PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan
Kamis, 16 Jul 2026 17:33
PPBM Kalla Institute menghadirkan CEO Kalla Toyota sekaligus peraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dari Majalah SWA, Robby Wijaya untuk berbagi strategi kepemimpinan. Foto/IST
MAKASSAR - Di tengah tuntutan bisnis yang semakin dinamis, kemampuan pemimpin mengubah tekanan menjadi kinerja tim tanpa kehilangan kepercayaan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan organisasi.
Pengalaman menghadapi tantangan tersebut dibagikan CEO Kalla Toyota sekaligus peraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dari Majalah SWA, Robby Wijaya, dalam Executive Leadership Session Mind of a CEO yang digelar Pusat Pengembangan Bisnis dan Manajemen Kalla Institute (PPBM-KI), di Saoraja Ballroom, Wisma Kalla, Makassar, beberapa waktu lalu.
Mengusung tema Pressure to Performance: Rahasia Membangun Tim Berkinerja Tinggi tanpa Kehilangan Kepercayaan Mereka, forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman nyata seorang CEO dalam menghadapi tekanan bisnis, mengambil keputusan strategis, hingga membangun budaya kerja yang mampu mendorong organisasi bertumbuh secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kalla Institute menghadirkan pembelajaran kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha. Melalui konsep executive leadership session, para peserta memperoleh kesempatan belajar langsung dari pengalaman praktisi yang memimpin salah satu perusahaan otomotif terbesar di Indonesia Timur.
Rektor Kalla Institute, Syamril, mengatakan Mind of a CEO merupakan salah satu bentuk kontribusi KALLA dalam mendukung pengembangan dunia usaha melalui berbagi praktik terbaik dari para pemimpin perusahaan.
"Mind of a CEO merupakan wahana bagi KALLA untuk berkontribusi dalam pengembangan dunia usaha. Melalui sharing best practice dari para pemimpin perusahaan, kami berharap forum ini dapat menginspirasi para leaders di berbagai sektor untuk terus bertumbuh dan menghadirkan dampak positif bagi organisasinya," ujarnya.
Acara dibuka oleh Syamril dan turut dihadiri Founder dan Advisor KALLA, Jusuf Kalla, yang memberikan sambutan kepada peserta. Sesi diskusi dipandu oleh Manager Inkubator UMKM Kalla Institute, Khairul Umam.
Sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari kalangan direktur, manajer, pemilik usaha, hingga pimpinan organisasi dari sektor perbankan, BUMN, perusahaan swasta, dan UMKM. Keberagaman latar belakang peserta memperkaya diskusi mengenai tantangan kepemimpinan serta strategi membangun organisasi yang adaptif di tengah perubahan.
Dalam paparannya, Robby Wijaya menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh strategi bisnis, tetapi juga kemampuan seorang pemimpin membangun kepercayaan dan budaya kerja yang sehat.
Ia membagikan pengalaman memimpin Kalla Toyota, mulai dari menyusun arah strategis perusahaan, mengambil keputusan di tengah berbagai tantangan, hingga menggerakkan tim untuk mencapai target organisasi.
Manajer PPBM-KI, Trisuci Gita Wahyuni, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menjembatani pengalaman para pemimpin perusahaan dengan kebutuhan nyata dunia usaha.
"Melalui Mind of a CEO, kami ingin menjembatani pengalaman para pemimpin dengan kebutuhan nyata dunia usaha. Baik perusahaan maupun UMKM pada dasarnya menghadapi tantangan yang sama, yaitu bagaimana membangun tim, mengambil keputusan yang tepat, dan menjaga keberlanjutan organisasi di tengah perubahan yang semakin cepat. Karena itu, PPBM Kalla Institute berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang belajar yang menghadirkan pengalaman nyata sebagai sumber inspirasi," katanya.
Menutup sesi, Robby menegaskan bahwa kepemimpinan bukanlah kemampuan yang hanya dimiliki segelintir orang. Menurutnya, setiap individu dapat menjadi pemimpin yang lebih baik selama memiliki kemauan untuk terus belajar, beradaptasi, dan memahami cara memimpin secara efektif.
Melalui penyelenggaraan Mind of a CEO, PPBM-KI berharap semakin banyak pemimpin, profesional, dan pelaku usaha, khususnya di Indonesia Timur, memperoleh akses pembelajaran langsung dari para praktisi bisnis. Program ini juga menjadi bagian dari upaya Kalla Institute mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus mendukung terciptanya organisasi dan bisnis yang berkelanjutan.
Pengalaman menghadapi tantangan tersebut dibagikan CEO Kalla Toyota sekaligus peraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dari Majalah SWA, Robby Wijaya, dalam Executive Leadership Session Mind of a CEO yang digelar Pusat Pengembangan Bisnis dan Manajemen Kalla Institute (PPBM-KI), di Saoraja Ballroom, Wisma Kalla, Makassar, beberapa waktu lalu.
Mengusung tema Pressure to Performance: Rahasia Membangun Tim Berkinerja Tinggi tanpa Kehilangan Kepercayaan Mereka, forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman nyata seorang CEO dalam menghadapi tekanan bisnis, mengambil keputusan strategis, hingga membangun budaya kerja yang mampu mendorong organisasi bertumbuh secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kalla Institute menghadirkan pembelajaran kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha. Melalui konsep executive leadership session, para peserta memperoleh kesempatan belajar langsung dari pengalaman praktisi yang memimpin salah satu perusahaan otomotif terbesar di Indonesia Timur.
Rektor Kalla Institute, Syamril, mengatakan Mind of a CEO merupakan salah satu bentuk kontribusi KALLA dalam mendukung pengembangan dunia usaha melalui berbagi praktik terbaik dari para pemimpin perusahaan.
