Jokowi Harap Ketum PSSI Baru Bawa Perubahan Bagi Sepak Bola Indonesia
Jum'at, 17 Feb 2023 19:40

Presiden Jokowi memberikan keterangan pers usai pembukaan Pameran Otomotif IIMS Tahun 2023, Kamis (16/02/2023). (Foto: Humas Setkab )
JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), mengharapkan Ketua Umum PSSI yang baru dapat melakukan reformasi total terhadap persepakbolaan Indonesia.
“Kita harapkan dengan ketua yang baru nanti terjadi, yang kita harapkan terjadi reformasi total. Ini harapan dari kita, ya,” katanya usai membuka Pameran Otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Tahun 2023, Kamis (16/02/2023) dilansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet.
Diketahui, Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) digelar di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis (16/2/2023). Dalam KLB tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir terpilih menjadi Ketua Umum PSSI setelah memperoleh 64 suara.
Presiden juga berharap pengurus PSSI yang baru bisa membuat sepak bola Indonesia menjadi lebih baik.
“Sehingga persepakbolaan kita menjadi hidup dan bisa paling tidak ASEAN bisa step pertama bisa kita pegang, kemudian Asia step yang kedua bisa kita pegang. Harapan dari pemerintah itu saja,” tandasnya.
Lebih lanjut, Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah tidak ikut campur dalam penyelenggaraan KLB PSSI.
“Pemerintah tidak ikut-ikutan di sana sesuai dengan statuta,” tegasnya.
“Kita harapkan dengan ketua yang baru nanti terjadi, yang kita harapkan terjadi reformasi total. Ini harapan dari kita, ya,” katanya usai membuka Pameran Otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Tahun 2023, Kamis (16/02/2023) dilansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet.
Diketahui, Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) digelar di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis (16/2/2023). Dalam KLB tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir terpilih menjadi Ketua Umum PSSI setelah memperoleh 64 suara.
Presiden juga berharap pengurus PSSI yang baru bisa membuat sepak bola Indonesia menjadi lebih baik.
“Sehingga persepakbolaan kita menjadi hidup dan bisa paling tidak ASEAN bisa step pertama bisa kita pegang, kemudian Asia step yang kedua bisa kita pegang. Harapan dari pemerintah itu saja,” tandasnya.
Lebih lanjut, Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah tidak ikut campur dalam penyelenggaraan KLB PSSI.
“Pemerintah tidak ikut-ikutan di sana sesuai dengan statuta,” tegasnya.
(GUS)
Berita Terkait

News
Tiga Pemain Naturalisasi Baru Sudah Bisa Bela Timnas
Publik sepak bola Indonesia menanti debut tiga pemain nanturalisasi yang baru saja bergabung. Bahkan mereka sudah siap membela timnas pada Kualifikasi Piala Dunia setelah mendapat izin dari FIFA.
Jum'at, 14 Mar 2025 06:26

Sports
PSSI Tunjuk Jordi Cruyff Sebagai Penasihat Teknis
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), telah mengumumkan penunjukan Jordi Cruyff sebagai Penasihat Teknis. Langkah ini menjadi signifikan dalam misi mendorong perkembangan dan standar performa sepak bola Indonesia.
Selasa, 25 Feb 2025 20:09

Sports
Indra Sjafri Diberhetikan Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-20
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya melepas posisi Indra Sjafri dari jabatan sebagai pelatih kepala Timnas U-20, Minggu, (23/02/2025).
Minggu, 23 Feb 2025 19:57

News
Siap Dilantik Presiden, Bupati & Wabup Maros Terpilih Tes Kesehatan di Kemendagri
Bupati Maros terpilih, AS Chaidir Syam, bersama Wakil Bupati terpilih, Muetazim Mansyur, menjalani pemeriksaan kesehatan di Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (17/2/2025).
Senin, 17 Feb 2025 12:52

Sports
Tambahan Pemain Naturalisasi Diharap Dongkrak Daya Gedor Timnas Indonesia
Timnas Indonesia mendapat tambahan amunisi pemain naturalisasi yakni Ole Romeny, Tim Geypens dan Dion Markx yang resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah pada hari Sabtu (8/2/2025)
Minggu, 09 Feb 2025 16:29
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler