Rektor UMI Hadiri Taklimat Presiden: Kampus Harus Berpikir Seperti Negara, Menjaga Masa Depan Indonesia
Jum'at, 16 Jan 2026 16:33
Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Hambali Thalib mendampingi Mendikti Saintek dalam konferensi pers pasca-taklimat, sebagai bagian dari konsolidasi kebijakan strategis pendidikan.
JAKARTA - Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Hambali Thalib, menghadiri Taklimat Awal Tahun Presiden Republik Indonesia yang dipimpin langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, Kamis (15/1/2026), di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Forum strategis kenegaraan ini dihadiri sekitar 1.200 pimpinan perguruan tinggi yang terdiri atas rektor, guru besar, dan dekan perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia. Sebagai representasi pimpinan universitas yang aktif mendorong transformasi pendidikan tinggi berbasis integritas, sains, dan pengabdian kebangsaan.
Pertemuan nasional yang mengusung tema “Manusia, Pendidikan Tinggi, dan Sains untuk Kebangkitan Indonesia” ini menjadi ruang dialog langsung antara Presiden RI dan pimpinan perguruan tinggi dalam rangka memperkuat peran strategis kampus sebagai arsitek masa depan bangsa, sekaligus mitra negara dalam mewujudkan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan tinggi dan sains bukan sekadar sektor pendukung, melainkan fondasi utama kekuatan nasional, terutama dalam menghadapi dinamika geopolitik global, ketidakpastian ekonomi dunia, serta tantangan kedaulatan pangan, energi, dan teknologi.
Presiden juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah akan memulai sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berkaitan langsung dengan hilirisasi industri, swasembada pangan dan energi, penguatan sektor kesehatan, serta pengembangan sains dan teknologi nasional, yang seluruhnya membutuhkan dukungan sumber daya manusia unggul hasil pendidikan tinggi yang kuat dan berkarakter.
Sebagai bentuk keberpihakan nyata kepada dunia akademik, Presiden RI juga menyampaikan komitmen penambahan anggaran riset nasional sebesar Rp4 triliun untuk perguruan tinggi di seluruh Indonesia, guna memperkuat riset terapan, inovasi strategis, dan kolaborasi kampus–industri–negara dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menyampaikan apresiasi atas kebijakan dan kepemimpinan Presiden yang secara terbuka mengajak perguruan tinggi berpikir dan bertindak sebagai bagian dari sistem ketahanan negara.
“Bagi UMI, pertemuan ini bukan sekadar undangan kehormatan, tetapi amanah kebangsaan. Presiden memberi pesan yang sangat jelas: kampus tidak boleh berjalan sendiri, kampus harus berjalan bersama negara,” ujar Prof Hambali.
Dalam forum tersebut, Rektor UMI juga mendampingi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) dalam konferensi pers pasca-taklimat, sebagai bagian dari konsolidasi kebijakan strategis pendidikan tinggi nasional menghadapi fase pembangunan 2025–2045.
Prof Hambali menegaskan komitmen Universitas Muslim Indonesia untuk bekerja lebih keras, lebih disiplin, dan lebih terarah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang siap mendukung Proyek Strategis Nasional pemerintahan Presiden Prabowo, khususnya di bidang kesehatan, ketahanan pangan, energi, teknologi, dan penguatan karakter kebangsaan.
“UMI berkomitmen melahirkan lulusan yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi kuat secara karakter, berintegritas, dan siap mengabdi bagi bangsa. Riset kami diarahkan untuk berdampak, pengabdian kami ditujukan untuk rakyat, dan pendidikan kami kami posisikan sebagai investasi peradaban,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut turut dibahas berbagai isu strategis pendidikan tinggi nasional, antara lain kekurangan tenaga dokter yang masih melampaui 100 ribu orang secara nasional, peningkatan kualitas dan kesejahteraan dosen, penguatan sarana dan prasarana kampus, serta keberlanjutan pembiayaan perguruan tinggi agar tetap berkualitas tanpa membebani mahasiswa dan masyarakat.
