, Selasa (26/9/23).
Ia pun memerintahkan keempat Pj tersebut untuk turun langsung ke masyarakat. Sebab, menurutnya pejabat merupakan pelayan masyarakat.
"Saya perintahkan turun ke masyarakat jangan gayanya kayak punggawa, kita ini pejabat pelayan masyarakat bukan punggawa nya masyarakat. Datang ke kampung-kampung, pasar-pasar, dengar masyarakat, jangan menghindar," pungkasnya.
Keempat Pejabat Kepala Daerah yang baru dilantik tersebut diminta untuk segera menyesuaikan 8 program prioritas sesuai dengan kebijakan nasional. Dan berkordinasi dengan Forkopimda Sulsel untuk dilakukan pembinaan. Bahktiar pun berencana akan ikut turun bersama Forkopimda Provinsi untuk mengecek dan melihat langsung kinerja kepala daerah.
"Waktu tidak banyak, Pemilu harus dipastikan berjalan lancar maka dipastikan APBD untuk Pilkada harus ada duitnya. Disamping program prioritas, situasi hari ini kan El Nino, ada kekeringan, jangan sampai tanaman masyarakat ini gagal panen. Antisipasi nya gunakan sumur bor," jelasnya.
Ia berharap, semua kepala daerah mengerahkan segala upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan itu, diharuskan untuk terus mengecek pasar dan turun kelapangan setiap harinya.
Dirjen Politik dan Pemerintahan Kemendagri tersebut pun akan melakukan evaluasi terhadap kinerja keempat Pj Kepala Daerah yang baru dilantik tersebut. Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) akan dilakukan evaluasi setiap 3 bulannya.
"Saya sebagai gubernur mewakili pemerintah pusat juga mengevaluasi seluruh Pj itu. Jadi sekali lagi tidak ada waktu belajar, langsung bekerja, buktikan bahwa yang terpilih jadi PJ Bupati itu layak mendapatkan amanah dari presiden," tuturnya.
(GUS)
Berita Terkait

News
Pj Gubernur Kukuhkan Pengurus FPK Provinsi Sulsel
Penjabat Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry mengukuhkan pengurus Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Provinsi Sulsel Periode 2025-2028 dalam acara yang berlangsung di Ruangan Rapat Pimpinan, Kantor Gubernur Sulsel, Rabu, (19/02/2025).
Rabu, 19 Feb 2025 17:22

News
Prof Fadjry Djufry Ingatkan Gubernur Terpilih Soal Target Swasembada Pangan
Setelah kurang lebih dua bulan memimpin Sulsel, Prof Fadjry Djufry akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Penjabat Gubernur, seiring dengan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih
Selasa, 18 Feb 2025 15:19

Makassar City
MBG dan Pemeriksaan Kesehatan Diharap Ciptakan Generasi Unggul dan Sehat
Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto mendampingi Pj Gubernur, Prof Fadjry Djufry meninjau pelaksanaan program MBG dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di empat sekolah.
Jum'at, 14 Feb 2025 15:47

News
Beri Kuliah Umum di IPDN, Prof Fadjry Djufry: Kejujuran dan Integritas Kunci Sukses
Penjabat Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry memberikan Kuliah Umum di Kampus Institute Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), di Kabupaten Gowa, Selasa, (11/02/2025).
Selasa, 11 Feb 2025 19:59

News
Perbaikan Irigasi Tersier di Bulukumba Berhasil Tingkatkan Hasil Panen Petani
Penjabat Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry dan Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf melakukan peninjauan ke pembangunan irigasi tersier di dua titik, yakni irigasi pracetak di Desa Batukaropa, Kecamatan Rilau Ale
Selasa, 04 Feb 2025 18:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat