Perkuat Tradisi NU, Ahmad Taslim Sowan ke Ulama untuk Maju Ketua PCNU Makassar
Minggu, 23 Jun 2024 17:08
Calon Ketua Tanfidziyah PCNU Makassar Ahmad Taslim Matammeng saat sowan ke kediaman Rais Suriyah terpilih PWNU Makassar, Minggu, (23/06/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Calon Ketua Tanfidziyah PCNU Makassar Ahmad Taslim Matammeng, menunjukkan keseriusannya untuk maju pada Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama yang rencananya digelar bulan depan. Bahkan ia sowan ke sejumlah ulama di Makassar.
Ahmad Taslim yang juga Pimpinan Pondok Pesantren DDI Galesong Baru Makassar ini, sudah meminta doa dan restu ke sejumlah tokoh sentral NU di Makassar untuk tetap merawat nilai tradisional Nahdatul Ulama yang selama ini diterapkan di organisasi keummatan tersebut.
"Alhamdulillah mereka memberikan doa dan restu, ini harus kita tetap rawat karena bagaimana pun mereka adalah ulama kita," kata Gus Taslim, sapaan akrabnya.
Pada Minggu 23 Juni 2024, Gus Taslim, secara khusus bersilaturahim dengan AGH Dr Baharuddin HS, Rais Syuriah PCNU Makassar sekaligus Rais Syuriah PWNU Sulsel terpilih di kediamannya.
AGH Baharuddin pun memberikan doa restunya kepada Ahmad Taslim. "Kita mendoakan yang terbaik untuk kader yang punya niatan menjadi pemimpin di PCNU," ucap AGH Baharuddin.
Sebelumnya Gus Taslim juga bersilaturahim beberapa Ulama di antaranya AGH As-Syekh Sayyid Habib A Rahim Assegaf Puang Makka di Kediamannya Baji Bicara, kemudian AGH Abdul Muthalib (MDIA Bontoala) di Jalan Lumuru dan Gurutta Prof KH Hamzah Harun Al Rasyid, Ketua PWNU Sulsel.
Ahmad Taslim menjelaskan, respons para ulama ini cukup bagus saat dirinya mengutarakan niat untuk maju menjadi calon ketua PCNU pada Konfercab bulan depan nanti. "Bahkan mereka menitipkan beberapa pesan untuk NU Makassar ke depannya," lanjutnya.
Dia melanjutkan, NU Makassar ke depannya harus memperkuat program pengembangan kualitas SDM baik jamiyah maupun jamaah, peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi, penguatan nilai-nilai Aswaja, dan penguatan organisasi, pengembangan jaringan dan lembaga.
Gus Taslim, melanjutkan penguatan SDM jamaah harus menitikberatkan pada literasi digital yang sudah menjadi tuntutan zaman saat ini, agar lebih siap menghadapi tantangan dan peluang yang dibawa oleh kemajuan teknologi.
"Media sosial harus digunakan untuk kepentingan penguatan ideologi Aswaja yang mengedepankan sikap al-Tawazun (bertindak seimbang), at-Tawassuth (berprilaku moderat), al-Tasamuh (bersikap toleran) dan al-I'tidal (berpihak pada kebenaran)," ungkapnya.
Kemudian, pada program kesejahteraan dan kemandirian ekonomi, NU Makassar harus tampil untuk bisa memakmurkan jamaah melalui program perekonomian ummat. Di antaranya pembinaan dan pendampingan UMKM hingga bantuan akses permodalan untuk jamaah.
Selain itu, NU juga bisa menjadi fasilitator atau mediator untuk memberikan akses lapangan pekerjaan untuk pemuda NU yang belum bekerja atau membutuhkan pekerjaan, serta pelatihan keterampilan kerja yang dibutuhkan dunia usaha atau industri.
Hal ini menurut Komisioner BAZNAS Kota Makassar ini sejalan dengan visi misi bidang ekonomi PBNU yakni Bisa Kerja, Bisa Bisnis, dan UMKM Meroket.
"Jejaring NU yang cukup luas bisa kita manfaatkan sebagai mitra untuk membina jamaah kita agar menjadi entrepreneur supaya nantinya bisa mandiri secara ekonomi," katanya.
Sebelumnya Ahmad Taslim juga mendapat dukungan dari beberapa pimpinan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU tingkat kecamatan. Gus Taslim memastikan akan fokus mensupport MWC NU ketika nantinya ia ditakdirkan menjadi Ketua PCNU Makassar.
"MWC adalah garda terdepan untuk merawat jamaah di kalangan akar rumput, karena itu PCNU nantinya akan mensupport kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat di MWC dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh PCNU, seperti distribusi dana hibah untuk operasional kegiatan dan lainnya. Insya Allah," ujarnya.
Ahmad Taslim yang juga Pimpinan Pondok Pesantren DDI Galesong Baru Makassar ini, sudah meminta doa dan restu ke sejumlah tokoh sentral NU di Makassar untuk tetap merawat nilai tradisional Nahdatul Ulama yang selama ini diterapkan di organisasi keummatan tersebut.
"Alhamdulillah mereka memberikan doa dan restu, ini harus kita tetap rawat karena bagaimana pun mereka adalah ulama kita," kata Gus Taslim, sapaan akrabnya.