Kehadiran Rektor UMI dalam forum kenegaraan di Istana Negara ini sekaligus menegaskan posisi Universitas Muslim Indonesia sebagai perguruan tinggi swasta terkemuka di Kawasan Timur Indonesia yang tidak hanya membesarkan institusi, tetapi ikut menjaga masa depan negara melalui pendidikan tinggi, sains, dan pengabdian kebangsaan.
UMI meneguhkan diri sebagai kampus yang berpikir seperti negara, bekerja untuk rakyat, dan berikhtiar menghadirkan ilmu sebagai kekuatan moral dan strategis bangsa, demi Indonesia yang berdaulat, maju, adil, dan tangguh menghadapi dinamika global.
Forum strategis kenegaraan ini dihadiri sekitar 1.200 pimpinan perguruan tinggi yang terdiri atas rektor, guru besar, dan dekan perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia. Sebagai representasi pimpinan universitas yang aktif mendorong transformasi pendidikan tinggi berbasis integritas, sains, dan pengabdian kebangsaan.
Pertemuan nasional yang mengusung tema “Manusia, Pendidikan Tinggi, dan Sains untuk Kebangkitan Indonesia” ini menjadi ruang dialog langsung antara Presiden RI dan pimpinan perguruan tinggi dalam rangka memperkuat peran strategis kampus sebagai arsitek masa depan bangsa, sekaligus mitra negara dalam mewujudkan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan tinggi dan sains bukan sekadar sektor pendukung, melainkan fondasi utama kekuatan nasional, terutama dalam menghadapi dinamika geopolitik global, ketidakpastian ekonomi dunia, serta tantangan kedaulatan pangan, energi, dan teknologi.
Presiden juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah akan memulai sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berkaitan langsung dengan hilirisasi industri, swasembada pangan dan energi, penguatan sektor kesehatan, serta pengembangan sains dan teknologi nasional, yang seluruhnya membutuhkan dukungan sumber daya manusia unggul hasil pendidikan tinggi yang kuat dan berkarakter.
Sebagai bentuk keberpihakan nyata kepada dunia akademik, Presiden RI juga menyampaikan komitmen penambahan anggaran riset nasional sebesar Rp4 triliun untuk perguruan tinggi di seluruh Indonesia, guna memperkuat riset terapan, inovasi strategis, dan kolaborasi kampus–industri–negara dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menyampaikan apresiasi atas kebijakan dan kepemimpinan Presiden yang secara terbuka mengajak perguruan tinggi berpikir dan bertindak sebagai bagian dari sistem ketahanan negara.
“Bagi UMI, pertemuan ini bukan sekadar undangan kehormatan, tetapi amanah kebangsaan. Presiden memberi pesan yang sangat jelas: kampus tidak boleh berjalan sendiri, kampus harus berjalan bersama negara,” ujar Prof Hambali.
Dalam forum tersebut, Rektor UMI juga mendampingi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) dalam konferensi pers pasca-taklimat, sebagai bagian dari konsolidasi kebijakan strategis pendidikan tinggi nasional menghadapi fase pembangunan 2025–2045.
Prof Hambali menegaskan komitmen Universitas Muslim Indonesia untuk bekerja lebih keras, lebih disiplin, dan lebih terarah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang siap mendukung Proyek Strategis Nasional pemerintahan Presiden Prabowo, khususnya di bidang kesehatan, ketahanan pangan, energi, teknologi, dan penguatan karakter kebangsaan.
“UMI berkomitmen melahirkan lulusan yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi kuat secara karakter, berintegritas, dan siap mengabdi bagi bangsa. Riset kami diarahkan untuk berdampak, pengabdian kami ditujukan untuk rakyat, dan pendidikan kami kami posisikan sebagai investasi peradaban,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut turut dibahas berbagai isu strategis pendidikan tinggi nasional, antara lain kekurangan tenaga dokter yang masih melampaui 100 ribu orang secara nasional, peningkatan kualitas dan kesejahteraan dosen, penguatan sarana dan prasarana kampus, serta keberlanjutan pembiayaan perguruan tinggi agar tetap berkualitas tanpa membebani mahasiswa dan masyarakat.
