Maju di Pilkada Wajo, Andi Rosman Resmi Pensiun Dini sebagai ASN Pemkab Maros
Senin, 12 Agu 2024 14:59
Andi Rosman didampingi Bupati dan Wakil Bupati Maros AS Chaidir Syam-Suhartina Bohari. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Andi Rosman resmi pensiun dini dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Surat keputusan (SK) pemberhentian sebagai ASN Andi Rosman diserahkan langsung Bupati Maros AS Chaidir Syam di Lapangan Pallantikang saat upacara rutin, Senin (12/8/2024).
Andi Rosman pensiun dini karena akan maju dalam Pilkada Kabupaten Wajo mendatang. Chaidir Syam mengapresiasi kinerja Andi Rosman selama 30 tahun berkarir di Maros.
“Hari ini pak Andi Rosman akan mengakhiri karirnya sebagai ASN dan akan memulai karir di bidang lain. Tentu kita doakan semoga sukses dan berterima kasih atas dedikasinya selama ini di Kabupaten Maros,” ujar Chaidir.
Andi Rosman berkarir sebagai ASN selama 32 tahun 10 bulan. Dengan karir selama itu Andi Rosman bisa mengajukan untuk pensiun dini bukan mundur dari ASN. Perbedaan mundur dari ASN dengan pensiun dini adalah adanya gaji pensiun sedangkan mundur tidak mendapat gaji pensiun.
Andi Rosman mengatakan, Kabupaten Maros memberikan kontribusi yang luar biasa untuk dirinya sebagai ASN.
"Di Maros saya mendapat jati diri, berkeluarga dan berdomisili di Maros meski saya bukan asli Maros tapi Maros adalah kampung halaman saya," bebernya.
Pengajuan pensiun dini dari Andi Rosman ini dilakukan setelah dirinya mengamankan partai pengusung di Wajo untuk memuluskan niatnya menjadi orang nomor satu di Wajo.
"Saya mengajukan pensiun dini karena memang sudah memnuhi syarat sekaligus ini karena saya maju dalam Pilkada Wajo sehingga saya harus menjaga kenetralan sebagai ASN," ujarnya.
Dia menyebut dalam Pilkada Wajo saat ini dirinya diusung oleh 7 partai dan 3 partai pengusung. Total kursi dari partai pengusung ada 32 kursi dari 40 kursi tersedia.
Andi Rosman pensiun dini karena akan maju dalam Pilkada Kabupaten Wajo mendatang. Chaidir Syam mengapresiasi kinerja Andi Rosman selama 30 tahun berkarir di Maros.
“Hari ini pak Andi Rosman akan mengakhiri karirnya sebagai ASN dan akan memulai karir di bidang lain. Tentu kita doakan semoga sukses dan berterima kasih atas dedikasinya selama ini di Kabupaten Maros,” ujar Chaidir.
Andi Rosman berkarir sebagai ASN selama 32 tahun 10 bulan. Dengan karir selama itu Andi Rosman bisa mengajukan untuk pensiun dini bukan mundur dari ASN. Perbedaan mundur dari ASN dengan pensiun dini adalah adanya gaji pensiun sedangkan mundur tidak mendapat gaji pensiun.
Andi Rosman mengatakan, Kabupaten Maros memberikan kontribusi yang luar biasa untuk dirinya sebagai ASN.
"Di Maros saya mendapat jati diri, berkeluarga dan berdomisili di Maros meski saya bukan asli Maros tapi Maros adalah kampung halaman saya," bebernya.
Pengajuan pensiun dini dari Andi Rosman ini dilakukan setelah dirinya mengamankan partai pengusung di Wajo untuk memuluskan niatnya menjadi orang nomor satu di Wajo.
"Saya mengajukan pensiun dini karena memang sudah memnuhi syarat sekaligus ini karena saya maju dalam Pilkada Wajo sehingga saya harus menjaga kenetralan sebagai ASN," ujarnya.
Dia menyebut dalam Pilkada Wajo saat ini dirinya diusung oleh 7 partai dan 3 partai pengusung. Total kursi dari partai pengusung ada 32 kursi dari 40 kursi tersedia.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
Moch Idham Khalid Pasya, siswa kelas V Kuttab Al-Azka Maros, meraih juara II pada ajang panahan tradisional tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Rabu, 30 Sep 2026 11:27
Sulsel
ASN di Camba Terindikasi Kasus Narkoba, BKPSDM Bentuk Tim Kode Etik
Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, terindikasi terlibat dalam kasus narkoba yang diungkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan.
Selasa, 29 Sep 2026 14:51
Sulsel
Maros Matangkan Persiapan Penilaian Piala Adipura 2026
Menjelang penilaian piala Adipura 2026 pada Oktober mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mulai mematangkan berbagai persiapan.
Selasa, 29 Sep 2026 11:44
News
Finalis Duta Anti Narkoba Maros Kampanye Bahaya Narkoba Lewat Seni
Sebanyak 32 finalis Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2026 unjuk gigi mengkampanyekan bahaya Narkoba lewat panggung seni di Grand Mall Maros, Minggu (27/9/2026) malam.
Senin, 28 Sep 2026 10:55
Sulsel
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 54 tingkat Kabupaten Maros digelar di Grand Mall Maros, Rabu (23/9/2026).
Rabu, 23 Sep 2026 15:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
DPRD Gowa Serahkan Surat Usulan Pemberhentian Husniah ke Mendagri
5
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
DPRD Gowa Serahkan Surat Usulan Pemberhentian Husniah ke Mendagri
5
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota