Sistem Kelistrikan Sulsel Makin Kokoh, PLN Bertahap Tambah Pasokan Pembangkit 100 MW
Sabtu, 06 Jan 2024 16:25
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Adi Lumakso melakukan penandatanganan prasasti peresmian pembangkit 50 MW di Suppa dan disaksikan oleh jajaran manajemen. Foto/Dok PLN
MAKASSAR - PT PLN (Persero) kembali menambah pasokan pembangkit sebesar 50 Mega Watt (MW) di Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang untuk memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Dengan beroperasinya pembangkit tersebut, kini sistem kelistrikan semakin kokoh untuk melayani 3,8 juta pelanggan di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat.
Dalam acara peresmian pengoperasian pembangkit (5/1), Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Adi Lumakso menjelaskan berbagai tantangan dalam memobilisasi tambahan pembangkit dari Paya Pasir, Sumatera Utara ke Suppa, Sulawesi Selatan tidak menyurutkan semangat petugas PLN dari seantero negeri untuk membantu penguatan sistem Kelistrikan Sulbagsel dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
"Alhamdulillah pembangkit siap dioperasikan. Untuk merelokasi pembangkit tersebut, kami menempuh jalur laut dan sampai dengan siap dioperasikan. Kami akan terus berjuang secara bertahap untuk memperkuat sistem kelistrikan Sulbagsel," ujar Adi.
Dirinya juga optimis akan hadir tambahan pembangkit sebesar 50 MW yang beroperasi pada awal tahun 2024. "Tim khusus bidang pembangkitan dari Nusantara Power, Indonesia Power, PLN Tarakan dan PLN Batam kami terjunkan untuk membantu penguatan sistem kelistrikan Sulbagsel," kata Adi.
Sejalan dengan itu, Direktur Utama PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra turut berterima kasih karena dapat berkontribusi dalam memobilisasi dan mengoperasikan pembangkit tersebut. "Kami optimis dengan beroperasinya pembangkit 50 MW ini dapat meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Sulbagsel,” pungkas Irwansyah.
Pada kesempatan yang berbeda, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin menuturkan pengoperasian pembangkit ini merupakan simbol dan sebuah trigger untuk penguatan keandalan pasokan dan layanan kepada pelanggan.
"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan kerja keras semua pihak termasuk stakeholder untuk penguatan sistem kelistrikan Sulbagsel ini. Hal ini merupakan wujud nyata dari AKHLAK yaitu salah satunya Kolaboratif dan seluruh pihak ikut turun dan terlibat dalam sama-sama mengatasi tantangan yang ada," tegas Andy.
Dirinya optimis, dengan hadirnya pembangkit di Suppa dan tambahan pembangkit lainnya di tahun 2024 akan mampu menopang pertumbuhan kebutuhan listrik dan pertumbuhan perekonomian di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat.
Dalam acara peresmian pengoperasian pembangkit (5/1), Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Adi Lumakso menjelaskan berbagai tantangan dalam memobilisasi tambahan pembangkit dari Paya Pasir, Sumatera Utara ke Suppa, Sulawesi Selatan tidak menyurutkan semangat petugas PLN dari seantero negeri untuk membantu penguatan sistem Kelistrikan Sulbagsel dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
"Alhamdulillah pembangkit siap dioperasikan. Untuk merelokasi pembangkit tersebut, kami menempuh jalur laut dan sampai dengan siap dioperasikan. Kami akan terus berjuang secara bertahap untuk memperkuat sistem kelistrikan Sulbagsel," ujar Adi.
Dirinya juga optimis akan hadir tambahan pembangkit sebesar 50 MW yang beroperasi pada awal tahun 2024. "Tim khusus bidang pembangkitan dari Nusantara Power, Indonesia Power, PLN Tarakan dan PLN Batam kami terjunkan untuk membantu penguatan sistem kelistrikan Sulbagsel," kata Adi.
Sejalan dengan itu, Direktur Utama PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra turut berterima kasih karena dapat berkontribusi dalam memobilisasi dan mengoperasikan pembangkit tersebut. "Kami optimis dengan beroperasinya pembangkit 50 MW ini dapat meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Sulbagsel,” pungkas Irwansyah.
Pada kesempatan yang berbeda, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin menuturkan pengoperasian pembangkit ini merupakan simbol dan sebuah trigger untuk penguatan keandalan pasokan dan layanan kepada pelanggan.
"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan kerja keras semua pihak termasuk stakeholder untuk penguatan sistem kelistrikan Sulbagsel ini. Hal ini merupakan wujud nyata dari AKHLAK yaitu salah satunya Kolaboratif dan seluruh pihak ikut turun dan terlibat dalam sama-sama mengatasi tantangan yang ada," tegas Andy.
Dirinya optimis, dengan hadirnya pembangkit di Suppa dan tambahan pembangkit lainnya di tahun 2024 akan mampu menopang pertumbuhan kebutuhan listrik dan pertumbuhan perekonomian di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat.
(TRI)
Berita Terkait
Sulbar
PLN UID Sulselrabar Perkuat Reforma Agraria Lewat Pendampingan UMKM di Majene
PLN UID Sulselrabar memperkuat dukungannya terhadap Program Penanganan Akses Reforma Agraria yang dijalankan BPN Kabupaten Majene melalui pendampingan bagi pelaku UMKM.
Jum'at, 24 Jul 2026 18:03
Sulsel
Bupati Bantaeng Dukung Rencana Pembangunan PLTGU 2x400 MW untuk Kawasan Industri
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menerima paparan rencana pembangunan PLTGU berkapasitas 2x400 MW yang disampaikan PT Bantaeng Sigma Energi, PT Indonesia Power, dan tim dari UGM.
Rabu, 22 Jul 2026 16:27
Ekbis
PLN Hadirkan Penguatan UMKM Kendari, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Lokal
PLN UID Sulselrabar terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Senin, 20 Jul 2026 15:58
News
PLN Hadirkan Diskon Tambah Daya 50%, Dukung Belajar & Usaha Masyarakat
PLN menghadirkan program diskon tambah daya bertajuk "Semangat Baru, Makin Berdaya" untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan listrik yang meningkat pada momentum tahun ajaran baru.
Jum'at, 17 Jul 2026 11:21
Ekbis
PLN UID Sulselrabar Dorong 295 UMKM Bulukumba Naik Kelas
Bersama Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bulukumba, PLN menggelar Workshop UMKM Naik Kelas yang diikuti 295 pelaku usaha dari berbagai sektor.
Rabu, 15 Jul 2026 13:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tersangka Kasus Pencurian Kartu ATM yang Rugikan Korban Rp47,6 Juta Ditahan
2
Tekan Volume Sampah, Kelurahan Daya Gencarkan Kebijakan Pemilahan Sampah Rumah Tangga
3
A Muh Resa Erlangga Terpilih sebagai Ketua TDA Makassar 9.0
4
IKA FEBI UIN Alauddin Kukuhkan Pengurus, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah
5
New Honda Vario Evo 160 Jadi Magnet di Latihan Pestapora Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tersangka Kasus Pencurian Kartu ATM yang Rugikan Korban Rp47,6 Juta Ditahan
2
Tekan Volume Sampah, Kelurahan Daya Gencarkan Kebijakan Pemilahan Sampah Rumah Tangga
3
A Muh Resa Erlangga Terpilih sebagai Ketua TDA Makassar 9.0
4
IKA FEBI UIN Alauddin Kukuhkan Pengurus, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah
5
New Honda Vario Evo 160 Jadi Magnet di Latihan Pestapora Makassar