HMI Sayangkan Pelaksanaan Debat Kandidat Pilkada Bantaeng di Kota Makassar
Kamis, 24 Okt 2024 17:43

Ketua Cabang HMI Bantaeng, Sutrisno. Foto: Dokumen pribadi
BANTAENG - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyayangkan keputusan KPU Kabupaten Bantaeng yang memutuskan penyelenggaraan debat di Kota Makassar.
Ketua Cabang HMI Bantaeng, Sutrisno mengaku menyayangkan pemilihan lokasi debat kandidat tersebut. Kendati demikian, kuputusan KPU tersebut harus pula dihormati, karena merupakan hasil pertimbangan-pertimbangan rasional.
"Bagi kami tidak masalah, yang terpenting adalah pihak KPU menjamin semua informasi terkait debat itu sampai di masyarakat Bantaeng," jelas Sutrisno, Kamis 24 Oktober 2024.
Menurut dia, esensi debat lebih pada mendengarkan gagasan gagasan serta ide-ide dari para Calon Baputi dan Wakil Bupati. Ini akan menjadi nilai tambah bagi para kandidat. Kemudian, debat ini pula akan mengukur sejauh mana para kandidat beradu konsep dalam memajukan Bantaeng.
Dilanjutkan, Sutrisno, dalam konteks inilah debat calon kandidat menjadi ruang bagi publik untuk menilai apakah pilihan selaras dengan penampilan para kandidat saat mengartikulasikan kompetensi mereka dalam adu gagasan atau debat.
"Jika ternyata tak selaras, maka publik berhak menentukan pilihan," jelasnya.
Sutrisno melanjutkan, Bupati dan wakilnya merupakan jabatan politik. Tugas utamanya menyelenggarakan penyelenggaraan pemerintahan yang rasional, proporsional, efektif, dan efisien yang didasarkan pada efisiensi, efektivitas.
Kemudian, jelas Sutrisno, yang terpenting pada debat nanti, ia mengusulkan ke KPU soal pemberantasan korupsi dan pencegahannya serta masalah lingkungan hidup dibahas. Pasalnya, kedua isu tersebut sangat penting. Hal ini harus dilakukan untuk memastikan para calon melakukan langkah langkah kongkrit terhadap pemberantasan korupsi.
Selanjutnya, ungkap Sutrisno, isu lingkungan hidup. Masalah lingkungan hidup di daerah ini cukup krusial. Keberadaan Kawasan industri smelter di Kawasan Pa'jukukang harus ditangani oleh pemerintah secara serius.
Sekadar di ketahui, anggaran pilkada Bantaeng tahun 2024, sebesar Rp27 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari APBD perubahan tahun 2023 dan APBD tahun 2024. Rp21 miliar oleh KPU dan Rp6 miliar oleh Bawaslu.
Ketua Cabang HMI Bantaeng, Sutrisno mengaku menyayangkan pemilihan lokasi debat kandidat tersebut. Kendati demikian, kuputusan KPU tersebut harus pula dihormati, karena merupakan hasil pertimbangan-pertimbangan rasional.
"Bagi kami tidak masalah, yang terpenting adalah pihak KPU menjamin semua informasi terkait debat itu sampai di masyarakat Bantaeng," jelas Sutrisno, Kamis 24 Oktober 2024.
Menurut dia, esensi debat lebih pada mendengarkan gagasan gagasan serta ide-ide dari para Calon Baputi dan Wakil Bupati. Ini akan menjadi nilai tambah bagi para kandidat. Kemudian, debat ini pula akan mengukur sejauh mana para kandidat beradu konsep dalam memajukan Bantaeng.
Dilanjutkan, Sutrisno, dalam konteks inilah debat calon kandidat menjadi ruang bagi publik untuk menilai apakah pilihan selaras dengan penampilan para kandidat saat mengartikulasikan kompetensi mereka dalam adu gagasan atau debat.
"Jika ternyata tak selaras, maka publik berhak menentukan pilihan," jelasnya.
Sutrisno melanjutkan, Bupati dan wakilnya merupakan jabatan politik. Tugas utamanya menyelenggarakan penyelenggaraan pemerintahan yang rasional, proporsional, efektif, dan efisien yang didasarkan pada efisiensi, efektivitas.
Kemudian, jelas Sutrisno, yang terpenting pada debat nanti, ia mengusulkan ke KPU soal pemberantasan korupsi dan pencegahannya serta masalah lingkungan hidup dibahas. Pasalnya, kedua isu tersebut sangat penting. Hal ini harus dilakukan untuk memastikan para calon melakukan langkah langkah kongkrit terhadap pemberantasan korupsi.
Selanjutnya, ungkap Sutrisno, isu lingkungan hidup. Masalah lingkungan hidup di daerah ini cukup krusial. Keberadaan Kawasan industri smelter di Kawasan Pa'jukukang harus ditangani oleh pemerintah secara serius.
Sekadar di ketahui, anggaran pilkada Bantaeng tahun 2024, sebesar Rp27 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari APBD perubahan tahun 2023 dan APBD tahun 2024. Rp21 miliar oleh KPU dan Rp6 miliar oleh Bawaslu.
(MAN)
Berita Terkait

News
HMI Badko Sulselbar Audiensi ke Pertamina Sulawesi, Cek Kualitas Pertamax di IT Makassar
HMI Badan Koordinasi (Badko) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) melakukan audiensi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi pada Jumat (28/2) kemarin.
Sabtu, 01 Mar 2025 16:26

Sulsel
DPRD Sulsel Garansi Tindaklanjuti Berbagai Tuntutan HMI Cagora
Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Haslinda menerima aspirasi yang disampaikan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya dalam aksi demonstrasi bertajuk “Merah Putih Undercover” pada Rabu (26/02/2025).
Rabu, 26 Feb 2025 22:21

Sulsel
Imam Aslam Terpilih Memimpin HMI Cabang Bantaeng
Imam Aslam, mahasiswa S2 Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar terpilih memimipin Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bantaeng.
Minggu, 23 Feb 2025 14:44

Sulsel
Desa Lonrong Syukuran Kemanangan Uji-Sah, Bupati Bantaeng Terpilih Minta Terus Dukungan
Bupati Bantaeng Terpilih, M. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri acara syukuran kemenangan UJI-SAH warga Desa Lonrong, Kamis, 6 Februari 2024.
Jum'at, 07 Feb 2025 10:43

Sulsel
Pilkada Bantaeng Selesai, Uji Nurdin Minta Masyarakat Rajut Kembali Silaturahmi
Calon Bupati Bantaeng pemenang, M. Fathul Fauzy Nurdin menyebut Pilkada Bantaeng 2024 telah selesai.
Kamis, 26 Des 2024 13:50
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat