Ragam Pakaian Adat Warnai Upacara Hari Lahir Pancasila yang Digelar Imigrasi Polman
Sabtu, 01 Jun 2024 15:56
Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polman menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2024 di halaman kantor pada Sabtu (01/06). Foto/Dok Imigrasi Polman
POLMAN - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Mandar (Polman) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2024 di halaman kantor pada Sabtu (01/06) pukul 07.30 WITA, yang diikuti oleh seluruh pegawai dan PPNPN.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polman, Adithia P. Barus, yang mengenakan pakaian adat suku Mandar Sulawesi Barat (Sulbar).
Dalam amanatnya, Adithia membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), menekankan bahwa Pancasila menyatukan masyarakat Indonesia dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa. Hal itu penting dijaga, apalagi menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.
"Dengan semangat Pancasila yang kuat, saya yakin seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi. Di tengah krisis global yang terjadi, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik dengan ideologi Pancasila sebagai pondasi dasarnya," ucap Adithia saat membacakan pidato Kepala BPIP.
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2024 mengambil tema 'Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas Tahun 2045' dan diikuti oleh seluruh peserta upacara dengan menggunakan Pakaian Adat Nasional.

Tema tersebut ditetapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila selaku lembaga yang bertanggung jawab terhadap pembinaan ideologi Pancasila di Indonesia.
Rangkaian peringatan dilanjutkan dengan mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2024 secara nasional, yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube BPIP dan diikuti oleh pegawai Kantor Imigrasi Polman secara virtual.
Adithia mengatakan jajaran Imigrasi Polman hari ini telah mengikuti rangkaian kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila yang dimulai dengan upacara bendera secara mandiri dilanjutkan mengikuti upacara peringatan secara virtual dengan lancar dan khidmat.
"Semoga dengan diperingatinya Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan semangat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam pelaksanaan tugas sebagai ASN," harap Adithia.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polman, Adithia P. Barus, yang mengenakan pakaian adat suku Mandar Sulawesi Barat (Sulbar).
Dalam amanatnya, Adithia membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), menekankan bahwa Pancasila menyatukan masyarakat Indonesia dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa. Hal itu penting dijaga, apalagi menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.
"Dengan semangat Pancasila yang kuat, saya yakin seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi. Di tengah krisis global yang terjadi, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik dengan ideologi Pancasila sebagai pondasi dasarnya," ucap Adithia saat membacakan pidato Kepala BPIP.
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2024 mengambil tema 'Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas Tahun 2045' dan diikuti oleh seluruh peserta upacara dengan menggunakan Pakaian Adat Nasional.

Tema tersebut ditetapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila selaku lembaga yang bertanggung jawab terhadap pembinaan ideologi Pancasila di Indonesia.
Rangkaian peringatan dilanjutkan dengan mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2024 secara nasional, yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube BPIP dan diikuti oleh pegawai Kantor Imigrasi Polman secara virtual.
Adithia mengatakan jajaran Imigrasi Polman hari ini telah mengikuti rangkaian kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila yang dimulai dengan upacara bendera secara mandiri dilanjutkan mengikuti upacara peringatan secara virtual dengan lancar dan khidmat.
"Semoga dengan diperingatinya Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan semangat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam pelaksanaan tugas sebagai ASN," harap Adithia.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Hari Lahir Pancasila, Bupati Gowa Ajak ASN Jaga Persatuan untuk Majukan Daerah
Hal tersebut disampaikannya saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Gowa di Lapangane Upacara Kantor Bupati Gowa, kemarin.
Selasa, 02 Jun 2026 16:51
Makassar City
Wali Kota Makassar Ajak Warga Jadikan Pancasila Pedoman Kehidupan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Tribun Lapangan Karebosi, Senin (1/6/2026).
Senin, 01 Jun 2026 13:53
News
Hari Lahir Pancasila, BRI Panakkukang Teguhkan Semangat Persatuan & Kebangsaan
BRI Branch Office (BO) Panakkukang menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (1/6/2026) di Aula Lantai 4 BRI BO Panakkukang, Kota Makassar.
Senin, 01 Jun 2026 11:01
News
Hari Lahir Pancasila, Pelindo Group Makassar Perkuat Semangat Kebangsaan
Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 di Lapangan Parkir Kantor Pusat Pelindo Regional 4.
Senin, 01 Jun 2026 08:56
News
Dari Sila ke Sila, dari Jiwa ke Jiwa: Menyulam Indonesia dalam Cahaya Tauhid
TANGGAL 1 Juni bukan sekadar penanda lahirnya Pancasila. Ia adalah momentum untuk bertanya kepada diri sendiri: sejauh mana nilai-nilai Pancasila masih hidup dalam kesadaran kita sebagai bangsa?
Senin, 01 Jun 2026 06:10
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Produktivitas Padi di Toraja Utara Naik 63% Berkat Pemupukan Berimbang Pupuk Indonesia
2
FEB UMI Gandeng Pegadaian Tingkatkan Literasi Investasi Digital Mahasiswa
3
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
4
Hapus Tato Gratis Hadir di Sulbar, Sasar Warga Binaan Lapas Polman
5
Listrik PLN Pangkas Biaya Petani Bawang Enrekang hingga 60 Persen
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Produktivitas Padi di Toraja Utara Naik 63% Berkat Pemupukan Berimbang Pupuk Indonesia
2
FEB UMI Gandeng Pegadaian Tingkatkan Literasi Investasi Digital Mahasiswa
3
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
4
Hapus Tato Gratis Hadir di Sulbar, Sasar Warga Binaan Lapas Polman
5
Listrik PLN Pangkas Biaya Petani Bawang Enrekang hingga 60 Persen