Sudah Kantongi 10 Kursi, Appi-Aliyah Penuhi Syarat Maju Pilwalkot Makassar
Kamis, 15 Agu 2024 19:35
Ketua Umum Partai Demokrat, Agustus Harimurti Yudhoyono menyerahkan rekomendasi B1-KWK kepada pasangan Appi-Aliyah di DPP Jakarta, Kamis, (15/08/2024). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Baka Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin - Aliyah Mustika Ilham resmi menerima rekomendasi B1-KWK dari Partai Demokrat.
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agustus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan rekomendasi B1-KWK kepada pasangan tagline "Mulia" di DPP Jakarta pada Kamis, (15/08/2024) petang.
Dengan adanya rekomendasi Demokrat, pasangan Appi-Aliyah telah memenuhi syarat untuk mendaftar di KPU tanggal 27 Agustus mendatang.
Syarat mengusung di Pilwalkot Makassar minimal 20 persen atau 10 kursi. Saat ini paslon tersebut mendapat rekomendasi Golkar 6 kursi, Perindo 1 dan Demokrat 3 total 10 kursi.
Appi sapaan Munafri Arifuddin menyampaikan dirinya bersama Aliyah sudah memenuhi syarat dan siap untuk berlayar menuju kontestasi Pilwalkot 27 November akan datang.
"Alhamdulillah saya dan bu Aliyah sudah penuhi syarat mendaftar di KPU. Artinya kita siap berlayar," kata Appi.
Ketua DPD II Golkar Kota Makassar itu mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus DPP Demokrat, DPD Sulsel, dan DPD Demokrat Kota Makassar, atas kepercayaan yanf diberikan kepada dirinya.
"Tentu kami ucapkan terima kasih kita kepada seluruh jajaran dan pengurus DPP, DPD Sulsel dan Demokrat kota Makassar. Atas amanh dan kepercayaan kepada kami mendapat demokrat. Ini modal kami mendaftar di KPU nantinya," jelasnya.
Dia menambahkan, meskipun paslon "Mulia" sudah memenuhi syarat untuk mendaftar di KPU. Namun, tetap membuka ruang untuk partai lain bergabung agar berkoalisi untuk memenagkan Pilwali 2024 tahun ini.
"Meskipun sebagai syarat utama tiga partai memiliki 10 kurai ini sudah cukup. Tapi kalau ada partai mau bergabung kita. Boleh dan kami tetap terbuka," tukasnya.
Dalam penyerahan itu, turut hadir Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah dan Ketua DPC Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali.
AHY mengatakan, rekomendasi B1-KWK yang diserahkan kepada pasangan Mulia telah melalui pertimbangan yang matang. Serta telah melewati berbagai proses administrasi di DPP Demokrat.
"Kami berharap bisa langsung menyusun langkah-langkah taktis berikutnya dan juga menyiapkan diri sebaik-baiknya untuk bisa berlayar, masuk ke masa kampanye dan memenangkan Pilkada," harap AHY.
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agustus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan rekomendasi B1-KWK kepada pasangan tagline "Mulia" di DPP Jakarta pada Kamis, (15/08/2024) petang.
Dengan adanya rekomendasi Demokrat, pasangan Appi-Aliyah telah memenuhi syarat untuk mendaftar di KPU tanggal 27 Agustus mendatang.
Syarat mengusung di Pilwalkot Makassar minimal 20 persen atau 10 kursi. Saat ini paslon tersebut mendapat rekomendasi Golkar 6 kursi, Perindo 1 dan Demokrat 3 total 10 kursi.
Appi sapaan Munafri Arifuddin menyampaikan dirinya bersama Aliyah sudah memenuhi syarat dan siap untuk berlayar menuju kontestasi Pilwalkot 27 November akan datang.
"Alhamdulillah saya dan bu Aliyah sudah penuhi syarat mendaftar di KPU. Artinya kita siap berlayar," kata Appi.
Ketua DPD II Golkar Kota Makassar itu mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus DPP Demokrat, DPD Sulsel, dan DPD Demokrat Kota Makassar, atas kepercayaan yanf diberikan kepada dirinya.
"Tentu kami ucapkan terima kasih kita kepada seluruh jajaran dan pengurus DPP, DPD Sulsel dan Demokrat kota Makassar. Atas amanh dan kepercayaan kepada kami mendapat demokrat. Ini modal kami mendaftar di KPU nantinya," jelasnya.
Dia menambahkan, meskipun paslon "Mulia" sudah memenuhi syarat untuk mendaftar di KPU. Namun, tetap membuka ruang untuk partai lain bergabung agar berkoalisi untuk memenagkan Pilwali 2024 tahun ini.
"Meskipun sebagai syarat utama tiga partai memiliki 10 kurai ini sudah cukup. Tapi kalau ada partai mau bergabung kita. Boleh dan kami tetap terbuka," tukasnya.
Dalam penyerahan itu, turut hadir Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah dan Ketua DPC Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali.
AHY mengatakan, rekomendasi B1-KWK yang diserahkan kepada pasangan Mulia telah melalui pertimbangan yang matang. Serta telah melewati berbagai proses administrasi di DPP Demokrat.
"Kami berharap bisa langsung menyusun langkah-langkah taktis berikutnya dan juga menyiapkan diri sebaik-baiknya untuk bisa berlayar, masuk ke masa kampanye dan memenangkan Pilkada," harap AHY.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Mantan Anggota DPRD Maros Amirullah Nur Saenong Perkuat SOKSI Sulsel Jelang Musda Golkar
Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menghangat. Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Maros yang juga pengusaha dan mantan anggota DPRD Maros, Amirullah Nur Saenong, resmi bergabung dengan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), salah satu organisasi pendiri Partai Golkar.
Jum'at, 17 Jul 2026 08:11
News
Aliyah Mustika Ilham Dorong Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di Tingkat DPRD
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan agar Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) yang selama ini dikenal di tingkat DPR RI dapat dihidupkan dan diterapkan di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota
Minggu, 07 Jun 2026 15:25
Makassar City
Wali Kota Dorong ASN Muda Makassar Miliki Visi Karier Sejak Awal
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil sumpah dan janji 167 PNS formasi tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kota Makassar. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sipakatau, pagi tadi.
Rabu, 03 Jun 2026 17:08
News
Hati-hati! Penipu Mengaku Wawali Makassar Minta Uang Sumbangan Masjid
Wakil Wali (Wawali) Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi penipuan yang mencatut namanya.
Sabtu, 18 Apr 2026 21:20
Makassar City
Wali Kota Munafri Tinjau Kebersihan Kota Sambil Bersepeda
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau kebersihan lingkungan di tiga kecamatan, Jumat (17/4/2026).
Jum'at, 17 Apr 2026 21:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Forum Dekan Asosiasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
2
Kasi Pidum Kejari Jeneponto Tegaskan Proses P21 Terkendala Tahap II Penyidik
3
Al Kahfi Time, Tradisi Jumat yang Menguatkan Spiritualitas Insan Athirah
4
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan
5
Kasus Pencurian Berstatus P21, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kelanjutan Penuntutan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Forum Dekan Asosiasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
2
Kasi Pidum Kejari Jeneponto Tegaskan Proses P21 Terkendala Tahap II Penyidik
3
Al Kahfi Time, Tradisi Jumat yang Menguatkan Spiritualitas Insan Athirah
4
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan
5
Kasus Pencurian Berstatus P21, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kelanjutan Penuntutan