Berpengalaman & Merakyat, Duet IAS-AIA Didorong Maju di Pilgub Sulsel 2024

Selasa, 07 Mei 2024 10:45
Berpengalaman & Merakyat, Duet IAS-AIA Didorong Maju di Pilgub Sulsel 2024
Koordinator Luwu Raya DPW Gibran Centre Sulsel, Agus Abu Hanisah, mendorong paket IAS dan AIA maju pada Pilgub Sulsel 2024. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Sejumlah figur mencuat dijagokan bertarung pada Pilgub Sulsel 2024. Publik pun mulai memasangkan sejumlah kandidat untuk berpaket.

Koordinator Luwu Raya DPW Gibran Centre Sulsel, Agus Abu Hanisah, memiliki paket ideal untuk dipasangkan sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel. Pilihannya itu pun banyak diharapkan oleh publik, khususnya masyarakat Luwu Raya.

Pasangan ideal di Pilgub Sulsel 2024 di mata Agus ialah Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Andi Iwan Darmawan Aras (AIA). Kedua sosok ini dinilainya paling cocok menjadi pemimpin Sulsel pada masa mendatang.

"Dengan mencermati fenomena konfigurasi sosial dengan pendekatan sosiologis empiris, masyarakat Sulsel khususnya Luwu Raya menaruh harapan besar kepada IAS berpasangan dengan AIA. Keduanya diharapkan maju sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel pada Pilgub 2024," kata dia.

Menurut Agus, kapabilitas dan kredibilitas kedua sosok ini tidak perlu diragukan. Keduanya merupakan tokoh politik yang kepemimpinannya dikenal sangat merakyat. IAS dan AIA juga sarat dengan pengalaman politik dan pemerintahan.

IAS yang merupakan mantan Wali Kota Makassar dua periode dan AIA yang merupakan anggota DPR RI tentunya memiliki pengalaman yang menjadi modal berharga untuk memimpin Sulsel. Kedua tokoh ini tentunya akan saling melengkapi.

"Kepemimpinan mereka tidak perlu diragukan dan sangat merakyat. Sarat dengan pengalaman politik maupun pemerintahan, jadi kedua tokoh ini saling melengkapi. Ya sangat ideal menjalankan Dwi Tunggal dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat," ungkapnya.

Tidak kalah penting, IAS maupun AIA merupakan tokoh politik dengan jejaring nasional. Akses keduanya ke pusat kekuasaan tentunya akan memudahkan pembangunan daerah nantinya.

"Keduanya memiliki akses yg sangat baik ke pusat kekuasaan yg di lharapkan dengan mudah mendapat akses anggaran pembangunan dari pemerintah dari pusat. Muaranya untuk membangunan Sulsel," pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
IAS Bersama 197 Pengurus Golkar Sulsel Resmi Dilantik, Target Tambah Kursi 50 Persen
Sulsel
IAS Bersama 197 Pengurus Golkar Sulsel Resmi Dilantik, Target Tambah Kursi 50 Persen
Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menegaskan target tambah kursi dalam Pemilu mendatang.
Minggu, 25 Okt 2026 18:18
Golkar Sulsel Gelar Pelantikan dan Pesta Rakyat, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Sulsel
Golkar Sulsel Gelar Pelantikan dan Pesta Rakyat, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan menyiapkan dua agenda besar, yakni pelantikan pengurus periode 2026–2030 dan pesta rakyat yang dirangkaikan dengan perayaan hari ulang tahun partai.
Jum'at, 23 Okt 2026 16:13
DPP Golkar Yakin IAS Bisa Capai Target Tambah Kursi DPR RI 50 Persen di Sulsel
Sulsel
DPP Golkar Yakin IAS Bisa Capai Target Tambah Kursi DPR RI 50 Persen di Sulsel
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sangat yakin DPD I Partai Golkar Sulsel di bawah komando Ilham Arief Sirajuddin (IAS) akan mewujudkan target tambahan kursi 50 persen untuk DPR RI pada Pemilu 2029 mendatang.
Jum'at, 16 Okt 2026 19:12
Bela Bahlil, Ketua Golkar Sulsel Sebut Penilaian CELIOS Tidak Objektif & Abaikan Kondisi Geopolitik
News
Bela Bahlil, Ketua Golkar Sulsel Sebut Penilaian CELIOS Tidak Objektif & Abaikan Kondisi Geopolitik
IAS menilai penilaian CELIOS terhadap kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam jajaran menteri berkinerja terburuk belum mempertimbangkan secara menyeluruh tantangan sektor energi global.
Rabu, 14 Okt 2026 09:39
Wali Kota Appi Kedepankan Etik Politik, Mundur dari Golkar Secara Baik-baik
Makassar City
Wali Kota Appi Kedepankan Etik Politik, Mundur dari Golkar Secara Baik-baik
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin akhirnya memutuskan sikap politiknya. Appi memilih keluar dari Partai Golkar terhitung pada Senin, 5 Oktober 2026.
Senin, 05 Okt 2026 22:14
Berita Terbaru