Pertamina Sulawesi Cegah Balita Kurang Gizi Lewat Program Posyandu Sehati
Jum'at, 17 Mei 2024 22:22
Pertamina Patra Niaga Sulawesi melaksanakan kegiatan edukasi dan konseling Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Maros pada Kamis (16/5). Foto/Dok Pertamina
MAKASSAR - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Posyandu Sehati binaan Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin yang merupakan salah satu unit operasi Pertamina Patra Niaga Sulawesi melaksanakan kegiatan edukasi dan konseling Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Maros pada Kamis (16/5).
Edukasi dan konseling ini dihadiri oleh 11 ibu dan balita binaan. Dalam proses ini, edukasi diberikan kepada ibu-ibu balita yang sering berkontak langsung dengan anaknya. Dalam edukasi, diajarkan dan diberitahu mengenai poin-poin utama dalam PHBS rumah tangga.
Setelah edukasi, diberikan juga beberapa pertanyaan pada ibu balita seputar perkembangan anaknya selama periode bulan Februari setelah pemberian suplemen kesehatan pertama.
Kegiatan ini dilaksanakan sebulan sekali sejak Februari 2024 dan diberikan kepada ibu-ibu yang berada disekitar Ring I AFT Hasanuddin. Rangkaian kegiatan program CSR Posyandu Sehati meliputi pendaftaran, pengukuran antropometri, pencatatan, edukasi, dan konseling yang dilakukan satu per satu dengan ibu dan balita.
Edukasi ini dilakukan agar orang tua khususnya ibu yang sangat dekat dengan balitanya mengetahui, mau, dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat untuk keluarganya serta berperan aktif dalam Gerakan Kesehatan di lingkungan sekitarnya.
Setelah edukasi, ibu-ibu diberi kesempatan untuk konseling secara pribadi yang sifatnya lebih privasi. Dalam konseling tersebut, petugas ahli dari Puskesmas, Masniati, memberikan pertanyaan kepada peserta seputar perkembangan anaknya selama periode bulan Februari setelah pemberian suplemen Kesehatan pertama.
"Kami menyimpulkan bahwa masalah pola hidup tidak sehat yang paling banyak dialami oleh balita adalah adanya anggota keluarga yang merokok dan masih belum menerapkan kebiasaan cuci tangan pakai sabun, serta ASI eksklusif yang tidak terpenuhi,” ujar Masniati.
Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin, Abdul Muis, menyampaikan alasan program Posyandu Sehati ini dibentuk ialah untuk mengurangi seputar masalah yang biasanya terjadi pada balita baik itu stunting, obesitas, wasting, maupun underweight.
“Dari hasil sosial mapping yang kami lakukan, terdapat kurang lebih 262 balita yang mengalami gangguan gizi dari 1.619 balita yang berada di kelurahan Sudiang atau ring 1 wilayah operasi kami,” ujar Muis.
Dalam intervensi ini, ibu balita juga diberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa bubur kacang hijau untuk pemenuhan gizinya. Selain itu, diberikan juga suplemen kesehatan berupa curcuma plus atau minyak ikan yang dapat membantu meningkat nafsu makan, memenuhi kebutuhan vitamin pada masa pertumbuhan dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh pada anak.
Dalam kesempatan yang terpisah, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial lingkungan sekitar.
“Program yang kami jalankan adalah bentuk kontribusi perusahaan terhadap lingkungan sekitar dalam hal Kesehatan keluarga. Dan program ini sejalan dengan program Pemerintah untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yaitu nomor (3) Kehidupan Sehat dan Sejahtera,” ucap Fahrougi.
Edukasi dan konseling ini dihadiri oleh 11 ibu dan balita binaan. Dalam proses ini, edukasi diberikan kepada ibu-ibu balita yang sering berkontak langsung dengan anaknya. Dalam edukasi, diajarkan dan diberitahu mengenai poin-poin utama dalam PHBS rumah tangga.
Setelah edukasi, diberikan juga beberapa pertanyaan pada ibu balita seputar perkembangan anaknya selama periode bulan Februari setelah pemberian suplemen kesehatan pertama.
Kegiatan ini dilaksanakan sebulan sekali sejak Februari 2024 dan diberikan kepada ibu-ibu yang berada disekitar Ring I AFT Hasanuddin. Rangkaian kegiatan program CSR Posyandu Sehati meliputi pendaftaran, pengukuran antropometri, pencatatan, edukasi, dan konseling yang dilakukan satu per satu dengan ibu dan balita.
Edukasi ini dilakukan agar orang tua khususnya ibu yang sangat dekat dengan balitanya mengetahui, mau, dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat untuk keluarganya serta berperan aktif dalam Gerakan Kesehatan di lingkungan sekitarnya.