Kehadiran Rektor UMI dalam forum kenegaraan di Istana Negara ini sekaligus menegaskan posisi Universitas Muslim Indonesia sebagai perguruan tinggi swasta terkemuka di Kawasan Timur Indonesia yang tidak hanya membesarkan institusi, tetapi ikut menjaga masa depan negara melalui pendidikan tinggi, sains, dan pengabdian kebangsaan.
UMI meneguhkan diri sebagai kampus yang berpikir seperti negara, bekerja untuk rakyat, dan berikhtiar menghadirkan ilmu sebagai kekuatan moral dan strategis bangsa, demi Indonesia yang berdaulat, maju, adil, dan tangguh menghadapi dinamika global.
(GUS)
Berita Terkait
News
Unhas Pastikan Pakta Integritas Prof Jamaluddin Jompa yang Beredar Palsu
Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya Pakta Integritas yang dipalsukan oleh oknum tertentu untuk mencederai nama baiknya, Minggu (14/12/2025).
Minggu, 14 Des 2025 19:28
Makassar City
Presiden Usul Bahasa Portugis Masuk Kurikulum, Muchlis Misbah: Bukan Hal Mendesak
Wacana memasukkan Bahasa Portugis ke dalam kurikulum pendidikan nasional tengah mengemuka. Rencana ini diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu yang lalu.
Selasa, 28 Okt 2025 21:32
News
Kembali Maju jadi Calon Rektor, Prof JJ Didukung Penuh Mayoritas Pemilik Suara
Dukungan penuh dari mayoritas pemilik tingkat fakultas dan senat akademik, terus mengalir untuk Prof Jamaluddin Jompa yang kembali maju menjadi calon Rektor Universitas Hasanuddin.
Rabu, 13 Agu 2025 12:43
Makassar City
Unhas Jadi Tuan Rumah Pertemuan Rektor PTN Indonesia-Jepang
Universitas Hasanuddin (Unhas) akan menjadi tuan rumah pertemuan para rektor perguruan tinggi dari Jepang dan Indonesia. Kegiatan ini direncanakan berlangsung pada 10 hingga 12 Juli 2025.
Jum'at, 13 Jun 2025 23:47
News
Siap Dilantik Presiden, Bupati & Wabup Maros Terpilih Tes Kesehatan di Kemendagri
Bupati Maros terpilih, AS Chaidir Syam, bersama Wakil Bupati terpilih, Muetazim Mansyur, menjalani pemeriksaan kesehatan di Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (17/2/2025).
Senin, 17 Feb 2025 12:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kemendikdasmen Kunjungi Dikbud Jeneponto, Bahas Peningkatan SDM PAUD
2
Komisi B DPRD Makassar Apresiasi Kinerja Perumda Pasar
3
PLN UIP Sulawesi Amankan Aset Negara dengan Terima Sertifikat HGB PLTU Punagaya
4
Perkuat Sinergi Industri dan Pertahanan Laut, Dankodaeral VI Makassar Kunjungi PT Vale IGP Morowali
5
Hartono Jamin Perda Parkir Makassar Selesai 2026, Atur Skema dan Sanksi Tegas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kemendikdasmen Kunjungi Dikbud Jeneponto, Bahas Peningkatan SDM PAUD
2
Komisi B DPRD Makassar Apresiasi Kinerja Perumda Pasar
3
PLN UIP Sulawesi Amankan Aset Negara dengan Terima Sertifikat HGB PLTU Punagaya
4
Perkuat Sinergi Industri dan Pertahanan Laut, Dankodaeral VI Makassar Kunjungi PT Vale IGP Morowali
5
Hartono Jamin Perda Parkir Makassar Selesai 2026, Atur Skema dan Sanksi Tegas