Sambut Ramadan, Siswa SDIT Ar-Rahmah Gelar Market Day
Sabtu, 02 Mar 2024 13:25
Ketua Yayasan Iqro, SDIT AR-Rahmah Prof Ilmar Aminuddin melakukan pengguntingan pita saat pelaksaan market day, Sabtu (2/3/2024). Foto/Najmi S Limonu
MAKASSAR - Siswa SDIT Ar-Rahmah punya cara unik dalam menyambut bulan suci Ramadan yang tidak lama lagi akan tiba. Salah satunya adalah dengan melaksanakan Market Day. Kegiatan yang melibatkan seluruh elemen sekolah ini menghadirkan beberapa jajanan takjil biar umum dicari saat berbuka puasa, Sabtu (2/3/2024).
Kepala Sekolah SDIT Ar-Rahmah Jusria Kadir mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Bedanya tahun ini dilaksanakan tepat menjelang ibadah ramadan, sehingga jajanan yang disajikan identik dengan jajanam takjil.
Dia menuturkan, untuk market day sendiri dilakoni oleh kelas IV, V dan VI. Sementara yang berperan sebagai pembeli adalah adik-adik kelas.
"Yang menjual adalah kelas atas, terdiri dari kelas IV, V dan VI. Ada sekitar 44 stand jualan yang diperuntukkan bagi anak-anak dan 12 stand dari orang tua sekolah dan Komite sekolah yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini," ujarnya kepada media.
Dia menuturkan, selain market day, SDIT Ar-Rahmah juga melaksanakan jelajah permainan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan majemuk. Selanjutnya untuk orang tua juga ada kegiatan workshop read aloud.
"Ini sebenarnya salah satu program yang digagas oleh orang tua dan komite sekolah untuk meningkatkan literasi anak. Ini seiring dengan program sekolah yakni Macca, mari membaca. Orang tua juga bisa terlibat langsung membaca bersama anak," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Iqro Prof Dr Ilmar Aminuddin menambahkan, program market day ini sebenarnya yang paling utama adalah silaturrahmi antara, orang tua siswa guru dan anak-anak.
Pro Ilmar menjelaskan, selama ini ada stiga, orang tua siswa hanya menyerahkan anaknya ke sekolah untuk dididik. Nanti sekolah yang membina dan mengembangkan mereka. Namun kata dia Ar-Rahmah tidak berharap seperti itu.
"Dengan kegiatan ini, ada peran timbal balik antara orang tua dan guru. Disinilah kita mempertemukan keduanya. Market day pasar kuliner ini sbagai salah satu ajang mengakrabkan antara orang tua siswa, guru dan anak-anak," jelasnya.
Di market day tersebut kata dia tergambar suasana yang sangat islami. Sebagaimana yang dilakukan Rasulillah, berwirausaha.
"Inilah kehidupan yang sesungguhnya. Siswa diajarkan berwirausaha sejak dini. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi siswa. Market day seperti ini tidak mereka dapatkan di dalam pelajaran. Jadi disinilah mereka diajarkan," pungkasnya.
Sekedar diketahui, di kegiatan tersebut siswa diajarkan untuk bekerja sama mengolah makanan, hingga tercipa sajian yang telah dikemas dan siap dikonsumsi.
Para pembeli jajanan di market day ini bukan saja datang dari siswa, namun beberapa orang tua juga ada yang turut berperan serta dalam membeli makanan. Umumnya mereka penasaran dengan rasa jajanan yang disajikan para siswa tersebut.
Kepala Sekolah SDIT Ar-Rahmah Jusria Kadir mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Bedanya tahun ini dilaksanakan tepat menjelang ibadah ramadan, sehingga jajanan yang disajikan identik dengan jajanam takjil.
Dia menuturkan, untuk market day sendiri dilakoni oleh kelas IV, V dan VI. Sementara yang berperan sebagai pembeli adalah adik-adik kelas.
"Yang menjual adalah kelas atas, terdiri dari kelas IV, V dan VI. Ada sekitar 44 stand jualan yang diperuntukkan bagi anak-anak dan 12 stand dari orang tua sekolah dan Komite sekolah yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini," ujarnya kepada media.
