Mentan Serahkan Bantuan Pertanian Rp65,4 Miliar untuk Kabupaten Gowa
Jum'at, 11 Okt 2024 16:35
Deretan alsintan yang diserahkan Mentan Amran Sulaiman di Gowa. Foto: Herni Amir
GOWA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan didampingi Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni menerima kunjungan kerja Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman di Lapangan Pemuda Kecamatan Pattallassang, Jum'at (11/10).
Mentan datang bersama Kepala Badan Pertahanan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Moh. Fadil Imran dan Kepala Staf Umum TNI, Letjen TNI Richard TH Tampubolon.
Pada kunjungan tersebut, Menteri Pertanian RI menyerahkan berbagai bantuan alat mesin pertanian dan bibit unggul kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dan petani Kabupaten Gowa dengan total senilai Rp65,4 miliar.
Adapun bantuan tersebut yakni 41 unit combine harvester, 20 unit pompa air, 20 unit traktor roda dua, bibit padi inbrida 15.849 ha, benih jagung hibrida 25.110 ha yang diserahkan secara simbolis ke 18 kecamatan.
Atas bantuan itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyampaikan rasa terimakasihnya kepada jajaran Menteri Pertanian RI. Menurutnya bantuan tersebut akan membantu meningkatkan stok pangan di Gowa.
"Mewakili masyarakat Kabupaten Gowa, kami menyampaikan terima kasih karena di hari Jumat berkah ini, kabupaten Gowa didatangi oleh tokoh nasional yang juga asal kabupaten Gowa dan Sulawesi Selatan untuk memberikan bantuan bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Gowa khususnya di sektor pertanian," ungkapnya.
Orang nomor satu di Gowa itu menyebut, pertanian merupakan salah satu sektor unggulan penopang pertumbuhan ekonomi di Gowa sehingga mampu terus tumbuh dan menjadi urutan kedua se-Sulsel.
"Kami memiliki beberapa produk unggulan di bidang pertanian yaitu padi, jagung dan kentang, dimana Gowa merupakan penyuplai Kota Makassar dan komoditi unggulan kita di kabupaten Gowa itu padi dan jagung terus memperlihatkan produksi yang sangat baik, bahkan pertumbuhan ekonomi kita ditopang oleh tiga sektor yang pertama adalah pertanian dengan kontribusi 29,53 persen, lalu perdagangan dan konstruksi," sebutnya.
Olehnya ia berharap bantuan ini akan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Gowa, terlebih pertanian telah menjadi sendi-sendi kehidupan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Gowa dan terbukti sejak tahun 2020 saat dilanda pandemi Covid-19, seluruh daerah di Sulawesi Selatan mengalami pertumbuhan ekonomi yang minus di bawah 0 persen, namun Gowa tetap tumbuh satu persen karena pertanian yang bagus.
"Kami yakin dan percaya apabila bantuan yang diberikan oleh pak menteri ini digunakan dengan baik maka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gowa akan semakin meningkat lagi di masa yang akan datang," tambah Bupati Gowa dua periode ini.
Sementara Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mengatakan bantuan ini untuk memastikan stok pangan Indonesia aman khususnya di Kabupaten Gowa sekaligus menuju Indonesia lumbung pangan dunia.
"Kami terus bergerak ke seluruh Indonesia dan sekarang sudah 11 bulan kami keliling untuk memastikan pangan kita aman. Mimpi kita paling lambat tiga tahun ke depan Indonesia akan swasembada pangan bahkan kita akan menjadi lumbung pangan dunia nantinya," katanya.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni secara bertahap melakukan transformasi pertanian dari tradisioanal menjadi modern yang dimulai dengan menggunakan alat-alat pertanian tinggi salah satunya bantuan yang diberikan hari ini.
"Kontretnya di Gowa akan di klaster dimulai dengan 5.000 hektar lahan modern. Semuanya tidak lagi menggunakan tradisional, tanam pakai, kemudian panen seperti tadi menggunakan combine harvester, dan mengolah menggunakan traktor. Jadi klaster yang kami bangun adalah sejajar dengan negara maju sehingga nanti petani-petani dan para pemuda mau bertani karena menggunakan teknologi tinggi. Karena yang terpenting adalah dalam pertanian modern, kami libatkan generasi milenial dan generasi Z," jelas Mentan RI.
Sebelumnya, para rombongan terlebih dulu melakukan panen dan tanam padi di Desa Sunggumanai Kecamatan Pattallassang bersama masyarakat.
Pada kunjungan ini turut dihadiri Pj Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, Forkopimda Gowa, Pimpinan SKPD, Camat Lingkup Pemkab Gowa, kepala desa/lurah se-Kabupaten Gowa dan penyuluh pertanian serta ribuan masyarakat Kabupaten Gowa.
Mentan datang bersama Kepala Badan Pertahanan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Moh. Fadil Imran dan Kepala Staf Umum TNI, Letjen TNI Richard TH Tampubolon.
Pada kunjungan tersebut, Menteri Pertanian RI menyerahkan berbagai bantuan alat mesin pertanian dan bibit unggul kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dan petani Kabupaten Gowa dengan total senilai Rp65,4 miliar.
Adapun bantuan tersebut yakni 41 unit combine harvester, 20 unit pompa air, 20 unit traktor roda dua, bibit padi inbrida 15.849 ha, benih jagung hibrida 25.110 ha yang diserahkan secara simbolis ke 18 kecamatan.
Atas bantuan itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyampaikan rasa terimakasihnya kepada jajaran Menteri Pertanian RI. Menurutnya bantuan tersebut akan membantu meningkatkan stok pangan di Gowa.
