BPBD Sulsel dan Ehime University Jepang Dukung Penanggulangan Bencana
Jum'at, 10 Mar 2023 17:19
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulsel Amson Padolo saat menerima kunjungan dari Ehime University. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Dalam rangka upaya untuk menjalin kerjasama terkait penanggulangan Bencana, Tim Ehime University Jepang melakukan kunjungan dan diskusi terkait mitigasi dan penanggulangan Bencana di Provinsi Sulsel.
Tim Ehime ini di Pimpin Oleh Prof Tsuyoshi Hatori serta didampingi oleh Tim Pusat Studi Kebencanaan Unhas yang dipimpin oleh Dr Ilham.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulsel Amson Padolo bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik Amran bersama beberapa pejabat struktural BPBD menerima tim tersebut. Sekaligus menyampaikan berbagai program Pemprov dalam penanggulangan bemcana di Sulsel.
Amson mengatakan, sebagaimana arahan Guburnur bahwa BPBD selalu hadir dan siap dalam setiap jenis bencana yang terjadi. Serta melakukan Program Nyata baik dalam Fase Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Fase kedaruratan maupun Fase Rehab Rekon.
Untuk Fase pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD telah melengkapi Dokumen Kebencanaan seperti Dokumen Resiko Bencana, Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana, Renkon Banjir dab Renkon Tanah Longsor, Penyiapan muatan lokal kebencanaan pd SMA/SMK dan berbagai Program lain.
Untuk Fase kedaruratan dan Logostik antara lain penyaluran logistik bencana serta pengelolaan Aplikasi Sistem Analisa Data dan Pelapkran Bencana (Si-Andalan) dan lainnya.
"Fase Rehabilitasi dan Rekonstruksi antara lain memfasilitasi dan pendampingan Kab/Kota yanh telah trdampak bencana untuk Dana Rehab dan Rekonstruksi serta kerjasama Pusat Studi kebencanaan Unhas untuk KKN Tematik," kata dia.
Prof Hatori dr Ehime University menyampaikan, berbagai program mitigasi kebencanaan yang selama ini dilaksanakan di jepang dan bagaimana membentuk Masyarakat Tanggap Bencana.
Diketahui dalam kurun 2 bulan, BPBD Sulsel telah menerima sebanyak 2 kali Kunjungan lembaga dari Luar Negeri dimana sebelumnya, 6 Februari 2023, juga telah menerima Crisis Preparedness Team Pemerintah Australia yang di dampingi Konjen Australia Mrs Bronwyn Robbins dengan Tujuan Studi kebencanaan di Provinsi Sulsel.
Tim Ehime ini di Pimpin Oleh Prof Tsuyoshi Hatori serta didampingi oleh Tim Pusat Studi Kebencanaan Unhas yang dipimpin oleh Dr Ilham.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulsel Amson Padolo bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik Amran bersama beberapa pejabat struktural BPBD menerima tim tersebut. Sekaligus menyampaikan berbagai program Pemprov dalam penanggulangan bemcana di Sulsel.
Amson mengatakan, sebagaimana arahan Guburnur bahwa BPBD selalu hadir dan siap dalam setiap jenis bencana yang terjadi. Serta melakukan Program Nyata baik dalam Fase Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Fase kedaruratan maupun Fase Rehab Rekon.
Untuk Fase pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD telah melengkapi Dokumen Kebencanaan seperti Dokumen Resiko Bencana, Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana, Renkon Banjir dab Renkon Tanah Longsor, Penyiapan muatan lokal kebencanaan pd SMA/SMK dan berbagai Program lain.
Untuk Fase kedaruratan dan Logostik antara lain penyaluran logistik bencana serta pengelolaan Aplikasi Sistem Analisa Data dan Pelapkran Bencana (Si-Andalan) dan lainnya.
"Fase Rehabilitasi dan Rekonstruksi antara lain memfasilitasi dan pendampingan Kab/Kota yanh telah trdampak bencana untuk Dana Rehab dan Rekonstruksi serta kerjasama Pusat Studi kebencanaan Unhas untuk KKN Tematik," kata dia.
Prof Hatori dr Ehime University menyampaikan, berbagai program mitigasi kebencanaan yang selama ini dilaksanakan di jepang dan bagaimana membentuk Masyarakat Tanggap Bencana.
Diketahui dalam kurun 2 bulan, BPBD Sulsel telah menerima sebanyak 2 kali Kunjungan lembaga dari Luar Negeri dimana sebelumnya, 6 Februari 2023, juga telah menerima Crisis Preparedness Team Pemerintah Australia yang di dampingi Konjen Australia Mrs Bronwyn Robbins dengan Tujuan Studi kebencanaan di Provinsi Sulsel.
(GUS)
Berita Terkait
News
OJK, LPS, dan Pemprov Sulsel Gaungkan Gerakan Cinta Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersinergi melalui Gerakan Masyarakat (Germas) Anti Mager Cinta Keuangan Syariah.
Selasa, 03 Nov 2026 20:13
Ekbis
Mayoritas Daerah di Sulsel Mulai Beralih ke Perbankan Syariah
Sebanyak 21 dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan telah mengalihkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke layanan perbankan syariah.
Selasa, 03 Nov 2026 09:52
Ekbis
Aset Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Luncurkan Cetak Biru Keuangan Syariah
OJK meluncurkan Cetak Biru Pengembangan dan Penguatan Keuangan Syariah sebagai arah baru untuk mempercepat pertumbuhan industri keuangan syariah nasional.
Senin, 02 Nov 2026 16:38
News
Gubernur Sulsel Sudah Koordinasi untuk Perbaikan Jalan Samping Tol Sutami
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, merespons kerusakan jalan di sepanjang sisi Tol Ir Sutami, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, yang menjadi keluhan masyarakat.
Kamis, 29 Okt 2026 16:14
News
Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengapresiasi penyelenggaraan Program Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan. Apresiasi tersebut disampaikan saat Peringatan Satu Tahun Sekolah Rakyat dan Sumpah Pemuda bertema “Satu Indonesia, Sejuta Cita-cita” di GOR Sudiang, Makassar, Rabu (28/10/2026).
Rabu, 28 Okt 2026 18:26
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Debut di Porprov, Petanque Langsung Antar Maros Raih Emas
2
Maros Masuk 4 Besar Klasemen Sementara Perolehan Medali Porprov Sulsel 2026
3
Investor Pasar Modal di Sulsel Tumbuh Double Digit, Partisipasi Daerah Meluas
4
King Kobra Sepanjang 2,5 Meter Dievakuasi dari Belakang Polsek Tanralili
5
Pasang Badan untuk Bahlil, Idrus Marham Balas Serangan Pembuat Opini Menyesatkan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Debut di Porprov, Petanque Langsung Antar Maros Raih Emas
2
Maros Masuk 4 Besar Klasemen Sementara Perolehan Medali Porprov Sulsel 2026
3
Investor Pasar Modal di Sulsel Tumbuh Double Digit, Partisipasi Daerah Meluas
4
King Kobra Sepanjang 2,5 Meter Dievakuasi dari Belakang Polsek Tanralili
5
Pasang Badan untuk Bahlil, Idrus Marham Balas Serangan Pembuat Opini Menyesatkan