"Mind of a CEO merupakan wahana bagi KALLA untuk berkontribusi dalam pengembangan dunia usaha. Melalui sharing best practice dari para pemimpin perusahaan, kami berharap forum ini dapat menginspirasi para leaders di berbagai sektor untuk terus bertumbuh dan menghadirkan dampak positif bagi organisasinya," ujarnya.
Acara dibuka oleh Syamril dan turut dihadiri Founder dan Advisor KALLA, Jusuf Kalla, yang memberikan sambutan kepada peserta. Sesi diskusi dipandu oleh Manager Inkubator UMKM Kalla Institute, Khairul Umam.
Sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari kalangan direktur, manajer, pemilik usaha, hingga pimpinan organisasi dari sektor perbankan, BUMN, perusahaan swasta, dan UMKM. Keberagaman latar belakang peserta memperkaya diskusi mengenai tantangan kepemimpinan serta strategi membangun organisasi yang adaptif di tengah perubahan.
Dalam paparannya, Robby Wijaya menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh strategi bisnis, tetapi juga kemampuan seorang pemimpin membangun kepercayaan dan budaya kerja yang sehat.
Ia membagikan pengalaman memimpin Kalla Toyota, mulai dari menyusun arah strategis perusahaan, mengambil keputusan di tengah berbagai tantangan, hingga menggerakkan tim untuk mencapai target organisasi.
Manajer PPBM-KI, Trisuci Gita Wahyuni, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menjembatani pengalaman para pemimpin perusahaan dengan kebutuhan nyata dunia usaha.
"Melalui Mind of a CEO, kami ingin menjembatani pengalaman para pemimpin dengan kebutuhan nyata dunia usaha. Baik perusahaan maupun UMKM pada dasarnya menghadapi tantangan yang sama, yaitu bagaimana membangun tim, mengambil keputusan yang tepat, dan menjaga keberlanjutan organisasi di tengah perubahan yang semakin cepat. Karena itu, PPBM Kalla Institute berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang belajar yang menghadirkan pengalaman nyata sebagai sumber inspirasi," katanya.
Menutup sesi, Robby menegaskan bahwa kepemimpinan bukanlah kemampuan yang hanya dimiliki segelintir orang. Menurutnya, setiap individu dapat menjadi pemimpin yang lebih baik selama memiliki kemauan untuk terus belajar, beradaptasi, dan memahami cara memimpin secara efektif.
Melalui penyelenggaraan Mind of a CEO, PPBM-KI berharap semakin banyak pemimpin, profesional, dan pelaku usaha, khususnya di Indonesia Timur, memperoleh akses pembelajaran langsung dari para praktisi bisnis. Program ini juga menjadi bagian dari upaya Kalla Institute mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus mendukung terciptanya organisasi dan bisnis yang berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Kalla Toyota Pacu Performa Penjualan Lewat Toyota Auto Show 2026
Guna memacu performa penjualan, Kalla Toyota siap menggelar Toyota Auto Show 2026 di Atrium Mal Ratu Indah (MaRI), Makassar, pada 15–25 Oktober 2026.
Rabu, 14 Okt 2026 08:36
Ekbis
Toyota Auto Show 2026 Hadirkan Land Cruiser FJ Perdana di Makassar
Daya tarik utama pameran ini adalah Toyota Land Cruiser FJ. Model SUV kompak bergaya retro-futuristik tersebut dijadwalkan tampil mulai 18 Oktober 2026.
Selasa, 13 Okt 2026 20:23
News
Kalla Institute Sambut Mahasiswa Baru dengan Pengalaman Berbeda di Bioskop
Mengawali perjalanan akademik dengan suasana berbeda, Kalla Institute menyambut mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui kegiatan di Bioskop XXI NIPAH PARK Makassar.
Senin, 12 Okt 2026 20:46
News
500+ Pemimpin Lintas Sektor Bahas Masa Depan Kepemimpinan di Makassar
Lebih dari 500 pemimpin dan profesional dari berbagai sektor berkumpul di Makassar Leadership Summit (MLS) 2026 untuk membahas tantangan dan masa depan kepemimpinan Indonesia.
Jum'at, 09 Okt 2026 22:17
News
Vale Indonesia Berbagi Inspirasi Kepemimpinan Berdampak di MLS 2026
Kepemimpinan yang berdampak tidak cukup diukur dari pencapaian bisnis, tetapi juga dari kemampuan perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Jum'at, 09 Okt 2026 14:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Angka Kemiskinan di Sidrap Turun jadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
2
Diwakili Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Appi Resmi Ambil Formulir Pendaftaran Musda
3
Demokrat Parepare Sebut Sudah 13 DPC Kabupaten/kota Dukung Appi Maju Musda Sulsel
4
Pembekalan Tahfizh, Perkuat Karakter Qur’ani dan Budaya Kampus Islami
5
Raker FTI UMI 2026, Rektor Tegaskan Program Kerja Harus Berpihak pada Mahasiswa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Angka Kemiskinan di Sidrap Turun jadi 4,65 Persen pada 2026, Terendah Ketiga di Sulsel
2
Diwakili Ketua Fraksi Demokrat Sulsel, Appi Resmi Ambil Formulir Pendaftaran Musda
3
Demokrat Parepare Sebut Sudah 13 DPC Kabupaten/kota Dukung Appi Maju Musda Sulsel
4
Pembekalan Tahfizh, Perkuat Karakter Qur’ani dan Budaya Kampus Islami
5
Raker FTI UMI 2026, Rektor Tegaskan Program Kerja Harus Berpihak pada Mahasiswa