"Mewakili masyarakat Kabupaten Gowa, kami menyampaikan terima kasih karena di hari Jumat berkah ini, kabupaten Gowa didatangi oleh tokoh nasional yang juga asal kabupaten Gowa dan Sulawesi Selatan untuk memberikan bantuan bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Gowa khususnya di sektor pertanian," ungkapnya.
Orang nomor satu di Gowa itu menyebut, pertanian merupakan salah satu sektor unggulan penopang pertumbuhan ekonomi di Gowa sehingga mampu terus tumbuh dan menjadi urutan kedua se-Sulsel.
"Kami memiliki beberapa produk unggulan di bidang pertanian yaitu padi, jagung dan kentang, dimana Gowa merupakan penyuplai Kota Makassar dan komoditi unggulan kita di kabupaten Gowa itu padi dan jagung terus memperlihatkan produksi yang sangat baik, bahkan pertumbuhan ekonomi kita ditopang oleh tiga sektor yang pertama adalah pertanian dengan kontribusi 29,53 persen, lalu perdagangan dan konstruksi," sebutnya.
Olehnya ia berharap bantuan ini akan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Gowa, terlebih pertanian telah menjadi sendi-sendi kehidupan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Gowa dan terbukti sejak tahun 2020 saat dilanda pandemi Covid-19, seluruh daerah di Sulawesi Selatan mengalami pertumbuhan ekonomi yang minus di bawah 0 persen, namun Gowa tetap tumbuh satu persen karena pertanian yang bagus.
"Kami yakin dan percaya apabila bantuan yang diberikan oleh pak menteri ini digunakan dengan baik maka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gowa akan semakin meningkat lagi di masa yang akan datang," tambah Bupati Gowa dua periode ini.
Sementara Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mengatakan bantuan ini untuk memastikan stok pangan Indonesia aman khususnya di Kabupaten Gowa sekaligus menuju Indonesia lumbung pangan dunia.
"Kami terus bergerak ke seluruh Indonesia dan sekarang sudah 11 bulan kami keliling untuk memastikan pangan kita aman. Mimpi kita paling lambat tiga tahun ke depan Indonesia akan swasembada pangan bahkan kita akan menjadi lumbung pangan dunia nantinya," katanya.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni secara bertahap melakukan transformasi pertanian dari tradisioanal menjadi modern yang dimulai dengan menggunakan alat-alat pertanian tinggi salah satunya bantuan yang diberikan hari ini.
"Kontretnya di Gowa akan di klaster dimulai dengan 5.000 hektar lahan modern. Semuanya tidak lagi menggunakan tradisional, tanam pakai, kemudian panen seperti tadi menggunakan combine harvester, dan mengolah menggunakan traktor. Jadi klaster yang kami bangun adalah sejajar dengan negara maju sehingga nanti petani-petani dan para pemuda mau bertani karena menggunakan teknologi tinggi. Karena yang terpenting adalah dalam pertanian modern, kami libatkan generasi milenial dan generasi Z," jelas Mentan RI.
Sebelumnya, para rombongan terlebih dulu melakukan panen dan tanam padi di Desa Sunggumanai Kecamatan Pattallassang bersama masyarakat.
Pada kunjungan ini turut dihadiri Pj Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, Forkopimda Gowa, Pimpinan SKPD, Camat Lingkup Pemkab Gowa, kepala desa/lurah se-Kabupaten Gowa dan penyuluh pertanian serta ribuan masyarakat Kabupaten Gowa.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pemkab Gowa Terima LHP Kepatuhan Pajak dan Retribusi dari BPK Sulsel
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan atas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Tahun 2024 hingga Triwulan III Tahun 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (19/1).
Senin, 19 Jan 2026 16:55
Sulsel
Hari Kesadaran Nasional, Wabup Gowa Dorong Akselerasi Kinerja ASN
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa peringatan Hari Kesadaran Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat disiplin, semangat kerja, dan profesionalisme ASN.
Senin, 19 Jan 2026 12:22
Sulsel
Wabup Gowa Serahkan Bantuan Alsintan Kementan kepada Kelompok Tani
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyerahkan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia kepada kelompok tani di dua kecamatan di Kabupaten Gowa.
Minggu, 18 Jan 2026 18:35
Sulsel
Kolaborasi PKK Gowa dan Bank Sulselbar Perkuat Pencegahan Stunting
TP PKK Kabupaten Gowa bersama Bank Sulselbar mendorong penguatan pencegahan stunting di daerah.
Minggu, 18 Jan 2026 10:55
News
Percepat Pengentasan Kemiskinan, Pemkab Gowa Bangun Dasboard Data Kemiskinan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berupaya menekan angka kemiskinan ekstrem di wilayahnya.
Sabtu, 17 Jan 2026 14:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim SAR Temukan Korban Kedua ATR 42-500 Berjenis Kelamin Perempuan
2
Fakta Persidangan Ungkap Perkara Agus Fitrawan Tak Penuhi Unsur Korupsi
3
Delapan Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500 Tiba di Makassar
4
Mengapa Media Sosial Pemerintah Rajin Posting, tetapi Minim Respon Publik?
5
Musker LPM Profesi UNM Tetapkan Yusri Saputra sebagai Ketua Formatur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim SAR Temukan Korban Kedua ATR 42-500 Berjenis Kelamin Perempuan
2
Fakta Persidangan Ungkap Perkara Agus Fitrawan Tak Penuhi Unsur Korupsi
3
Delapan Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500 Tiba di Makassar
4
Mengapa Media Sosial Pemerintah Rajin Posting, tetapi Minim Respon Publik?
5
Musker LPM Profesi UNM Tetapkan Yusri Saputra sebagai Ketua Formatur