Dia menuturkan, selain market day, SDIT Ar-Rahmah juga melaksanakan jelajah permainan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan majemuk. Selanjutnya untuk orang tua juga ada kegiatan workshop read aloud.
"Ini sebenarnya salah satu program yang digagas oleh orang tua dan komite sekolah untuk meningkatkan literasi anak. Ini seiring dengan program sekolah yakni Macca, mari membaca. Orang tua juga bisa terlibat langsung membaca bersama anak," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Iqro Prof Dr Ilmar Aminuddin menambahkan, program market day ini sebenarnya yang paling utama adalah silaturrahmi antara, orang tua siswa guru dan anak-anak.
Pro Ilmar menjelaskan, selama ini ada stiga, orang tua siswa hanya menyerahkan anaknya ke sekolah untuk dididik. Nanti sekolah yang membina dan mengembangkan mereka. Namun kata dia Ar-Rahmah tidak berharap seperti itu.
"Dengan kegiatan ini, ada peran timbal balik antara orang tua dan guru. Disinilah kita mempertemukan keduanya. Market day pasar kuliner ini sbagai salah satu ajang mengakrabkan antara orang tua siswa, guru dan anak-anak," jelasnya.
Di market day tersebut kata dia tergambar suasana yang sangat islami. Sebagaimana yang dilakukan Rasulillah, berwirausaha.
"Inilah kehidupan yang sesungguhnya. Siswa diajarkan berwirausaha sejak dini. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi siswa. Market day seperti ini tidak mereka dapatkan di dalam pelajaran. Jadi disinilah mereka diajarkan," pungkasnya.
Sekedar diketahui, di kegiatan tersebut siswa diajarkan untuk bekerja sama mengolah makanan, hingga tercipa sajian yang telah dikemas dan siap dikonsumsi.
Para pembeli jajanan di market day ini bukan saja datang dari siswa, namun beberapa orang tua juga ada yang turut berperan serta dalam membeli makanan. Umumnya mereka penasaran dengan rasa jajanan yang disajikan para siswa tersebut.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pemprov Sulsel Gelar Ramadan Leadership Camp untuk Penguatan Kapasitas Pejabat
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan menggelar kegiatan Ramadan Leadership Camp yang dipusatkan di Asrama Haji Sudiang Makassar pada 22–28 Februari 2026.
Sabtu, 14 Feb 2026 09:22
News
Jelang Ramadan, Sulsel Perkuat Pasokan dan Stabilisasi Harga
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat langkah antisipatif pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri Tahun 2026.
Sabtu, 14 Feb 2026 09:14
Ekbis
Bupati Gowa Instruksikan TPID Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan
Bupati Gowa membuka HLM TPID dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa.
Rabu, 11 Feb 2026 16:06
Ekbis
Jelang Ramadan, Harga Cabai dan Ikan Laut di Maros Melonjak
Sepekan menjelang Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, melonjak tajam.
Selasa, 10 Feb 2026 15:58
Sulsel
Selama Ramadan, Pemkab Maros Akan Gelar Pasar Murah di 14 Kecamatan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros akan menggelar pasar murah di 14 kecamatan selama Bulan Suci Ramadan 1447 H.
Senin, 09 Feb 2026 15:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dari Suara ke Harga: Renungan tentang Demokrasi dan Amanah
2
Serap Aspirasi PKL Cerekang, Anggota DPRD Makassar Dorong Pemkot Buka Dialog
3
Tomas Trucha Kecewa Tak Bisa Lanjutkan Tren Positif PSM Makassar
4
PT Semen Tonasa Komitmen Jadikan K3 sebagai Budaya Tiap Lini Lingkungan Kerja
5
Warga Penggarap Dampingi Satpol PP Pasang Plang Aset Pemerintah di Lampia
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dari Suara ke Harga: Renungan tentang Demokrasi dan Amanah
2
Serap Aspirasi PKL Cerekang, Anggota DPRD Makassar Dorong Pemkot Buka Dialog
3
Tomas Trucha Kecewa Tak Bisa Lanjutkan Tren Positif PSM Makassar
4
PT Semen Tonasa Komitmen Jadikan K3 sebagai Budaya Tiap Lini Lingkungan Kerja
5
Warga Penggarap Dampingi Satpol PP Pasang Plang Aset Pemerintah di Lampia