Setelah edukasi, ibu-ibu diberi kesempatan untuk konseling secara pribadi yang sifatnya lebih privasi. Dalam konseling tersebut, petugas ahli dari Puskesmas, Masniati, memberikan pertanyaan kepada peserta seputar perkembangan anaknya selama periode bulan Februari setelah pemberian suplemen Kesehatan pertama.
"Kami menyimpulkan bahwa masalah pola hidup tidak sehat yang paling banyak dialami oleh balita adalah adanya anggota keluarga yang merokok dan masih belum menerapkan kebiasaan cuci tangan pakai sabun, serta ASI eksklusif yang tidak terpenuhi,” ujar Masniati.
Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin, Abdul Muis, menyampaikan alasan program Posyandu Sehati ini dibentuk ialah untuk mengurangi seputar masalah yang biasanya terjadi pada balita baik itu stunting, obesitas, wasting, maupun underweight.
“Dari hasil sosial mapping yang kami lakukan, terdapat kurang lebih 262 balita yang mengalami gangguan gizi dari 1.619 balita yang berada di kelurahan Sudiang atau ring 1 wilayah operasi kami,” ujar Muis.
Dalam intervensi ini, ibu balita juga diberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa bubur kacang hijau untuk pemenuhan gizinya. Selain itu, diberikan juga suplemen kesehatan berupa curcuma plus atau minyak ikan yang dapat membantu meningkat nafsu makan, memenuhi kebutuhan vitamin pada masa pertumbuhan dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh pada anak.
Dalam kesempatan yang terpisah, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial lingkungan sekitar.
“Program yang kami jalankan adalah bentuk kontribusi perusahaan terhadap lingkungan sekitar dalam hal Kesehatan keluarga. Dan program ini sejalan dengan program Pemerintah untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yaitu nomor (3) Kehidupan Sehat dan Sejahtera,” ucap Fahrougi.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Resmi Aktifkan Satgas Ramadan dan Idulfitri
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi resmi mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 1447 H guna memastikan kelancaran penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG selama masa Ramadan hingga Idulfitri.
Senin, 09 Mar 2026 14:54
News
Pantau Kesiapan SPBU dan Pangkalan LPG di Makassar Jelang Idul Fitri 2026
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan pemantauan langsung ketersediaan layanan energi di SPBU 74.901.15 Jalan DR Ratulangi
Senin, 09 Mar 2026 10:30
Ekbis
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Ketersediaan Energi Selama Ramadan
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan distribusi energi bagi masyarakat tetap berjalan optimal selama periode Ramadan dan Idulfitri.
Jum'at, 06 Mar 2026 16:47
Ekbis
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bagikan 3.300 Takjil Gratis
Suasana Ramadan terasa lebih hangat di berbagai titik Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Keluarga besar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama para agen LPG dan SPBE turun langsung membagikan ribuan paket takjil gratis kepada masyarakat.
Kamis, 05 Mar 2026 12:37
Ekbis
Tingkatkan Kompetensi Operator SPBU Sulselbar Lewat Program Upskilling
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggelar kegiatan Upskilling Operator Wilayah Sales Area Sulselbar pada 2 Maret 2026 di Aula Bright Gas, Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.
Rabu, 04 Mar 2026 11:35
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fadel Tauphan Ansar Dilantik Ketua KNPI Sulsel, Tiga Kepala Daerah dan Ketua DPRD Hadir
2
Diduga Dibangun Pakai APBD, Penutupan Akses Jalan Wisma Nirmala Rugikan Warga
3
Pererat Silaturahmi, Alumni SMAN 6 Makassar Angkatan 2002 Gelar Buka Puasa Bersama
4
Kasus Korupsi Bibit Nanas, Kejati Sulsel Tahan Mantan Pj Gubernur Sulsel
5
Parkir Ruko Diamond Panakkukang Dikeluhkan, Mahal Tetapi Tak Berizin
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fadel Tauphan Ansar Dilantik Ketua KNPI Sulsel, Tiga Kepala Daerah dan Ketua DPRD Hadir
2
Diduga Dibangun Pakai APBD, Penutupan Akses Jalan Wisma Nirmala Rugikan Warga
3
Pererat Silaturahmi, Alumni SMAN 6 Makassar Angkatan 2002 Gelar Buka Puasa Bersama
4
Kasus Korupsi Bibit Nanas, Kejati Sulsel Tahan Mantan Pj Gubernur Sulsel
5
Parkir Ruko Diamond Panakkukang Dikeluhkan, Mahal Tetapi Tak Berizin