Pada Minggu 23 Juni 2024, Gus Taslim, secara khusus bersilaturahim dengan AGH Dr Baharuddin HS, Rais Syuriah PCNU Makassar sekaligus Rais Syuriah PWNU Sulsel terpilih di kediamannya.
AGH Baharuddin pun memberikan doa restunya kepada Ahmad Taslim. "Kita mendoakan yang terbaik untuk kader yang punya niatan menjadi pemimpin di PCNU," ucap AGH Baharuddin.
Sebelumnya Gus Taslim juga bersilaturahim beberapa Ulama di antaranya AGH As-Syekh Sayyid Habib A Rahim Assegaf Puang Makka di Kediamannya Baji Bicara, kemudian AGH Abdul Muthalib (MDIA Bontoala) di Jalan Lumuru dan Gurutta Prof KH Hamzah Harun Al Rasyid, Ketua PWNU Sulsel.
Ahmad Taslim menjelaskan, respons para ulama ini cukup bagus saat dirinya mengutarakan niat untuk maju menjadi calon ketua PCNU pada Konfercab bulan depan nanti. "Bahkan mereka menitipkan beberapa pesan untuk NU Makassar ke depannya," lanjutnya.
Dia melanjutkan, NU Makassar ke depannya harus memperkuat program pengembangan kualitas SDM baik jamiyah maupun jamaah, peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi, penguatan nilai-nilai Aswaja, dan penguatan organisasi, pengembangan jaringan dan lembaga.
Gus Taslim, melanjutkan penguatan SDM jamaah harus menitikberatkan pada literasi digital yang sudah menjadi tuntutan zaman saat ini, agar lebih siap menghadapi tantangan dan peluang yang dibawa oleh kemajuan teknologi.
"Media sosial harus digunakan untuk kepentingan penguatan ideologi Aswaja yang mengedepankan sikap al-Tawazun (bertindak seimbang), at-Tawassuth (berprilaku moderat), al-Tasamuh (bersikap toleran) dan al-I'tidal (berpihak pada kebenaran)," ungkapnya.
Kemudian, pada program kesejahteraan dan kemandirian ekonomi, NU Makassar harus tampil untuk bisa memakmurkan jamaah melalui program perekonomian ummat. Di antaranya pembinaan dan pendampingan UMKM hingga bantuan akses permodalan untuk jamaah.
Selain itu, NU juga bisa menjadi fasilitator atau mediator untuk memberikan akses lapangan pekerjaan untuk pemuda NU yang belum bekerja atau membutuhkan pekerjaan, serta pelatihan keterampilan kerja yang dibutuhkan dunia usaha atau industri.
Hal ini menurut Komisioner BAZNAS Kota Makassar ini sejalan dengan visi misi bidang ekonomi PBNU yakni Bisa Kerja, Bisa Bisnis, dan UMKM Meroket.
"Jejaring NU yang cukup luas bisa kita manfaatkan sebagai mitra untuk membina jamaah kita agar menjadi entrepreneur supaya nantinya bisa mandiri secara ekonomi," katanya.
Sebelumnya Ahmad Taslim juga mendapat dukungan dari beberapa pimpinan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU tingkat kecamatan. Gus Taslim memastikan akan fokus mensupport MWC NU ketika nantinya ia ditakdirkan menjadi Ketua PCNU Makassar.
"MWC adalah garda terdepan untuk merawat jamaah di kalangan akar rumput, karena itu PCNU nantinya akan mensupport kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat di MWC dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh PCNU, seperti distribusi dana hibah untuk operasional kegiatan dan lainnya. Insya Allah," ujarnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Haul ke-20 Puang Ramma, Kisah Sang Mursyid Dikemas dalam Manakib dan Novel
Tak hanya buku tentang Puang Ramma, rangkaian haul juga akan menjadi momentum peluncuran sejumlah karya yang berkaitan dengan Syekh Yusuf Al-Makassary.
Jum'at, 04 Sep 2026 20:36
News
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
Sekitar 2.000 jemaah diperkirakan bakal menghadiri Haul ke-20 KHS Syekh Sayyid Jamaluddin Assegaf Puang Ramma di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Ahad, 6 September 2026.
Jum'at, 04 Sep 2026 17:36
News
Gus Kikin Jadi Ketum PBNU, Idrus Marham: Duet Ideal untuk Masa Depan NU
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031.
Senin, 31 Agu 2026 16:46
News
Idrus Marham Luncurkan Buku “Nahdlatul Ulama & Tantangan Peradaban” di Jakarta
Buku berjudul Nahdlatul Ulama & Tantangan Peradaban karya Idrus Marham akan diluncurkan dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Novotel, Jakarta, Senin (24/08/2026) hari ini.
Minggu, 23 Agu 2026 20:27
News
Gus Zaki: Muktamar NU Harus Berdaulat, Tolak Politik Paket
Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah KH Ahmad Zaki Fuad alias Gus Zaki mengingatkan agar pencalonan Ketua Umum PBNU menjelang Muktamar ke-35 tidak dikunci melalui paket-paket kepemimpinan.
Rabu, 19 Agu 2026 19:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
3
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
3
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan