Bupati Maros Targetkan Sukses Ganda di MTQ Sulsel 2026, Bidik Juara Umum
Minggu, 05 Apr 2026 18:28
Wakil Bupati Maros yang juga Ketua LPTQ, A. Muetazim Mansyur memberikan pengarahan kepada peserta MTQ kabupaten saat TC. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Kabupaten Maros menargetkan sukses ganda sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026. Selain sukses penyelenggaraan, Maros juga membidik prestasi puncak dengan meraih juara umum.
Target tersebut ditegaskan Bupati Maros, AS Chaidir Syam, saat membuka Training Center (TC) peserta dan pelaksana teknis lomba di Hotel Afiat, Minggu (5/4/2026).
"Kita mengejar dua sukses. Sukses sebagai tuan rumah dan sukses prestasi. Harapan kita tentu bisa juara umum," tegas Chaidir.
Sebanyak 56 kafilah, bersama pembawa acara dan tim IT, mengikuti TC yang digelar selama dua hari sebagai bagian dari persiapan menghadapi MTQ tingkat provinsi tersebut.
Meski memasang target tinggi, Chaidir mengingatkan para peserta agar tidak terbebani selama mengikuti perlombaan.
"Saya yakin kafilah Maros bisa memberikan yang terbaik. Masuk tiga besar saja sudah luar biasa, apalagi kalau juara umum. Fokus saja berlomba, jaga kesehatan, dan tunjukkan kita tuan rumah yang baik," pesannya.
Ia menegaskan, seluruh elemen Pemerintah Kabupaten Maros akan memberikan dukungan penuh demi menyukseskan pelaksanaan MTQ Sulsel 2026.
Sementara itu, Wakil Bupati Maros yang juga Ketua LPTQ, A. Muetazim Mansyur, menyebut ajang ini menjadi momentum bersejarah bagi daerah tersebut.
Pasalnya, setelah 30 tahun, Maros kembali dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
"Ini momentum besar bagi kita semua. Berkat dukungan Kemenag dan doa masyarakat, Maros kembali menjadi tuan rumah. Semoga berjalan lancar dan bermakna," ujarnya.
Muetazim juga mengingatkan pelatih dan pendamping agar tidak memberikan tekanan berlebihan kepada peserta.
"Jangan terlalu membebani. Biarkan peserta tampil maksimal dengan kemampuan terbaiknya," katanya.
Ia pun berharap Maros dapat meraih sukses ganda, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Maros, Muhammad Nur Halik, turut mendorong para peserta untuk memanfaatkan TC secara maksimal.
"All out saat lomba, jangan pikirkan juara dulu. Tampilkan kemampuan terbaik," ujarnya.
Ia juga optimistis Maros memiliki peluang besar untuk meraih juara umum, mengingat seluruh cabang lomba diikuti secara penuh oleh 56 kafilah.
"Peserta kita lengkap. Sebagai tuan rumah, kita harus tampil maksimal. Kami juga akan terus memantau jalannya lomba di setiap venue," jelasnya.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan berbagai pihak, Maros optimistis mampu mencatatkan prestasi sekaligus sukses sebagai tuan rumah MTQ Sulawesi Selatan 2026.
Target tersebut ditegaskan Bupati Maros, AS Chaidir Syam, saat membuka Training Center (TC) peserta dan pelaksana teknis lomba di Hotel Afiat, Minggu (5/4/2026).
"Kita mengejar dua sukses. Sukses sebagai tuan rumah dan sukses prestasi. Harapan kita tentu bisa juara umum," tegas Chaidir.
Sebanyak 56 kafilah, bersama pembawa acara dan tim IT, mengikuti TC yang digelar selama dua hari sebagai bagian dari persiapan menghadapi MTQ tingkat provinsi tersebut.
Meski memasang target tinggi, Chaidir mengingatkan para peserta agar tidak terbebani selama mengikuti perlombaan.
"Saya yakin kafilah Maros bisa memberikan yang terbaik. Masuk tiga besar saja sudah luar biasa, apalagi kalau juara umum. Fokus saja berlomba, jaga kesehatan, dan tunjukkan kita tuan rumah yang baik," pesannya.
Ia menegaskan, seluruh elemen Pemerintah Kabupaten Maros akan memberikan dukungan penuh demi menyukseskan pelaksanaan MTQ Sulsel 2026.
Sementara itu, Wakil Bupati Maros yang juga Ketua LPTQ, A. Muetazim Mansyur, menyebut ajang ini menjadi momentum bersejarah bagi daerah tersebut.
Pasalnya, setelah 30 tahun, Maros kembali dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
"Ini momentum besar bagi kita semua. Berkat dukungan Kemenag dan doa masyarakat, Maros kembali menjadi tuan rumah. Semoga berjalan lancar dan bermakna," ujarnya.
Muetazim juga mengingatkan pelatih dan pendamping agar tidak memberikan tekanan berlebihan kepada peserta.
"Jangan terlalu membebani. Biarkan peserta tampil maksimal dengan kemampuan terbaiknya," katanya.
Ia pun berharap Maros dapat meraih sukses ganda, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Maros, Muhammad Nur Halik, turut mendorong para peserta untuk memanfaatkan TC secara maksimal.
"All out saat lomba, jangan pikirkan juara dulu. Tampilkan kemampuan terbaik," ujarnya.
Ia juga optimistis Maros memiliki peluang besar untuk meraih juara umum, mengingat seluruh cabang lomba diikuti secara penuh oleh 56 kafilah.
"Peserta kita lengkap. Sebagai tuan rumah, kita harus tampil maksimal. Kami juga akan terus memantau jalannya lomba di setiap venue," jelasnya.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan berbagai pihak, Maros optimistis mampu mencatatkan prestasi sekaligus sukses sebagai tuan rumah MTQ Sulawesi Selatan 2026.
(MAN)
Berita Terkait
News
PBB Maros Baru Rp32 Miliar, Wabup Muetazim Semprot Camat
Capaian Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Maros, baru mencapai 67.84 persen hingga Juli 2026.
Selasa, 18 Agu 2026 15:54
News
Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Chaidir Syam Soroti Pengangguran hingga Kemarau
Pemerintah Kabupaten Maros menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81, Senin (17/8/2025).
Senin, 17 Agu 2026 14:58
News
Menipis, Stok Air Bersih di Lekopancing Diprediksi Hanya Bertahan 3 Pekan
Memasuki musim kemarau, debit air baku di sejumlah sumber air milik PDAM Tirta Bantimurung Maros mulai mengalami penurunan, salah satunya adalah Lekopancing.
Rabu, 12 Agu 2026 11:35
News
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
Kabupaten Maros meraih penghargaan juara I dalam pengelolaan keuangan daerah untuk kategori kabupaten dengan kemampuan keuangan rendah di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selasa, 11 Agu 2026 14:36
Sulsel
Pemkab Maros Hemat Tagihan Listrik Rp40 Juta per Bulan dari Kebijakan WFH
Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros mampu menekan penggunaan listrik. Penghematan tagihan listrik disebut mencapai sekitar Rp40 juta per bulan.
Selasa, 11 Agu 2026 13:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Satukan Dua Kekuatan Golkar Soppeng, Suwardi Haseng dan Andi Dulli Kembali Satu Panggung
2
Rumah Kosong di Jeneponto Dibobol Siang Bolong, Uang Rp 12 Juta Raib
3
Mahtan Buka Donasi Bertajuk MAHTANCare Peduli Bencana Gempa NTT
4
Ribuan Alumni Smansa Makassar Tumpah Ruah di Fun Walk HUT ke-76
5
BI Sulsel Rayakan 7 Tahun QRIS Lewat Sultan QRIS Run 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Satukan Dua Kekuatan Golkar Soppeng, Suwardi Haseng dan Andi Dulli Kembali Satu Panggung
2
Rumah Kosong di Jeneponto Dibobol Siang Bolong, Uang Rp 12 Juta Raib
3
Mahtan Buka Donasi Bertajuk MAHTANCare Peduli Bencana Gempa NTT
4
Ribuan Alumni Smansa Makassar Tumpah Ruah di Fun Walk HUT ke-76
5
BI Sulsel Rayakan 7 Tahun QRIS Lewat Sultan QRIS Run 2026